Ini Perbandingan Harga Daging Sapi Di 6 Negara Asia

088580600_1453715782-20160125-Harga-Daging-Sapi-Tembus-Rp130ribu-Perkilogram-Antonius-1

Menjelang Idul Adha, daging sapi menjadi salah satu komoditas yang banyak dicari orang. Tak heran apabila harga komoditas satu ini sering kali melonjak apabila di beberapa kesempatan tertentu.

Tak hanya menjelang Idul Adha, beberapa faktor lain ternyata bisa mempengaruhi harga daging sapi. Hal tersebut juga berimbas pada harga daging di beberapa negara di Asia.

Dalam laporan Ross Ainsworth’s SE Asia Report, seperti mengutip laman beefcentral.com, dicatat perkembangan harga daging sapi di beberapa negara di Asia pada bulan Juli 2016. Berikut ulasannya, Sabtu (3/9/2016).

1. Indonesia
Harga ternak potong: Rp 42.886/kg

Harga ternak potong di daerah Jawa menanjak sedikit ke level 4,43 dolar Australia atau setara dengan Rp 42.886. Hal ini dipengaruhi akhir sesi Lebaran di akhir Juli. Perombakan kabinet yang baru diberlakukan beberapa waktu yang lalu juga berpengaruh pada perkembangan harga daging.

Menurut laporan, pemerintah berencana untuk berfokus pada peningkatan suplai daging yang selama dua hingga tiga tahun terakhir dibatasi. Di pasar, harga daging potong di beberapa wilayah di Indonesia berkisar di angka Rp 130.000 selama musim Lebaran.

2. Vietnam
Harga ternak potong: Rp 40.504/kg

Harga daging di negara ini cenderung stabil, meski warga Vietnam memperingati hari besar di bulan Juli. Hari besar ini mengakibatkan konsumsi daging turun dari biasanya. Satu fakta menarik tentang Vietnam adalah walau negara ini mampu menjadi pengimpor daging kerbau terbesar di dunia, pengonsumsi daging di sana hanya sebesar 5-10 persen saja.

3. Thailand
Harga ternak potong: Rp 35.540/kg

Harga ternak lokal Thailand selama Juli lebih rendah karena kemudahan penjualan di wilayah perbatasan Vietnam. Di bidang peternakan, pemerintah Vietnam terus meningkatkan upaya untuk mengetes zat penambah nutrisi pakan yang baik bagi hewan ternak.

4. Malaysia
Harga ternak potong: Rp 37.128/kg

Harga ringgit yang meningkat menjadi penyebab harga daging di Malaysia meningkat pada Juli. Harga daging potong meningkat dari 17,5 ringgit Malaysia menjadi 17,8 ringgit Malaysia.

5. Filipina
Harga ternak potong: Rp 27.797/kg

Peningkatan harga terjadi akibat pelemahan mata uang lokal terhadap dolar Australia. Harga ternak potong meningkat ke angka 95 Filipina peso atau setara dengan Rp 27.797/kg. Harga daging potong juga mengalami peningkatan yang sama.

6. Tiongkok
Harga ternak potong: Rp 45.170/kg

Kenaikan harga daging yang terjadi di Australia mendorong kenaikan harga daging di Tiongkok. Harga ternak potong di negara ini mencapai 4,55 dolar Australia atau Rp 45.170 per kilogram. Harga daging potong impor asal Australia dijual 108 yen Tiongkok atau Rp 212.671/kg.

(Vna/Nrm)

%d bloggers like this: