Archive for September, 2016

Penjelasan Mengapa Sapi Indonesia Tampak Kurus

Lembaga pemerhati dan peneliti industri daging dan ternak sapi, Meat and Livestock Australia (MLA), mencatat sudah tiga kali terjadi rekor jumlah daging dan ternak sapi yang diekspor Australia.

dsc00066

Negara-negara di Timur Tengah menjadi pasar vital bagi Australia, disusul dengan Amerika Serikat, Cina, dan Jepang. Sementara di negara-negara kawasan Asia Tenggara, Indonesia dan Filipina menjadi pasar tujuan utama pemasaran daging dan sapi hidup asal Australia.

Menurut David Spencer, salah satu peternak asal Australia, salah satu kunci keberhasilan Australia sebagai eksportir daging sapi adalah produk sapi-sapinya yang berkualitas tinggi. Tak hanya itu, kawin silang dari bibit-bibit unggulan terus diupayakan agar dapat menghasilkan daging-daging berkualitas premium.

Mengapa sapi-sapi di Indonesia tidak memiliki karakter fisik yang sama? David mengatakan bahwa makanan bukan menjadi faktornya. Diduga karena kebutuhan yang tinggi sehingga daging lebih banyak dipotong dengan cepat, ketimbang terus dikawinkan dan diternakan untuk mendapatkan kualitas yang baik. (Net/CT)

sumber : cirebontrust.com

Rahasia Peternak Australia Menggemukkan Sapinya

Australia memiliki peranan penting dalam penyediaan sapi dan daging sapi di seluruh dunia. Tercatat, negara ini sudah mengekspor sapi ke negara-negara di Timur Tengah, Amerika Serikat, Cina, Jepang, serta negara-nega di kawasan Asia Tenggara..

Lembaga pemerhati dan peneliti industri daging dan ternak sapi, Meat and Livestock Australia (MLA), mencatat sudah tiga kali terjadi rekor jumlah daging dan ternak sapi yang diekspor Australia.

Dalam situs resminya, MLA mencatat 74 persen produksi sapi di Australia diekspor di tahun 2014, meski di tahun-tahun selanjutnya jumlahnya diprediksi akan menurun hingga di kisaran 70 persen.

Menurut David Spencer, salah satu peternak asal Australia, salah satu kunci keberhasilan Australia sebagai eksportir daging sapi adalah produk sapi-sapinya yang berkualitas tinggi.

“Di kawasan Australia utara kita memproduksi sapi-sapi dengan kualitas tinggi, karena kami selalu menjaga keaslian keturunan sapi-sapi unggulan,” ujar David saat ditemui di Royal Melbourne Show 2016 yang digelar di Melbourne Showgrounds.

Tak hanya itu, kawin silang dari bibit-bibit unggulan terus diupayakan agar dapat menghasilkan daging-daging berkualitas premium.

“Untuk mendapatkan daging yang berkualitas, kami serius menjaga keunggulan dari jenis-jenis sapi, bahkan bisa membutuhkan sampai 50 tahun untuk produksi daging yang sangat berkualitas,” jelas David.

“Daging premium kini mendapat pengaruh dari jenis daging wagyu yang memilki marbling, atau serat-serat putih yang tersebar pada daging.

Jenis daging ‘Wagyu’ dari Australia, yang memiliki lebih banyak ‘marble’ atau serat lemak putih.

Serat-serat ini sebenarnya adalah lemak yang baik bagi kesehatan, dibandingkan lemak pada daging biasa. Serat ini pun menciptakan sensasi gurih dan lumer di mulut.

“Harganya memang lebih mahal, tetapi semakin banyak orang-orang Asia yang sudah mengenal dan menggemari daging-daging empuk dengan kualitas premium, itulah alasannya peternak Australia harus menghasilkan produk daging dengan kualitas yang memenuhi kebutuhan.”

Mengapa Sapi-sapi di Indonesia Terlihat Lebih Kurus?

Menurut laporan keluaran Departemen Industri Primer di negara bagian New South Wales, sapi dewasa memiliki berat rata-rata sekitar 750 kilogram.

Seperti yang terlihat dalam penjurian sapi-sapi di Royal Melbourne Show, hari Minggu (25/9/2016). Sapi-sapi di Australia terlihat sangat besar dan gemuk.

Ketika ditanya mengapa sapi-sapi di Indonesia tidak memiliki karakter fisik yang sama, David mengatakan makanan bukan menjadi faktornya,

“Mungkin Anda [Indonesia] tidak memiliki dasar genetik yang kuat untuk sapi… belum lagi dengan turning over yang cepat, sehingga tidak menjaga keunggulannya,” jelasnya.

Mungkin dikarenakan kebutuhan yang tinggi pula sehingga daging lebih banyak dipotong dengan cepat, ketimbang terus dikawinkan dan diternakan untuk mendapatkan kualitas yang baik.

“Di Australia, peternakan-peternakan yang ada itu luasnya besar dan cukup produktif dalam menghasilkan produk-produk unggulan, mungkin di Indonesia skalanya masih terbilang kecil,” katanya.

Menanggapi soal kepemilikan asing dalam peternakan Australia, David menjelaskan pemerintah Australia harus bersikap terbuka, tapi tetap fleksibel.

“Asalkan masih memperkerjakan warga Australia, berinvestasi pada biaya operasional, dan membayar pajak, serta tidak tidak terlalu campur terlalu dalam untuk urusan teknis, saya rasa tidak ada masalah,” tegasnya.

David mengaku jumlah kepemilikan asing di sektor peternakan Australia, seperti milik investor China, saat ini masih kurang dari 1 persen.

Saat ini, India masih menjadi negara pengekspor daging sapi terbesar di dunia, sementara Australia berada di urutan ketiga, setelah Brazil, menurut laporan USDA di tahun 2016. (abc)

Beda Jauh Rendang Daging Sapi Versi Indonesia Vs Malaysia

Beda Jauh Rendang Daging Sapi Versi Indonesia Vs Malaysia
Perbedaan rendang Indonesia dan Malaysia terkadang menjadi perdebatan sendiri.

Sebenarnya, perbedaannya hanya sedikit, tapi produk yang dihasilkan terlihat berbeda.

Bahkan, ketika melihat rendang Malaysia, mungkin kita merasa bahwa itu bukan rendang.

Faktor pembeda antara rendang Indonesia dan Malaysia adalah bahan yang digunakan agar kuah rendang cepat mengental.

Rendang Malaysia menggunakan kerisik, yaitu sejenis kelapa parut sangrai.

Kerisik ditambahkan ke dalam rendang yang sedang dimasak sehingga santan berbumbu akan terserap ke dalam ke dalam kerisik.

Hasilnya adalah bumbu rendang yang hampir kering dan berbutir-butir.

Kerisik juga memberi tekstur berbeda dan lapisan yang unik di bagian luar daging.

Tampilan dagingnya mirip dengan empal Jawa, namun kuahnya kental.

Sementara itu, rendang Indonesia atau rendang Minang tidak menggunakan kerisik di dalam kuahnya.

Orang Minang lebih memilih untuk mengaduk kuah rendang selama berjam-jam mulai dari berbentuk santan cair berbumbu yang masih pucat hingga kering, menghitam, dan berminyak.

Penggunaan santan kelapa segar dan lama pengadukan yang panjang tanpa bahan pengental atau pengering menghasilkan kuah rendang yang kental, berbutir-butir, dan terkaramelisasi.

Rendang Minang juga memiliki rasa yang gurih dan pedas.

Rasa ini berasal dari campuran cabai merah, bawang merah, bawang putih, serai, kunyit, daun kunyit, lengkuas, jahe, dan bahan-bahan lainnya.

Rasa pedas ini juga diseimbangkan dengan rasa asam dari asam kandis, yaitu buah asam keping yang dikeringkan.

Rasa manis pada pada rendang bisa dikatakan sedikit dan berasal dari proses karamelisasi selama rendang dimasak.

Kontras dengan rendang Indonesia, rendang Malaysia menggunakan gula jawa atau gula melaka sebagai unsur pemanis.

Jika tidak ada, orang Malaysia menggunakan gula palem.

Menurut mereka, penggunaan gula penting untuk menyeimbangkan rasa pedas dan asam yang kuat dari rendang.

Untuk unsur asamnya, rendang Malaysia menggunakan asam gelugur, yaitu buah garcinia yang sudah dikeringkan.

Nah, traveler, tidak banyak, bukan, perbedaan antara rendang Indonesia dan Malaysia?

Yuk, kita rayakan persamaan dan perbedaan kuliner kita. (DV)

Lezatnya Nasi Merah Daging Sapi untuk Makan Siang

MASIH bingung ingin makan siang apa? Moms, yuk coba masak nasi merah daging sapi yang lezat untuk makan siang keluarga dan bekal. Resep nasi merah daging sapi yang dapat Anda coba seperti dilansir Taste, Kamis (22/9/2016).

Bahan :

600g daging, potong bagian lemak dan iris halus,
3 siung bawang putih, dicincang,
2 sendok makan serai segar, dicincang halus,
2 cabe merah kecil, iris halus,
1 sendok makan kecap asin,
1 sendok makan,
2 sendok makan saus tiram,
2 sendok makan rice bran oil,
1 bawang bombay kecil, dikupas, dibelah dua dan iris diagonal,
Garam dan merica putih secukupnya,
2 sendok makan cuka,
1 cangkir tangkai selada.

Bahan campuran Beras Merah:

4 cangkir beras meras, dimasak dan dinginkan
3 siung bawang putih, dicincang,
1 1/2 sendok makan pasta tomat,
2 sendok makan kecap asin,
2 sendok makan rice cran oil.

Cara Membuat:

1. Bumbui daging sapi dengan bawang putih, serai cabai, kecap asin dan saus tiram. Tutun dan dinginkan selama 2 jam.
2. Campurkan irisan bawang denan garam dan merica dan taruh di mangkuk kecil lalu aduk dengan cuka.
3. Untuk membuat nasi merah saus tomat, panaskan minyak dalam wajan di atas api besar. Masak bawang putih selama 30 detik, masukkan nasi dan aduk selama 1 menit. Tambahkan pasta tomat dan kecap asin, lalu aduk selama 4 menit. Bumbui dengan lada putih secukupnya.
4. Lanjutkan memasak daging sapi dengan memanaskan sedikit dari rice bran oil dalam wajan di atas api besar. Tumis daging sapi selama 2 menit, lalu taruh ke piring.
5. Taburkan daging sapi di atas nasi merah yang sudah bercampur pasta tomat. Campur selada, irisan bawang merah dan cuka bersama-sama. Sajikan segera saat hangat.

(hel)
sumber : okezone.com

Resep Galantin Daging Sapi Saus Asam Manis

Galantin merupakan masakan khas masyarakat Solo, Jawa Tengah. Bila bertandang ke wilayah tersebut, Anda akan dapat dengan mudah menemukannya. Tapi, kalau ingin belajar membuat sendiri, sepertinya Anda akan sangat membutuhkan resep galanting daging sapi yang akan dibahas County of Food, lengkap dengan saus asam manisnya, pada kesempatan ini. Simak baik-baik penjelasannya supaya hasilnya memuaskan.

Bahan untuk membuat galantin daging sapi:

1. 300 gram daging sapi, giling.
2. 3 lembar roti tawar, singkirkan kulitnya.
3. 100 mililiter susu sapi segar yang dihangatkan.
4. 75 gram tepung sagu.
5. 3 butir telur ayam, kocok lepas.
6. 30 gram keju cheddar, diparut.
7. 3 sendok makan minyak sayur.

Bumbu untuk membuat galantin daging sapi:

1. 1 siung bawang merah goreng, dihaluskan.
2. 0,5 siung bawang bombay, iris tipis, kemudian dicincang sampai lembut.
3. Garam, gula pasir, dan lada putih bubuk secukupnya.
4. 0,5 sendok teh lada putih bubuk.
5. 2 sendok makan kecap inggris.

Bahan untuk membuat saus asam manis:

1. 300 mililiter air kaldu sapi.
2. Larutan tepung maizena yang dibuat dari 2 sendok teh tepung maizena dan 2 sendok teh air putih.
3. 3 sendok makan minyak sayur untuk menumis.

Bumbu untuk membuat saus asam manis:

1. 2 siung bawang putih, dimemarkan, kemudian dicincang sampai lembut.
2. 0,5 siung bawang bombay, iris tipis, kemudian dicincang sampai lembut.
3. Garam, gula pasir, dan lada putih bubuk secukupnya.
4. 0,5 sendok teh pala bubuk.
5. 4 sendok makan saus tomat.
6. 1,5 sendok teh kecap manis.
7. 1 sendok makan kecap inggris.

Pelengkap:

1. 200 gram mix vegetables.
2. 300 gram kentang goreng.

Tips:

1. Sebelum dicincang, balur daging sapi dengan air jeruk nipis untuk mengurangi bau amis.
2. Bila ingin menambahkan rasa pedas, Anda boleh menghadirkan saus sambal sebagai pelengkap.

Cara membuat galantin daging sapi saus asam manis:

1. Rendam roti tawar dengan susu sapi segar, lumatkan, sisihkan.
2. Kecuali minyak sayur, masukkan semua bahan yang belum digunakan untuk membuat galantin ke dalam wadau, aduk rata.
3. Tambahkan campuran roti tawar dan susu, aduk rata.
4. Masukkan ke dalam plastik, ikat, susun di dalam panci pengukus yang sebelumnya sudah dipanaskan, kukus sampai matang (lebih kurang selama 45 menit), angkat, potong-potong.
5. Panaskan minyak sayur untuk menggoreng.
6. Goreng potongan galantin sambil dibolak-balik sampai berwarna cokelat keemasan, angkat, tiriskan, sisihkan.
7. Panaskan minyak sayur untuk membuat saus asam manis.
8. Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum.
9. Tuangkan air putih, masak sampai menguap.
10. Tambahkan semua bumbu yang sudah disiapkan, aduk rata dan mendidih.
11. Tuangkan larutan tepung maizena, aduk sampai mengental dan meletup-letup, angkat.
12. Susun galantin di wadah saji bersama pelengkap, siram dengan saus asam manis, galantin daging sapi saus asam manis siap dinikmati. Simak juga resep tauto tegal spesial daging sapi atau resep asem-asem buncis tetelan daging sapi.

Resep galantin daging sapi saus asam manis ini cukup untuk 3 porsi.

sumber : countyfood.blogspot.co.id

Begini Cara Simpan Daging Segar Agar Lebih Awet

Setiap orang pasti pernah mengonsumsi bahan makanan ini, yang biasanya diperoleh dari sapi. Ya, daging atau meat dalam bahasa Inggris ini adalah salah satu makanan kaya nutrisi yang berkontribusi bagi perkembangan tubuh seseorang.

Kendati demikian, daging segar rentan terkontaminasi bakteri penyebab kerusakan. Pasalnya, kadar air yang tinggi serta kandungan gizi lengkap di dalamnya memang menjadi media empuk bagi pertumbuhan mikroba. Oleh karena itu, jangan biarkan daging sapi segar berada dalam suhu ruang selama lebih dari dua jam.

Agar daging segar dapat lebih awet, maka sangat dianjurkan untuk membekukannya di freezer atau lemari es bagian daging-dagingan atau chiller. Tentu, tujuannya supaya daging tersebut tidak kehilangan nilai gizinya lantaran terlalu sering keluar masuk lemari es.

Namun, sebelum memasukkan di chiller, potong-potong daging dalam porsi sekali masak, lalu masukkan ke dalam plastik atau wadah yang tertutup rapat. Jika akan dimasak, daging beku harus dicairkan butiran esnya (thawing) terlebih dulu supaya matangnya merata.

Pasalnya, bila bagian dalam daging masih beku, saat dimasak bagian tersebut tidak mendapat panas yang tepat untuk membunuh bakteri jahat yang mungkin sudah bersarang dalam daging.

Saat thawing, jangan rendam daging beku dalam air, apalagi air yang panas. Biarkan esnya mencair secara alami dalam suhu ruang. Jika menggunakan microwave, lakukan proses defroz. Dengan cara ini, sari daging tidak banyak yang terbuang.

sumber : makasarterkini.com

Mau Makan Yakiniku? Ini 3 Bagian Daging Sapi yang Paling Enak

KETIKA berkunjung ke restoran yakiniku pasti air liur tergoda saat melihat deretan potongan daging sapi. Jangan cepat tergoda dan Anda harus jadi konsumen yang cerdas pasalnya ada beberapa daging yang recommended dan beberapa lainnya adalah daging biasa.

Executive Chef sebuah restoran yakiniku di Jakarta, Chef Sahasi Hideki mengatakan restoran pasti memiliki potongan daging andalan yang rasanya lezat. “Yang pertama harus dicoba pastinya wagyu. Ini wajib karena ini intinya dan daging paling berkualitas,” katanya saat ditemui di Jakarta.

Chef Hide yang berdarah asli Jepang ini menyebutkan tiga rekomendasi daging yang harus dipilih saat berkunjung ke restoran yakiniku. “Sebenarnya semua daging lezat tapi tiga yang paling top adalah yakishabu, karubi, dan nakaochi,” kata Chef Hide kepada Okezone.

Chef ramah ini juga menjelaskan yakishabu adalah bagian daging sekitar perut sapi, letaknya ada di dekat lambung. Bagian karubi adalah daging di sekitar tulang punggung. Sementara nakaochi adalah daging disekitar tulang iga. Daging dekat tulang memang memiliki rasa yang lebih gurih serta tekstur yang empuk.

Tentu saja semua bagian daging ini akan semakin lezat jika diolah dengan teknik yang benar. Jangan memasak daging terlalu matang dan jangan terlalu sering membolak-balikkan daging saat dimasak.
(ndr)

sumber : okezone.com

Ahli Gizi: Konsumsi Daging Imbangi dengan Sayur dan Buah

Ahli Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM), Susetyowati mengingatkan masyarakat menjaga keseimbangan saat mengonsumsi daging merah. Daging yang dimaksud seperti daging sapi dan kambing. Keseimbangan itu dengan cara mengonsumsi sayur dan buah.

“Jangan lupa untuk mengonsumsi sayur dan buah dalam jumlah seimbang setelah mengkonsumsi daging merah yang berasal dari daging sapi dan kambing, untuk mengimbangi kalori dan kolesterol yang masuk,” ujar Susetyowati, di Yogyakarta, Jumat (16/9/16).

Ia mengatakan dalam 100 gram daging kambing memiliki kalori sebanyak 154 kilo kalori (kkal) sedangkan sapi sebesar 207 kkal. Maka kandungan lemak dalam kambing sebesar 9 gram dan sapi 14 gram.

Sementar, kandungan kolesterol pada daging sapi sebanyak 73 mg dan kambing sebanyak 63 mg. kandungan protein sapi sebesar 18,8 gram dan kambing 16,8 gram.

Pihaknya menyarankan saat mengolah daging merah perlu menghindari menambahkan bahan masakan seperti minyak dan santan. Kal ini akan meningkatkan kadar kolesterol. Penggunaan kecap dan saos juga secukupnya.

Ia mengingatkan porsi yang disantap agar secukupnya atau tidak berlebihan. Selain cara mengolah yang sehat diingatkan agar konsumsi daging merah harus diimbangi dengan konsumsi buah dan sayuran.

Penulis : Aloysia Nindya Paramita
Editor : Thia Destiani

Resep Asem-asem Buncis Tetelan Daging Sapi

Yang berasal dari Jawa Tengah dan sekitarnya, kemungkinan besar tahu masakan bernama sayur asem-asem. Biasanya, yang dijadikan bahan utama adalah tetelan atau daging sapi. Nah pada kesempatan ini, County of Food akan membahas resep masakan tersebut. Sebut saja resep asem-asem buncis tetelan daging sapi. Simak baik-baik penjelasannya supaya hasilnya memuaskan.

Bahan untuk memasak asem-asem buncis tetelan daging sapi:

1. 500 gram tetelan daging sapi, potong dengan bentuk dan ukuran sesuai selera.
2. 150 gram buncis, potong dengan ukuran sesuai selera.
3. 2 liter air putih.
4. 4 sendok makan minyak sayur untuk menumis.

Bumbu asem-asem buncis tetelan daging sapi:

1. 5 siung bawang putih, iris tipis.
2. 5 siung bawang merah, iris tipis.
3. 4 buah cabai hijau besar, iris serong.
4. 20 buah cabai rawir utuh.
5. 10 gram asam jawa, larutkan dengan 25 mililiter air hangat.
6. 50 gram gula merah yang sudah disisir.
7. Garam dan lada putih bubuk secukupnya.
8. 2 lembar daun salam.
9. Lengkuas seukuran 2 sentimeter, dimemarkan.

Tips:

1. Sebelum dimasak, balur tetelan daging sapi dengan air jeruk nipis untuk mengurangi bau amis.
2. Jumlah cabai yang digubakan dapat disesuaikan selera.

Cara memasak asem-asem buncis tetelan daging sapi:

1. Panaskan minyak sayur untuk menumis.
2. Tumis bawang putih, bawang merah, daun salam, lengkuas, dan cabai sampai harum.
3. Masukkan tetelan daging sapi, tumis sampai berubah warna.
4. Tuangkan air putih dan larutan asam jawa, masak sambil diaduk sampai mendidih, kecilkan api kompornya.
5. Masukkan buncis dan semua bahan serya bumbu yang belum digunakan, masak sambil diaduk sampai matang, angkat.
6. Pindah ke wadah saji, asem-asem buncis tetelan daging sapi siap dinikmati.

Resep asem-asem buncis tetelan daging sapi ini cukup untuk 8 porsi.

sumber : countryfood.blogspot.co.id

Resep Sederhana Membuat Masakan Tumis Paprika Daging Sapi Yang Lezat Dan Nikmat

.

Bahan – Bahan :

300 gr daging sapi jeroan, irislah tipis ( yang sudah dicuci bersih ), dan direbus dalam air mendidih, dan digoreng 1/2 matang
4 siung bawang putih, haluskan
1/2 buah bawang bombay, potong sesuai sama selera
1 buah paprika hijau, potong sesuai sama selera
1 buah paprika merah, potong sesuai sama selera
75 ml air matang
Minyak goreng seperlunya

Bumbu – Bumbu Kuah :

4 sdm kecap manis
1 sdm kecap asin
1 sdm saus tiram
1 sdm saus tomat
1 sdm gula pasir
1 sdt garam
nanas muda diparut
1/2 sdt merica bubuk

Langkah – Langkah Membuat Masakan Tumisan Paprika Daging Sapi Yang Lezat Dan Nikmat :

Pertama, anda campurkan semua bumbu kuah, aduk – aduk rata, lalu anda Masukkan daging sapi jeroan kedalam bumbu kuah aduk – aduk rata, kemudian remas-remas, lalu diamkan kurang lebih selama 15 menit.

Selanjutnya anda nyalahkan kompor, panaskan minyak dalam wajan, lalu tumis bawang bombay serta bawang putih sampai tercium aroma harum dan layu.
Kemudian, anda Masukkan daging sapi jeroan serta bumbu kuah, selanjutnya anda tuangkan air matang dan masak sampai daging empuk dan matang.

Terakhir masukkan paprika, lalu lalu aduk-aduk, bolak balik sampai rata, dan bumbu meresap sempurna,lalu angkat, dan tiriskan.

Tumis Paprika daging sapi siap untuk dinikmati bersama nasi hangat.

Selamat Mencoba

Sumber : wahanaberita.com

5 Menu Olahan Daging Sapi Ini Bisa Jadi Inspirasi Saat Idul Adha, Mudah dan Dijamin Enak!

5 Menu Olahan Daging Sapi Ini Bisa Jadi Inspirasi Saat Idul Adha, Mudah dan Dijamin Enak!

Perayaan hari raya Idul Adha di Indonesia lazimnya tersedia berbagai kuliner di rumah.

Menikmati lezatnya daging sapi di rumah bersama orang tercinta.
Pernahkah Anda merasa bosan dengan menu daging sapi yang itu-itu saja setiap tahunnya?

Kali ini, buatlah menu berbahan dasar daging sapi yang sedikit berbeda.
Tak usah yang susah-susah, beberapa menu berikut ini bisa dibuat dalam waktu singkat.

Bahan yang diperlukan untuk membuatnya pun tak begitu banyak.
Berikut ini adalah beberapa ide menu daging sapi yang cocok untuk Anda sekeluarga.

1. Bola daging

Menu ini berbeda dengan bakso, sebab bola daging tidak memakai campuran tepung sama sekali.
Cincang daging sapi hingga teksturnya sesuai dengan selera Anda.
Tinggal campurkan kocokan telur dan cincangan sapi dengan bumbu seperti lada, buat bulatan lalu masak hingga matang.
Bola daging ini bisa dipadukan dengan berbagai menu seperti sup atau saus kental.
Anak-anak sampai orangtua pun menyukainya.

2. Burger

Cincangan daging sapi juga bisa dibuatkan daging bulat pipih isian burger.
Daging burger atau yang biasa disebut patty ini tinggal dipadukan dengan keju lembaran, selada, tomat, dan roti bun burger.
Jika ingin lebih bergizi, bisa juga ditambahkan jamur bersaus kental.

Jangan lupa saus dan mayonnaise untuk menambah selera.

3. Macaroni Schotel

Menu yang satu ini cocok jika Anda ingin menghindari makanan yang digoreng.
Membuat macaroni schotel sangat mudah dan tak memerlukan banyak waktu.
Bahan utamanya cuma memerlukan makaroni, susu, daging sapi cincang, dan bumbu seperti lada dan mentega.
Macaroni schotel juga bisa dibuat dengan cara dikukus dan dipanggang.
Tambahkan parutan keju diatasnya agar tambah nikmat.

4. Nasi Kebuli

Makanan khas Timur Tengah ini juga banyak menjadi favorit orang Indonesia.
Membuatnya cukup mudah, dan rasanya enak karena rasanya gurih.
Jika ingin sesuatu yang baru, boleh juga mengganti santan dengan susu putih.
Bumbu seperti kapulaga, kayumanis, dan pala bubuk semakin membuat nasi kebuli semakin enak.

5. Sapi Lada Hitam

Berbeda dengan lada putih, lada hitam cenderung lebih pedas dan memberikan efek hangat di tenggorokan dan perut.

Rempah ini cocok jika dipadukan dengan daging seperti daging sapi.
Rasa yang dihasilkan pun tidak eneg.
Membuatnya pun mudah.

Potongan daging sapi dicampurkan dengan potongan paprika dan bombay.
Bumbunya pun hanya bawang putih, lada hitam, garam, dan kecap manis.
Sapi lada hitam semakin enak jika dinikmati bersama nasi panas.

(Tania Natalin)

Enam Perbedaan Daging Sapi Lokal Dan Daging Sapi Import

.

Pemerintah berusaha keras untuk menekan harga daging sapi yang selama ini dipasaran saat awal Ramadhan masih bertengger Rp 125.000 perkilo dan target Pemerintah menjadi Rp 80,000 perkilo. Berbagai cara dilakukan, salah satunya adalah mendatangkan daging impor dari Australia dan New Zealand.

Selama ini daging sapi lokal dikenal dengan daging segar (fresh), sedangkan daging impor dikenal dengan daging beku (frozen). Berikut ada enam perbedaan daru dua jenis daging tersebut:

Pertama:
Daging Sapi Lokal/Fresh tidak mengandung Es atau cairan, karena sapinya baru dipotong di Rumah pemotongan hewan, sedang daging sapi impor/frozen mengandung es atau cairan, karena dibekukan dari negara pengimpor.

Kedua:
Daging Sapi Lokal/Fresh selesai di potong tetap utuh perbagian daging dan tidak ada cair dan tidak menyusut sebab dalam tubuh sapi tidak mengandung cairan seperti air, sedang Daging sapi impor/frozen di potong sesuai potongan yang diinginkan atau tidak utuh dalam kondisi beku, kemudian mencair dan menyusut saat dimasak.

Ketiga:
Daging Sapi lokal/Fresh tidak mengandung lemak (Fat), sebab sapinya banyak memakan serat (rumput), kemudian sapi setelah dipotong dan dijual di pasar biasanya pembeli minta dibersihkan lemaknya (bila ada) dan dikenal dengan daging tetelan.

Daging sapi impor/frozen banyak mengandung lemak (fat), karena saat pemotongan di negeri asalnya, lemak yang menempel di tubuh sapi setelah dikuliti, sengaja tidak dibersihkan (tetap menempel) dan dipotong-potong sesuai dengan ukuran yang diinginkan.

Keempat:
Daging sapi lokal/fresh memiliki aroma yang khas daging sapi yaitu sedap, gurih dan warnanya merah. Sedang daging sapi impor/frozen memiliki aroma yang kurang sedap, tidak gurih dan pucat warnanya.

Kelima:
Sebagian besar masyarakat yang berbelanja di pasar lebih memilih daging sapi lokal/fresh, karena tidak ada lemak. Untuk daging sapi impor/frozen banyak dikonsumsi untuk industri daging olehan seperti bakso, sosis karena selain harganya lebih murah juga bila selesai diproses menjadi bakso dan sosis maka lemaknya tidak kelihatan lagi.

Keenam:
Daging sapi lokal/fresh bila dipajang (digantungkan) dikios daging sapi dipasar tradisional seharian masih kelihatan segar, dan dimasukkan kedalam ruang pendingin (frizer) masih tetap segar.

Daging sapi impor/beku bila digantungkan akan menetes airnya (seperti daging sapi gelonggongan) dan beberapa jam setelah dicairkan akan mengalami perubahan warna.

sumber : sapibagus.com

Mengolah Daging Sapi Dengan Benar

Daging sapi adalah salah satu sumber protein terbaik dan beberapa nutrisi penting lainnya. Namun daging sapi juga bisa menjadi sumber lemak dan kolesterol jahat.

Daging sapi merupakan sumber vitamin B dan mineral seperti zinc, fosfor, dan zat besi yang baik dan penting untuk tubuh. Selain itu, dalam 100 gram daging sapi terkandung sekitar 15 gram lemak (jenuh, tak jenuh tunggal, dan tak jenuh rantai ganda) dan 26 gram protein. Protein dari daging sapi dibutuhkan untuk pertumbuhan, perkembangan, dan pembentukan tubuh. Namun jika berlebihan, tentu juga tidak baik.

mengolah daging sapi dengan benar - alodokter

Jika sering mengonsumsi daging sapi, tidak hanya kadar protein dalam tubuh yang meningkat, tetapi juga lemak. Tingginya kadar lemak dalam tubuh berarti risiko berat badan naik atau mengalami obesitas juga meningkat. Makanan yang mengandung lemak jenuh, lemak trans, dan kolesterol mampu meningkatkan kolesterol jahat LDL. Akibatnya, risiko terserang penyakit jantung pun semakin meningkat. Selain itu, makan daging merah seperti daging sapi diduga dapat meningkatkan risiko kanker usus, paru-paru, kerongkongan, lambung, pankreas, dan endometrium.

Jika Anda suka makan daging sapi, disarankan untuk memilih bagian yng lemaknya sedikit seperti paha belakang, paha depan, has luar, atau pinggang. Anda juga bisa membuang lemak daging terlebih dahulu sebelum dimasak, terutama jika ingin membuat sup. Selain itu, hindari daging olahan seperti daging asap, hot dog, atau sosis.

Jika ingin memasak daging sapi, disarankan untuk memanggangnya atau merebusnya, bukan menggoreng. Jika digoreng, minyak sayur yang digunakan juga akan memengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh. Namun jika memang ingin menggoreng daging sapi, gunakan minyak yang sehat bagi jantung seperti minyak bunga matahari, minyak kedelai, atau minyak zaitun.

Pastikan juga untuk memakan sayuran berserat yang dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol setelah mengonsumsi daging sapi. Dan jangan lupa untuk memasak daging sapi dalam penggorengan, oven, atau air bersuhu setidaknya 71°Celcius untuk membunuh bakteri.

Selain cara memasak, cara menyimpan daging sapi juga harus diperhatikan. Taruh daging sapi di kulkas bersuhu 1°Celcius atau di freezer bersuhu -18°Celcius segera setelah membelinya. Hal ini guna menjaga daging tetap segar, mempertahankan nutrisi, dan memperpanjang umur simpan makanan.

Jika disimpan di kulkas, daging sapi mentah sebaiknya hanya disimpan selama satu atau dua hari sedangkan daging sapi masak dapat bertahan selama tiga hingga empat hari. Apabila disimpan dalam freezer, daging sapi mentah bisa bertahan hingga tiga atau empat bulan, sedangkan daging sapi matang dua hingga enam bulan.

Jika menyimpan daging sapi selama lebih dari dua minggu, bungkus atau masukkan daging dengan kertas alumunium foil, kertas pembeku, atau tas pembeku. Jika ingin mencairkan daging sapi yang beku, taruh dalam lemari es untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

sumber : alodokter.com

Hati Sapi Masak Pedas

.

Bahan-bahan

1/4 kg hati sapi
3 siung bwg putih
10 cabe rawit keriting
3 cabe rawit
1 buah tomat
daun jeruk
daun salam
garam
penyedap
secukupnya air

Langkah

– Hati sapi aku potong dadu dulu sebelum di rebus (krna biar cepet matengnya dan matengnya rata)
– Rebus hati sapi dengan daun jeruk dan daun salam agar baunya hilang, matang tiriskan
– Semua bahan diatas haluskan, kemudian tumis bumbu halusnya, masukan hati sapi, tambahkan air, garam + penyedap, aduk rata, tunggu sampai airnya menyusut. angkat dan sajikan

sumber : cookpad.com

Ini Perbandingan Harga Daging Sapi Di 6 Negara Asia

088580600_1453715782-20160125-Harga-Daging-Sapi-Tembus-Rp130ribu-Perkilogram-Antonius-1

Menjelang Idul Adha, daging sapi menjadi salah satu komoditas yang banyak dicari orang. Tak heran apabila harga komoditas satu ini sering kali melonjak apabila di beberapa kesempatan tertentu.

Tak hanya menjelang Idul Adha, beberapa faktor lain ternyata bisa mempengaruhi harga daging sapi. Hal tersebut juga berimbas pada harga daging di beberapa negara di Asia.

Dalam laporan Ross Ainsworth’s SE Asia Report, seperti mengutip laman beefcentral.com, dicatat perkembangan harga daging sapi di beberapa negara di Asia pada bulan Juli 2016. Berikut ulasannya, Sabtu (3/9/2016).

1. Indonesia
Harga ternak potong: Rp 42.886/kg

Harga ternak potong di daerah Jawa menanjak sedikit ke level 4,43 dolar Australia atau setara dengan Rp 42.886. Hal ini dipengaruhi akhir sesi Lebaran di akhir Juli. Perombakan kabinet yang baru diberlakukan beberapa waktu yang lalu juga berpengaruh pada perkembangan harga daging.

Menurut laporan, pemerintah berencana untuk berfokus pada peningkatan suplai daging yang selama dua hingga tiga tahun terakhir dibatasi. Di pasar, harga daging potong di beberapa wilayah di Indonesia berkisar di angka Rp 130.000 selama musim Lebaran.

2. Vietnam
Harga ternak potong: Rp 40.504/kg

Harga daging di negara ini cenderung stabil, meski warga Vietnam memperingati hari besar di bulan Juli. Hari besar ini mengakibatkan konsumsi daging turun dari biasanya. Satu fakta menarik tentang Vietnam adalah walau negara ini mampu menjadi pengimpor daging kerbau terbesar di dunia, pengonsumsi daging di sana hanya sebesar 5-10 persen saja.

3. Thailand
Harga ternak potong: Rp 35.540/kg

Harga ternak lokal Thailand selama Juli lebih rendah karena kemudahan penjualan di wilayah perbatasan Vietnam. Di bidang peternakan, pemerintah Vietnam terus meningkatkan upaya untuk mengetes zat penambah nutrisi pakan yang baik bagi hewan ternak.

4. Malaysia
Harga ternak potong: Rp 37.128/kg

Harga ringgit yang meningkat menjadi penyebab harga daging di Malaysia meningkat pada Juli. Harga daging potong meningkat dari 17,5 ringgit Malaysia menjadi 17,8 ringgit Malaysia.

5. Filipina
Harga ternak potong: Rp 27.797/kg

Peningkatan harga terjadi akibat pelemahan mata uang lokal terhadap dolar Australia. Harga ternak potong meningkat ke angka 95 Filipina peso atau setara dengan Rp 27.797/kg. Harga daging potong juga mengalami peningkatan yang sama.

6. Tiongkok
Harga ternak potong: Rp 45.170/kg

Kenaikan harga daging yang terjadi di Australia mendorong kenaikan harga daging di Tiongkok. Harga ternak potong di negara ini mencapai 4,55 dolar Australia atau Rp 45.170 per kilogram. Harga daging potong impor asal Australia dijual 108 yen Tiongkok atau Rp 212.671/kg.

(Vna/Nrm)

9 Alasan Manfaat Dan Khasiat Cumi-Cumi Bagi Kesehatan

.

Jangan remehkan Khasiat Seafood yang satu ini ternyata dibalik tekstur dagingnya yang kenyal dan manis. Di dalam cumi terdapat tinta hitam yang digunakan sebagai pelindung dari serangan musuh.

Tetapi siapa sangka kalau ternyata tinta hitam yang sering dibuang ini mempunyai khasiat yang dahsyat dan lebih untuk kesehatan. Meskipun sedikit merusak tampilan masakan, namun tinta berwarna hitam ini perlu dikonsumsi. tinta cumi bersifat anti-angiogenic yang dapat mencegah pertumbuhan sel-sel tumor. Termasuk mencegah pertumbuhan pembuluh darah baru yang menyebabkan tumor dan sel kanker.

Berikut Adalah 9 Alasan Manfaat Dan Khasiat Cumi-Cumi Bagi Kesehatan :

1. Mengatasi tumor
Seperti yang disebutkan diawal bahwa tinta cumi dapat dimanfaatkan untuk mengatasi tumor. Dengan cara tinta tersebut di injeksikan kepada penderita tumor. Namun ini masih dikaji lebih dalam oleh para pakar mengenai keabsahannya dan dosis yang dibutuhkan untuk mendukung sifat tinta untuk memerangi tumor.

2. Pembentukan sel darah merah
Manfaat seafood juga hadir dalam cumi-cumi sangat kaya akan mineral dan nutrisi. Jika kembali cepat atas aborsi termasuk protein, vitamin, dan Omega3 yang khas dari kandungan gizi hewan laut. Bahkan informasi terbaru yang ditemukan kadar tembaga dalam cumi-cumi elemen body diketahui bahwa sangat baik untuk pembentukan sel darah merah.

Sel darah merah sangat bermanfaat bagi tubuh manusia, hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah memiliki peran penting dalam transportasi oksigen ke seluruh organ tubuh, sehingga cukup penting untuk mencegah penyakit jantung koroner, stroke.

3. Mengoptimalkan Sel Darah Putih
Penelitian yang dilakukan baru-baru ini ditemukan ada zat khusus dalam tinta yang membuatnya istimewa. Setelah diuji tinta cumi-cumi juga mengaktifkan sel-sel darah putih yang baik untuk memerangi kuman dalam tubuh manusia.

4. Dapat Menurunkan Kandungan Kolesterol Dalam Darah
Kadar lemak pada daging cumi relatif rendah, yaitu 7,5 g/100 g bahan, masing-masing terdiri 1,9 g asam lemak jenuh; 2,7 g asam lemak tidak jenuh tunggal; serta 2,1 g asam lemak tidak jenuh ganda. Termasuk ke dalam asam lemak tidak jenuh ganda adalah omega 3 yang dapat menurunkan kandungan kolesterol dalam darah.

5. Menambah nafsu makan
Kandungan mineral dalam cumi-cumi ini mampu menyehatkan sistem pencernaan manusia seperti lambung hingga usus. Kandungan ini termasuk zat riboflavin dan zat niasin yang sangat di butuhkan tubuh.

6. Memperkuat tulang
Coba anda lihat tabel kandungan gizi cumi-cumi diatas. 100 gram cumi-cumi mengandung 270 mg, dan 2,7 mg zat besi. Kandungan tersebut sama halnya telah memenuhi kebutuhan gizi harian anda sebesar 17% fosfor, 8% seng dan 10 % magnesium dari total kebutuhan harian anda.

7. Untuk Obat Kanker
Ternyata zat yang terdapat dalam cumi-cumi bermanfaat untuk melawan kanker pada manusia. Penelitian ini diakui harus dilanjutkan sehingga hasilnya dapat lebih valid. Selain itu, mungkin ada manfaat lain selain sebagai obat melawan tumor. Namun yang pasti, bahan yang biasa dibuang dan tidak dikonsumsi oleh manusia ternyata memiliki manfaat bagi dunia kedokteran.

8. kesehatan bagi jantung
Para ahli mengungkapkan cumi-cumi adalah sumber makanan laut yang kaya protein, omega-3, tembaga, seng, vitamin B dan yodium. Kandungan tembaga dalam kebaikan cumi untuk penyerapan tubuh, penyimpanan dan metabolisme besi dan pembentukan sel darah merah. Namun, Anda harus menghindari konsumsi cumi dengan cara digoreng.

9. Menghilangkan bekas cacar
Dampak setelah mengalami cacar terdapat adanya bekas di kulit. Bekas kulit tersebut cukup mempengaruhi penampilan kita, apalagi jika bekasnya di wajah. cara memanfaatkan cumi :

Jemur cumi-cumi tersebut hingga kering dan bersih

Setelah itu cumi-cumi yang kering tersebut ditumbuk

ayak tumbukan cumi sehingga di dapat serbuk yang sangat halus

Serbuk itulah yang selanjutnya dijadikan untuk obat untuk mengatasi bekas cacar.

Demikian Penjabaran Tentang 9 Alasan Manfaat Dan Khasiat Cumi-Cumi Bagi Kesehatan Semoga Bermanfaat Bagi Para Pembaca SeputarIkan.Com Aminnn

Bikin Bakpao Isi Daging Sapi Dengan Resep Mudah !

.

Bakpao manis dengan isian cokelat sudah menghangatkan sore Anda. Hmmm, bagaimana jika sekarang kita bikin Bakpao Isi Daging Sapi yang menggugah selera? Tidak sesulit yang Anda bayangkan kok cara membuatnya. Yuk, siapkan bahan – bahannya dan mulai berkreasi di dapur kesayangan untuk menyajikan santapan lezat bagi keluarga.

Bahan – Bahan Bakpao Daging Sapi :

– 300 gram tepung terigu protein rendah
– 100 gram gula halus
– 60 gram tepung maizena
– 30 gram mentega putih
– 2 sdt ragi instan
– 1/2 sdt garam
– 175 ml air es

Bahan – Bahan Isi Bakpao Daging Sapi :

– 200 gram daging giling
– 2 butir bawang merah, haluskan
– 1/4 sdt gula pasir
– 1 batang daun bawang, iris halus
– 1/2 sdt garam
– 1/4 sdt merica bubuk

Cara membuat Bakpao Isi Daging Sapi :

1. Dalam resep Bakpao Isi Daging Sapi, buatlah kulit bakpao terlebih dahulu. Campurkan tepung terigu dan tepung maizena, baking powder, ragi instant dan gula halus.
2. Setelah rata, tuangkan secara perlahan air es sambil diuleni hingga menjadi adonan yang kalis atau tidak lengket.
3. Langkah selanjutnya, masukan mentega putih dan garam. Uleni kembali adonan hingga elastis. Sisihkan dan diamkan kurang kebih selama 30 menit.
4. Bagi adonan dengan masing – masing berat 30 gram. Bulatkan setiap adonan yang sudah dibagi. Diamkan kembali selama 10 menit.
5. Nah, selagi menunggu. Anda bisa menyiapkan adonan isiannya. Campur semua bahan isi dan aduk hingga tercampur rata.
6. Ambil satu bulatan adonan, pipihkan dan isi dengan adonan isian. Bentuk bulat lagi. Letakkan di atas kertas bakpao dan diamkan selama 30 menit hingga mengembang.
7. Kukus Bakpao Isi Daging Sapi kurang lebih selama 10 menit.

Dan, Bakpao Isi Daging Sapi pun siap dinikmati bersana dengan minnuman hangat. Bsa untuk menu sarapan, maupun cemilan di sore hari. Nah, jika mau anda bisa menumis adonan isian terlebih dahulu sebeum dimasukkan dalam adonan bakpao. Dengan cara ini, rasa daging dalam bakpao semakin lezat. Selamat mencoba.

sumber : breaktime.co.id