Warna Daging Berubah, Amankah untuk Diolah?

Persiapan berbelanja untuk memasak makan malam istimewa biasanya dilakukan jauh hari sebelumnya demi menghemat waktu. Bahan makanan yang jadi untuk sajian makan malam adalah daging sapi atau ayam. Menyimpan dua bahan makanan ini dalam kulkas dalam waktu lama memang bisa mengubah warna dan rasanya.

Ilustrasi daging sapi impor

Keraguan pun muncul apakah daging tersebut tetap aman dimakan, atau apakah tetap enak setelah diolah? Jawabannya sangat tergantung bagaimana cara Anda menyimpannya. Selama Anda menyimpan daging sapi dan ayam mentah dalam freezer dan tertutup rapat, kesegarannya tetap terjaga.

Untuk perubahan warna pada daging sapi setelah disimpan lama sebenarnya ini merupakan proses alami. Protein pada daging yang disebut myoglobin, merupakan yang membuat warna daging merah cerah yang dianggap sebagai penanda kesegaran.

Protein myoglobin akan menjadi oxymyoglobin, yang membuat warna daging menjadi lebih gelap karena sudah kontak dengan oksigen. Sejauh aroma daging masih segar dan tersimpan dalam suhu yang stabil, daging tersebut masih aman untuk dikonsumsi.

Begitu juga untuk daging ayam, perubahan warna yang muncul bukan jadi penentu utama apakah daging ayam aman untuk dikonsumi. Seperti juga daging sapi, simpan daging ayam dalam plastik yang tertutup rapat kemudian masukkan dalam freezer. Sebaiknya segera diolah, tapi mengolahnya setelah tiga hari juga tidak masalah.

Hal yang harus diwaspadai adalah jika perubahan warna disertai dengan munculny aroma busuk atau terasa lengket saat dipegang. Jika demikian, kemungkinan daging sapi atau ayam yang disimpan memiliki kualitas buruk atau disimpan dalam freezer yang tidak dingin atau suhunya tak stabil.

Mutia Nugraheni/MUT

sumber : beritasatu.com

%d bloggers like this: