Mencicip Hot-nya Bakso Boedjangan dengan Kaldu Kluwak

VIVA.co.id – Siapa tak suka bakso? Makanan dari daging sapi berbentuk bulat yang satu ini sudah menjadi hidangan favorit masyarakat Indonesia. Tua, muda, pria, wanita, cuaca panas hingga dingin, bakso selalu bisa menjadi idola.

3C9NHU2AAD42370AC6A26Fl

Tak heran kenapa banyak sekali jenis bakso yang ditawarkan agar penikmatnya tidak merasa bosan. Mulai dari bakso urat, bakso halus, bakso isi, bakso berukuran besar, kecil. Selain daging, fokus utama dalam hidangan ini adalah kuah bakso. Kaldu yang lezat dalam kuah menyempurnakan bulatan daging bakso.

Seperti salah satu kedai bakso dengan nama Bakso Boedjangan. Kedai dengan interior ala rumah jadul ini memiliki beragam menu bakso isi yang pasti disukai pelanggannya, bahkan hingga kuahnya pun bervariasi.

“Bakso telur identik dengan ayam, di sini menggunakan telur bebek,” ujar David, manajer Kedai Bakso Boedjangan yang ditemui VIVA.co.id di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, 17 Juli 2016. Tekstur bakso lembut dengan beragam isi di dalamnya mulai dari telur asin, keju, cabai rawit, menjadi ciri khas yang membedakan kedai bakso ini dengan yang lainnya.

Selain unik dengan ragam baksonya, ternyata nama Bakso Boedjangan sendiri memiliki makna khusus.”Konsepnya kita mau menggandrungi kaum wanita. Karena survei terhadap 70 persen wanita, mereka suka bakso, mau kepanasan, kedinginan tetap bakso. Target kita pangsa pasarnya wanita.”

Sebagai franchise dari kedai bakso dengan nama yang sama, kedai bakso Boedjangan Kelapa Gading tidak hanya memiliki rasa yang sama dengan kedai di Bandung, namun juga interior yang sama persis. Melihat adanya gerobak di dalam kedai, dengan batu bata merah ditonjolkan di bagian dinding, serta beberapa dekorasi nuansa jadul menjadikan tempat ini seperti warung bakso pinggiran yang disulap lebih modern.

Konsep dan rasa yang sama di setiap franchise kedai tetap dipertahankan, dengan maksud agar pengunjung merasakan hal yang sama dimanapun mereka berkunjung. “Konsep sama semua, biar semua yang datang ke bakso Boedjangan di manapun suasana sama, rasanya sama.”

Sedangkan untuk kuah kaldu sendiri, selain menyediakan kuah dengan kaldu tulang, juga terdapat pilihan kuah dengan kluwak. Bagi mereka pencinta makanan pedas, bakso dengan kuah kluwak ini sangat cocok. “Kuah kluwak ini baru satu bulan ada.

Dan cocok untuk mereka pecinta makanan pedas.” Namun jangan bayangkan pedasnya kuah yang gurih ini akan sangat pedas, bagi pencinta pedas, tetap bisa menambahkan sambal cabai di dalamnya.

Bosan makan bakso di kedai bakso, tenang karena di sini juga menyediakan berbagai olahan nasi dan yamin. Seperti Black Yamin yang Misterius, warna hitam mi yang terbuat dari arang bambu. Untuk nasi sendiri yang menjadi idola adalah nasi bakso saos telur asin, dan nasi goreng urat Boedjangan

Untuk minuman dan dessert sendiri, wajib mencoba es duren kesepian, dan air mata buaya. Es durian kesepian terbuat dari daging durian Medan polos, tanpa biji dengan kuah vanila yang sangat menyegarkan. Air mata buaya sendiri menjadi alternatif minuman favorit baru di sini. Terbuat dari Fanta, biji selasih, jeli, sirup, dan susu.

sumber : viva.co.id

%d bloggers like this: