Tips dan Trik Jitu Memasak Daging Lebih Awet

Mungkin Sahabat Abi Ummi sering mendengar cara mengawetkan daging, apalagi kalau dapat daging berlimpah pertanda rezeki bertambah saat Iduladha tiba. Daging yang bagus juga menjadi faktor penting saat Sahabat Abi Ummi ingin mengolahnya untuk beberapa hari kemudian. Selain itu, Sahabat Abi Ummi juga harus tahu teknik memasak daging yang baik agar olahan daging tersebut tidak berbau amis, apek, dan tidak cepat rusak teksturnya.

Sekadar informasi singkat, daging mengandung kandungan zat yang baik bagi tubuh, seperti protein, lemak jenuh, vitamin D, vitamin B kompleks, zat besi, asam lemak omega, dan zat seng. Kalau bisa membuat daging tersebut awet tanpa bahan berbahaya, tentu saja kandungan di dalamnya masih bisa diserap oleh tubuh kita saat mengonsumsinya.

Tip dan Trik Mengawetkan Daging

Cara I: Menyimpan Daging dalam Keadaan Mentah

  1. Potong daging menjadi berukuran kecil/sedang.
  2. Simpan daging dalam wadah tertutup.
  3. Jangan mengisi wadah terlalu padat karena akan membuat daging saling menempel.
  4. Simpan daging dalam beberapa wadah kalau tidak cukup dengan satu wadah saja.
  5. Simpan dalam freezer.
  6. Pindahkan dari freezer ke cooler terlebih dahulu kalau Abi atau Ummi akan mengolahnya.
  7. Biarkan suhu daging turun saat di cooler.
  8. Kalau tidak punya freezer atau cooler, bisa menggunakan kotak yang diisi dengan balok es yang banyak.

Cara II: Menyimpan Daging dalam Keadaan Matang

  1. Masak daging hingga matang, lalu taburi garam.
  2. Masak daging yang berlemak tanpa minyak. Sementara itu, daging yang tak berlemak harus dimasak dengan minyak secukupnya.
  3. Angkat daging dari wajan, lalu tiriskan.
  4. Masukkan ke wadah, lalu tutup dengan rapat.
  5. Simpan dalam lemari es atau kotak pendingin.
  6. Daging yang sudah matang tidak boleh dimasukkan ke freezer.

Sahabat Abi Ummi harus tahu dulu, nih. Mengapa daging yang sudah matang tidak boleh masuk freezer? Daging matang akan rusak dalam kondisi beku karena menurunnya proses kimiawi, mikrobiologi, dan biokimia pada daging tersebut. Jadi, daging harus disimpan pada suhu di bawah 4,4oC karena bakteri tidak mampu berkembang biak pada suhu itu. Oh ya, daging mentah yang sudah dikeluarkan dari freezer tidak boleh dibekukan lagi, ya, karena kandungan gizinya akan hilang.

Tip dan Trik Memasak Daging Sapi

Sahabat Abi Ummi juga bisa memasak daging tersebut dengan teknik berikut agar olahan daging tidak cepat apek dan bisa dikonsumsi lebih lama. Simak tips berikut, ya.

Memasak Daging Sapi dengan Cara Rebusan

  1. Potong daging bagian perut menjadi berukuran sedang agar cepat lunak dan bumbu meresap nantinya.
  2. Masukkan daging saat air sudah mendidih.
  3. Rebus daging bertekstur keras itu selama 30 menit.
  4. Masukkan bumbu yang sudah disediakan.
  5. Masak daging dengan api kecil kalau daging mulai lunak hingga bumbu meresap sempurna.

Memasak Daging Sapi dengan Cara Tumis

  1. Potong daging bagian has dalam menjadi tipis-tipis dan tidak terlalu besar.
  2. Bumbui daging dengan bumbu resep keluarga sebelum ditumis. Biasanya, memakai merica, garam, dan minyak zaitun atau bisa juga tambahkan tenderizer (pelunak).
  3. Panaskan wajan, lalu masukkan daging berbumbu itu. Gunakan suhu tinggi (api besar) dan waktu singkat saat mengolahnya.
  4. Angkat daging, lalu tiriskan.

Memasak Daging Sapi dengan Cara Panggang

  1. Potong daging bagian paha melawan serat dengan ukuran agak besar.
  2. Rendam potongan daging dalam cairan bumbu selama 2–3 jam.
  3. Letakkan daging berbumbu dalam pinggang tahan panas, lalu masukkan dalam oven panas.
  4. Suhu untuk memanggang antara 180o–200oC selama 20–30 menit.

Memasak Daging Sapi dengan Cara Rebusan (Buat Kaldu)

  1. Panggang bagian tulang atau bagian sancam (daging dekat paha) hingga kecokelatan.
  2. Memarkan daging agar sari daging tersebut lebih mudah keluar.
  3. Rebus tulang atau daging tersebut dengan api kecil dan waktu yang lama.
  4. Tambahkan bouqet garnie yang terdiri dari pala, merica butiran, kulit wortel, daun bawang, seledri, dan kentang yang diikat menggunakan kain kasa. Hal itu untuk memperkuat aroma.
  5. Matikan kompor kalau air rebusan sudah mendidih.
  6. Saring kaldu ke wadah yang disediakan.

Memasak Daging Sapi dengan Cara Bakar

  1. Potong daging bagian has jadi berukuran kecil.
  2. Rendam daging dalam cairan berbumbu cair selama 1–2 jam hingga bumbu meresap.
  3. Tusuk daging berbumbu ke tusuk sate, lalu bakar di atas bara arang.

Memasak Daging Sapi dengan Cara Goreng

  1. Potong daging bagian has jadi berukuran 1- 2 cm, lalu memarkan.
  2. Rebus potongan daging dalam cairan berbumbu hingga empuk.
  3. Goreng daging dengan minyak berjumlah banyak dan bersuhu sedang.

Tip dan Trik Memasak Daging Kambing

Selain tips memasak daging sapi, juga ada tips memasak daging kambing, nih. Yuk, disimak!

Pramemasak Daging Kambing

  1. Sebelum memasak, jangan mencuci kambing karena pencucian justru membuat aromanya semakin kuat dan liat saat dimasak.
  2. Bungkus daging dengan daun pepaya selama 1 jam atau lumuri dengan nanas parut. Diamkan beberapa saat. Daun pepaya dan nanas dapat melunakkan daging.
  3. Potong daging jadi berukuran sedang, melawan serat dagingnya.
  4. Khusus dalam proses pembuatan satai, lumuri daging dengan bumbu halus, lalu diamkan beberapa saat sebelum dibakar.
  5. Khusus dalam proses masakan berkuah, masukkan daging setelah bumbu ditumis hingga matang. Masak dalam waktu yang lama agar bumbu meresap dan daging empuk.

Memasak Daging Kambing dengan Cara Panggang dan Bakar

  1. Potong daging kambing muda dan bagian has. Jika dibakar langsung di atas bara, potong daging jadi berukuran kecil.
  2. Bumbui daging, lalu diamkan selama 1–2 jam.
  3. Letakkan dalam pinggan tahan panas, lalu panggang dalam oven panas bersuhu 200–230o.
  4. Jika warna daging mulai kecokelatan, turunkan suhu menjadi 120–160o dan tunggu hingga matang.

Memasak Daging Kambing dengan Cara Rebus

  1. Potong daging bagian apa saja jadi berukuran sedang.
  2. Rebus daging dalam air mendidih hingga lunak.
  3. Saring, lalu tiriskan daging.
  4. Masukkan bumbu rempah untuk menyamarkan aroma khas daging kambing ke air yang mendidih, lalu masukkan daging rebusan tadi.

Sahabat Abi Ummi juga bisa menerapkan tips dan trik ini terhadap daging kerbau atau ayam, tapi sesuaikan dengan teksturnya, ya. Ini karena tekstur daging masing-masing punya ciri khas sendiri. Semoga bermanfaat dan selamat berkreasi, Sahabat Abi Ummi!

%d bloggers like this: