Jenis Daging Sapi Yang Perlu Anda Ketahui

daging merahDaging sapi memang salah satu daging yang menjadi favorit masyarakat Indonesia. Daging sapi memiliki beragam perbedaan dilihat dari konsumsi pakannya yang akan mempengaruhi warna lemak dan dagingnya.

Jenis Daging Sapi

Beberapa jenis daging sapi yang mungkin belum Anda ketahui adalah sebagi berikut :

  • Daging sapi wagyu
  • Daging sapi pemakan rumput (grass feed)
  • Daging sapi pemakan biji-bijian (grain feed)

Artikel yang berhubungan :

Jenis Daging Sapi #1 : Daging Sapi Wagyu

Daging sapi wagyu memiliki ciri khusus yaitu bintik putih halus yang merupakan lemak yang teranyam di sepanjang dagingnya yang bertekstur. Efek unik ini disebut sebagai lemak otot (marbling). Daging sapi wagyu sangat terkenal dan merupakan daging sapi premium karena teksturnya yang sangat empuk dan memiliki rasa manis nan lezat.

Ternak sapi wagyu dilakukan selama 300 hingga 600 hari masa penggemukan untuk mendapatkan kadar lemak otot (marbling) yang tinggi. Penilaian kualitas daging wagyu dilihat dari lemak ototnya, dimana semakin banyak lemak otot yang terdapat di sepanjang daging, maka kualitas daging tersebut akan semakin tinggi.

Daging dengan lemak otot tersebut menjadi favorit karena memiliki tekstur yang mirip dengan margarin yang meleleh di mulut dan sedap. Untuk menikmati daging sapi wagyu, Anda memerlukan kocek yang lebih besar dibandingkan daging sapi pada umumnya.

Jenis Daging Sapi #2 : Daging Sapi Pemakan Rumput (Grass Fed)

Bagi Anda yang ingin menikmati daging dengan lemak yang rendah, maka daging sapi pemakan rumput (grass fed) ini dapat menjadi pilihan yang tepat. Daging ternak ini umumnya diternakkan di padang rumput alami.

Anda tidak perlu mengkhawatirkan cita rasanya, karena daging sapi tipe ini sangat empuk dan memiliki cita rasa yang lezat pula. Terlebih lagi, dagingnya juga memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dibandingkan dengan daging sapi pada umumnya.

Jenis Daging Sapi #3 : Daging Sapi Pemakan Biji-Bijian (Grain Fed)

Daging sapi yang memakan biji-bijian cenderung berwarna merah dan dinilai lebih konsisten, sedangkan memiliki lemak berwarna putih dan lebih konsisten pula. Dalam hal rasa, daging sapi pemakan biji-bijian ini memiliki rasa yang gurih dan empuk, sehingga sangat nikmat jika disantap.

Sapi pemakan biji-bijian umumnya diternakkan dengan memberikan pakan berupa biji-bijian selama sejumlah hari tertentu. Biji-bijian yang digunakan juga tidak sembarangan, namun telah dinilai berimbang secara gizi dan mengandung pakan tinggi energi.

Contoh biji-bijian yang kerap diberikan kepada sapi bertipe ini adalah sorgum, gandum, barley, dan jagung.

sumber : vikybahagia.com

%d bloggers like this: