Ini Beda Daging Sapi Segar, Beku, dan yang Dilayukan

Ini Beda Daging Sapi Segar, Beku, dan yang Dilayukan

Foto : iStock

“Proses pelayuan daging itu sebenarnya pengempukkan alami. Karena setelah disembelih, daging hewan itu jadi kaku. Ketika dilayukan, maka ada enzim-enzim tertentu yang bekerja mengempukkan daging,” tutur Isye.

Menurutnya pada pengolahan daging Australia terdapat proses berbeda. “Kalau di Indonesia kebanyakan daging dipotong malam hari, kemudian dijual pagi hari. Tidak ada proses pelayuan sehingga daging lokal cenderung lebih alot.”

Pada daging Australia, dikenal istilah chill dan frozen. “Daging chill itu didinginkan tetapi tidak sampai frozen atau beku. Suhunya 0 sampai -2 derajat celsius sehingga bisa dibilang ini adalah pelayuan.”

Isye menambahkan, “Sementara daging beku disimpan dibawah suhu lebih rendah. Sesaat setelah hewan disembelih dan potongan dagingnya sudah dibagi-bagi sesuai kategori, daging dimasukkan dalam mesin pembeku instan bernama blast freezer.”

Menurutnya, daging yang diproduksi dalam skala besar seperti MLA tidak mungkin menjual daging segar langsung sesaat setelah dipotong. “Dibutuhkan proses chill atau frozen itu tadi. Tetapi bukan berarti daging ini tidak segar.”

Chef Stefu menambahkan, “Daging yang dilayukan itu sama seperti daging segar. Mengenai yang ada di swalayan atau pasaran, sebenarnya daging segar dan daging yang dilayukan sulit dibedakan.”

Chef ramah ini menginformasikan, “Satu-satunya cara mengetahui apakah daging itu segar atau sudah dilayukan adalah dengan
mengecek tanggal pemotongannya.”

Mengenai kualitas, baik Chef Stefu dan Isye mengatakan daging segar lebih bagus dibanding daging beku. Begitu juga dengan daging yang sudah dilayukan dimana kualitasnya lebih baik dibanding daging beku. “Daging segar bagus untuk membuat bakso karena masih kenyal,” jelas Chef Stefu.

Sementara itu, Isye menekankan pentingnya perencanaan. “Sebelum membeli daging hendaknya sudah tahu mau mengolahnya kapan. Kalau mau segera diolah, daging segar jadi pilihan terbaik. Sebaliknya, jika daging masih lama diolah, beli saja yang beku.”

Meski begitu, Isye mengingatkan ada hal penting yang harus dilakukan saat menyiapkan daging beku. “Daging beku disimpan dalam freezer. Semalam sebelum diolah, daging harus di defrost dengan disimpan di kulkas bagian bawah,” pungkasnya.

(odi/adr)

sumber : food.detik.com
Promo Ramaadhan dan Lebaran 1437 Hijriah.
Brosur Paket Lebaran MBT copyBrosur Paket Lebaran MBT (belakang) copy
%d bloggers like this: