Lebaran Usai, Harga Daging Sapi dan Ayam Kembali Stabil

Cirebon – Setelah Lebaran, harga sejumlah kebuthan pokok terutama daging telah mengalami penurunan di sejumlah pasar tradisional di Cirebon. Turunnya harga ini diperkirakan karena stok kebutuhan mulai kembali mencukupi dan permintaan masyarakat kembali normal.

160119201231-mulai-rabu-20-1-2016--pedagang-sapi-mogok-jualan

Berdasarkan pantauan Radar Cirebon (Grup Radar Tasikmalaya), di sejumlah pasar tradisional harga daging sapi kini berangsur normal Rp.120 ribu/kg dan daging ayam Rp.28 ribu/kg.

Pedagang daging di Pasar Kanoman, Ahmad Fauzi mengatakan harga daging kembali normal dan stabil. “Harga daging ayam sempat di 45 ribu/kg, lalu turun Rp. 40 ribu, Rp. 38 ribu, Rp. 35 ribu dan sekarang sudah Rp. 28 ribu/kg. Sedangkan sapi Rp. 120 ribu,” tuturnya kemarin (17/7).

Namun, harga daging sapi yang relatif tinggi tersebut nampaknya jauh dari apa yang menjadi harapan pemerintah. Dijelaskannya, harga daging sapi sulit diambang harga Rp. 100 ribu/kg. Akan tetapi pihaknya memastikan stok keserdiaan daging cukup terpenuhi meski tengah ramai hajatan. “Kalau harganya di bawah Rp. 100 ribu apalagi 80 ribu sangat tidak mungkin. Harga pakan dan biaya produksinya saja sudah pada mahal semua,” ungkap Fauzi.

Sementara itu, harga daging di Pasar Jagastru, Slamet mengatakan harga daging sapi dari Rp. 140 ribu/kg kini sudah diharga Rp. 120 ribu/kg. Harga daging sapi akan berangsur normal hingga Rp. 110 ribu/kg. “Ya harga daging sapi dan ayam sudah normal stok juga stabil,” kata Slamet.

Di tempat sama, pedagang kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) di Pasar Jagastri, H Suaebudin menyebutkan harga sayuran dan telur tengah stabil. Kecuali untuk gula, bawang merah dan daun bawang yang masih tinggi. “Telur ayam stabil harganya sekarang lagi Rp. 19 ribu/kg. Yang masih mahal gula, gula masih Rp. 16 ribu/kg, daun bawang Rp. 15 ribu dan bawang merah Rp. 35 ribu/kg,” ucapnya. (via)

sumber : radartasikmalaya.com

%d bloggers like this: