Archive for the ‘Tips’ Category

Tips Mengolah Babat Sapi Agar Empuk dan Tak Bau

Selamat siang.. tetap semangat menjalani aktivitas  Membuat olahan dari babad sapi sepertinya cocok untuk menemani akhir pekan bersama keluarga tercinta  Soto babat, nasi goreng babat, dan babat gongso adalah beberapa jenis olahan babat sapi yang banyak digemari. Tapi mungkin tak banyak yang tahu bahwa ada proses panjang untuk membuat bahan makanan yang sebelumnya dianggap menjijikkan tersebut menjadi sajian yang menggoyang lidah.

Mengolah jeroan sapi, termasuk babat, memang gampang-gampang susah. Harus diperhatikan benar proses pembersihannya agar babat sapi lebih menarik dipandang mata dan baunya tidak menyengat. Tantangan lainnya adalah bagaimana mengempukkan babat yang teksturnya cenderung alot dan membuat bumbu lebih meresap ke dalamnya.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengolah babat sapi :

1. Pemilihan jenis babat. Babat yang bermotif seperti sarang lebah konon bisa lebih mudah menyerap bumbu karena polanya seperti spons. Sementara yang bisa cepat empuk adalah babat omasum yang berlapis-lapis seperti lembaran buku dan permukaannya mirip handuk.
2.Membersihkan babat. Babat yang belum dibersihkan biasanya berwarna hijau kusam, abu-abu, atau hitam. Untuk itu anda perlu membuang isi perutnya dan membilasnya sampai benar-benar bersih. Rebus babat dalam air mendidih, kemudian sikat/kerik babat sampai bersih di air mengalir. Buang pula lapisan bagian dalamnya. Rendam babat yang sudah dikerik di dalam air kapur sirih sambil diremas-remas sampai baunya hilang, kemudian bilas lagi dengan air. Bila baunya masih tajam, bisa direndam lagi dalam air jeruk nipis, lalu bilas. Agar tidak terlalu repot, carilah babat yang warnanya lebih cerah karena biasanya sudah dibersihkan dari isi perutnya. Babat yang berwarna putih bersih kemungkinan direndam dalam klorin untuk membunuh kuman. Karena itu, perlu pembilasan beberapa kali supaya bau klorinnya hilang.
3. Agar babat empuk dan tidak bau. Rebus babat dalam air mendidih bersama daun salam, lengkuas, serai, jahe, atau daun jeruk hingga empuk. Rempah daun tersebut juga berfungsi mengurangi aroma tidak sedap dari babat. Jenis babat, seperti dijelaskan sebelumnya, bisa turut mempengaruhi lama perebusan dan tingkat keempukan. Bila ingin menyingkat waktu, babat bisa direbus di dalam panci bertekanan selama ± 30 menit. Buang air rebusan babat, jangan gunakan untuk memasak karena baunya tidak sedap. Semoga bermanfaat  Sumber :http://www.kabarkuliner.com

Jika Anda membutuhkan pasokan babat sapi dalam jumlah kecil/besar, silahkan hubungi Mitra Boga Tama

Mitra Boga Tama, Produsen, supplier, dan distributor berbagai jenis daging sapi lokal – impor, ayam, dan berbagai jenis sumber protein hewani lainnya dalam keadaan frozen yang dikemas secara rapih, ekonomis, dan higienish. Kami melayani pembelian skala kecil, menengah, maupun besar dengan pelayanan terbaik dan harga yang terjangkau, selain itu kami menyediakan pesan antar kerumah pembeli ( sesuai ketentuan ) dan untuk potongan daging dapat kami sesuaikan sesuai spesifikasi keinginan pembeli.

Nah menarik sekali bukan jika order daging sapi / ayam / sumber protein hewani lainnya pada kami. Untuk informasi lebih lanjut dan untuk pemesanan dapat hubungi kami :

Mitra Boga Tama :
Phone  : 0811178631
Telpon : (021)5850528
Email   : mitrabogatama@gmail.com

Tips Mengolah Babat Sapi Agar Empuk dan Tak Bau

Selamat siang.. tetap semangat menjalani aktivitas 🙂 Membuat olahan dari babad sapi sepertinya cocok untuk menemani akhir pekan bersama keluarga tercinta 🙂 Soto babat, nasi goreng babat, dan babat gongso adalah beberapa jenis olahan babat sapi yang banyak digemari. Tapi mungkin tak banyak yang tahu bahwa ada proses panjang untuk membuat bahan makanan yang sebelumnya dianggap menjijikkan tersebut menjadi sajian yang menggoyang lidah.

 

Mengolah jeroan sapi, termasuk babat, memang gampang-gampang susah. Harus diperhatikan benar proses pembersihannya agar babat sapi lebih menarik dipandang mata dan baunya tidak menyengat. Tantangan lainnya adalah bagaimana mengempukkan babat yang teksturnya cenderung alot dan membuat bumbu lebih meresap ke dalamnya.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengolah babat sapi :

1. Pemilihan jenis babat. Babat yang bermotif seperti sarang lebah konon bisa lebih mudah menyerap bumbu karena polanya seperti spons. Sementara yang bisa cepat empuk adalah babat omasum yang berlapis-lapis seperti lembaran buku dan permukaannya mirip handuk.
2.Membersihkan babat. Babat yang belum dibersihkan biasanya berwarna hijau kusam, abu-abu, atau hitam. Untuk itu anda perlu membuang isi perutnya dan membilasnya sampai benar-benar bersih. Rebus babat dalam air mendidih, kemudian sikat/kerik babat sampai bersih di air mengalir. Buang pula lapisan bagian dalamnya. Rendam babat yang sudah dikerik di dalam air kapur sirih sambil diremas-remas sampai baunya hilang, kemudian bilas lagi dengan air. Bila baunya masih tajam, bisa direndam lagi dalam air jeruk nipis, lalu bilas. Agar tidak terlalu repot, carilah babat yang warnanya lebih cerah karena biasanya sudah dibersihkan dari isi perutnya. Babat yang berwarna putih bersih kemungkinan direndam dalam klorin untuk membunuh kuman. Karena itu, perlu pembilasan beberapa kali supaya bau klorinnya hilang.
3. Agar babat empuk dan tidak bau. Rebus babat dalam air mendidih bersama daun salam, lengkuas, serai, jahe, atau daun jeruk hingga empuk. Rempah daun tersebut juga berfungsi mengurangi aroma tidak sedap dari babat. Jenis babat, seperti dijelaskan sebelumnya, bisa turut mempengaruhi lama perebusan dan tingkat keempukan. Bila ingin menyingkat waktu, babat bisa direbus di dalam panci bertekanan selama ± 30 menit. Buang air rebusan babat, jangan gunakan untuk memasak karena baunya tidak sedap. Semoga bermanfaat 🙂 Sumber : http://www.kabarkuliner.com

Jika Anda membutuhkan pasokan babat sapi dalam jumlah kecil/besar, silahkan hubungi Mitra Boga Tama

Mitra Boga Tama, Produsen, supplier, dan distributor berbagai jenis daging sapi lokal – impor, ayam, dan berbagai jenis sumber protein hewani lainnya dalam keadaan frozen yang dikemas secara rapih, ekonomis, dan higienish. Kami melayani pembelian skala kecil, menengah, maupun besar dengan pelayanan terbaik dan harga yang terjangkau, selain itu kami menyediakan pesan antar kerumah pembeli ( sesuai ketentuan ) dan untuk potongan daging dapat kami sesuaikan sesuai spesifikasi keinginan pembeli.

Nah menarik sekali bukan jika order daging sapi / ayam / sumber protein hewani lainnya pada kami. Untuk informasi lebih lanjut dan untuk pemesanan dapat hubungi kami :

Mitra Boga Tama :
Phone  : 0811178631
Telpon : (021)5850528
Email   : mitrabogatama@gmail.com

Tips Mengolah Babat Sapi Agar Empuk dan Tak Bau

Selamat pagi.. tetap semangat menjalani aktivitas 🙂 Membuat olahan dari babad sapi sepertinya cocok untuk menemani akhir pekan bersama keluarga tercinta 🙂 Soto babat, nasi goreng babat, dan babat gongso adalah beberapa jenis olahan babat sapi yang banyak digemari. Tapi mungkin tak banyak yang tahu bahwa ada proses panjang untuk membuat bahan makanan yang sebelumnya dianggap menjijikkan tersebut menjadi sajian yang menggoyang lidah.

 

Mengolah jeroan sapi, termasuk babat, memang gampang-gampang susah. Harus diperhatikan benar proses pembersihannya agar babat sapi lebih menarik dipandang mata dan baunya tidak menyengat. Tantangan lainnya adalah bagaimana mengempukkan babat yang teksturnya cenderung alot dan membuat bumbu lebih meresap ke dalamnya.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengolah babat sapi :

1. Pemilihan jenis babat. Babat yang bermotif seperti sarang lebah konon bisa lebih mudah menyerap bumbu karena polanya seperti spons. Sementara yang bisa cepat empuk adalah babat omasum yang berlapis-lapis seperti lembaran buku dan permukaannya mirip handuk.
2.Membersihkan babat. Babat yang belum dibersihkan biasanya berwarna hijau kusam, abu-abu, atau hitam. Untuk itu anda perlu membuang isi perutnya dan membilasnya sampai benar-benar bersih. Rebus babat dalam air mendidih, kemudian sikat/kerik babat sampai bersih di air mengalir. Buang pula lapisan bagian dalamnya. Rendam babat yang sudah dikerik di dalam air kapur sirih sambil diremas-remas sampai baunya hilang, kemudian bilas lagi dengan air. Bila baunya masih tajam, bisa direndam lagi dalam air jeruk nipis, lalu bilas. Agar tidak terlalu repot, carilah babat yang warnanya lebih cerah karena biasanya sudah dibersihkan dari isi perutnya. Babat yang berwarna putih bersih kemungkinan direndam dalam klorin untuk membunuh kuman. Karena itu, perlu pembilasan beberapa kali supaya bau klorinnya hilang.
3. Agar babat empuk dan tidak bau. Rebus babat dalam air mendidih bersama daun salam, lengkuas, serai, jahe, atau daun jeruk hingga empuk. Rempah daun tersebut juga berfungsi mengurangi aroma tidak sedap dari babat. Jenis babat, seperti dijelaskan sebelumnya, bisa turut mempengaruhi lama perebusan dan tingkat keempukan. Bila ingin menyingkat waktu, babat bisa direbus di dalam panci bertekanan selama ± 30 menit. Buang air rebusan babat, jangan gunakan untuk memasak karena baunya tidak sedap. Semoga bermanfaat 🙂 Sumber : http://www.kabarkuliner.com

Jika Anda membutuhkan pasokan babat sapi dalam jumlah kecil/besar, silahkan hubungi Mitra Boga Tama

Mitra Boga Tama, Produsen, supplier, dan distributor berbagai jenis daging sapi lokal – impor, ayam, dan berbagai jenis sumber protein hewani lainnya dalam keadaan frozen yang dikemas secara rapih, ekonomis, dan higienish. Kami melayani pembelian skala kecil, menengah, maupun besar dengan pelayanan terbaik dan harga yang terjangkau, selain itu kami menyediakan pesan antar kerumah pembeli ( sesuai ketentuan ) dan untuk potongan daging dapat kami sesuaikan sesuai spesifikasi keinginan pembeli.

Nah menarik sekali bukan jika order daging sapi / ayam / sumber protein hewani lainnya pada kami. Untuk informasi lebih lanjut dan untuk pemesanan dapat hubungi kami :

Mitra Boga Tama :
Phone  : 0811178631
Telpon : (021)5850528
Email   : mitrabogatama@gmail.com

Ini Sebab Ikan Cepat Busuk Meski Disimpan di Kulkas

Pernahkah Anda bertanya mengapa ikan dan makanan laut lainnya lebih cepat membusuk ketimbang daging sapi atau ayam? Padahal Anda telah menyimpannya di lemari pendingin.

 Jawabannya ternyata tersimpan dari enzim yang dikandung ikan itu sendiri. Sel makhluk hidup terdiri dari berbagai enzim yang memicu reaksi kimia yang menjaga hewan tetap hidup.

Ini termasuk reaksi yang memecah sel tua untuk memberi ruang bagi sel baru. Selain itu, hewan dari semua jenis, termasuk manusia, penuh dengan bakteri yang juga membantu memecah bahan kimia tertentu dan menghasilkan zat lainnya. Selama makhluk itu hidup, semua proses biologis mereka bekerja untuk menjaga fungsi tersebut dalam keseimbangan yang rumit.

Fungsi tersebut ternyata tidak berhenti saat hewan dibunuh. Enzim terus menghancurkan sel-sel dan bakteri terus bereproduksi. Untungnya, suhu dingin dapat membuat reaksi kimia melambat. Lemari es memperlambat pertumbuhan bakteri dan aktivitas enzim tersebut. Proses ini membuat Anda dapat memperpanjang waktu pengolahan daging ayam atau sapi tanpa sakit perut.

Ayam dan sapi adalah makhluk berdarah panas, ini membuat daging mereka cocok dengan lemari es dan memperlambat proses biologis mereka. Di sisi lain, ikan adalah makhluk hidup berdarah dingin yang hidup di suhu yang tak jauh berbeda dengan kulkas Anda.

“Beberapa spesies ikan

Arktik atau perairan dalam bahkan menghabiskan sebagian besar hidup mereka di air yang hampir tidak di atas titik beku,” ungkap peneliti Kenji Lopez dari The Food Lab.

Kandungan zat kimia

Pada konsentrasi rendah, baunya tidak terlalu mengganggu. Tapi pada konsentrasi tinggi, baunya bak paduan amonia dan kaustik.

Kerusakan TMAO ke TMA terjadi amat cepat dalam beberapa hari. Ini sebabnya Anda perlu memasak ikan segera setelah Anda membelinya.

Yang harus dilakukan

Jadi jika ikan berbau amis, haruskah membuangnya? Belum tentu.

Menurut The Food and Drug Administration (FDA), ikan terbaik harus memiliki daging yang berwarna cerah dan kenyal, tidak lembek, dan aromanya segar dan ringan, sedikit berbau asin tak apa-apa asal tak berbau amonia. Waktu paling lama yang direkomendasikan adalah dua hari setelah membelinya. Sumber : Liputan6.com

Semoga bermanfaat 🙂

Ingin Bikin Sate? Inilah 4 Cara Mudah Mengempukan Daging Sapi dan Kambing

 

Pada perayaan Idul Adha atau Idul Kurban biasanya stok daging di dapur akan melimpah.

Hanya sayang saat memasak menu makanan berbahaan baku daging, untuk sate maupun menu lain, entah itu sapi maupun kambing, hasilnya tak sesuai harapan. Pasalnya, setelah masak, ternyata daging yang disantap masih keras dan alot. Padahal cara mengempukkan daging tak terlalu rumit.

Berikut ini beberapa cara yang bisa dicoba untuk membuat daging menjadi empuk :

1. Daging yang liat bisa diempukkan dengan membungkusnya memakai daun pepaya. Getah pepaya mengandung papain yang bisa mengempukkan daging. Namun, jangan terlalu banyak memakai getah pepaya, daging akan berantakan dan tidak terasa seperti daging lagi.

2. Selain getah pepaya, daging bisa diempukkan dengan meat tenderizer, pengempuk daging yang dijual di toko-toko dan dipakai sedikit saja.

3. Agar daging atau buntut sapi yang sedang direbus cepat menjadi empuk, berilah segenggam beras pada air rebusan. Bila beras itu hancur bercampur dengan daging atau buntut sapi, berarti daging atau buntut sudah empuk.

4. Atau ambil buah nanas muda, parut lalu ambil airnya. Rendam daging dalam air nanas selama 1 jam. Setelah itu, daging pun akna lebih cepat empuk bila dimasak. Jangan lupa untuk membeli daging yang tanpa lemak karena lebih sehat. Selamat memasak. (*) sumber : http://jateng.tribunnews.com/

 

10 Bahan Perendam Agar Daging Empuk dan Lezat

Salah satu tantangan saat mengolah daging merah seperti daging sapi atau kambing terletak pada cara Anda membuatnya jadi empuk saat dikunyah. Untuk mendapatkan daging yang empuk, biasanya daging harus direbus dalam waktu lama atau dipotong kecil-kecil. Namun, cara ini bisa mengurangi kelembutan teksturnya, dan membuatnya jadi kurang gurih karena jus-nya banyak hilang saat direbus. Agar daging empuk dan tetap terasa lembut, simak triknya.

1. Garam laut
Taburkan garam laut (bukan garam dapur) ke seluruh permukaan daging. Diamkan selama satu jam, baru kemudian diolah. Garam akan membantu menghancurkan ikatan protein yang ada di dalam daging sehingga daging akan terasa lebih empuk.

2. Teh
Teh tak hanya punya berkhasiat untuk kesehatan saja, tapi juga untuk mengempukkan daging. Kandungan tanin di dalamnya berfungsi sebagai pengempuk alami. Buat 1-2 cangkir teh hitam yang pekat, diamkan sampai agak dingin kemudian rendam daging (marinade) dalam air teh beberapa menit.

3. Jus jeruk, cuka, atau wine
Cairan yang memiliki kandungan asam bisa membantu melembutkan otot dan serat daging sekaligus menambah rasa. Gunakan saja jus yang punya kandungan asam tinggi seperti lemon, jeruk nipis, atau nanas. Sedangkan untuk cuka, Anda bisa menggunakan aneka cuka seperti cuka apel, balsamic, atau cuka yang ada di dapur. Jika ingin daging lebih punya rasa yang unik, anggur merah bisa digunakan untuk bahan perendam. Kandungan tanin dalam anggur merah bisa membantu melembutkan daging.

4. Saus tomat
Tomat juga mengandung asam yang cukup tinggi. Maka melumuri daging dengan saus tomat juga bisa membantu membuatnya empuk. Kandungan asam ini juga menjadi alasan utama mengapa tomat dijadikan sebagai saus BBQ dan dioleskan ke atas daging sebelum dibakar.

5. Bir
Seperti halnya wine, bir juga bisa mengempukkan daging sekaligus menambah rasanya. Senyawa tanin dan Alpha Acid dalam bir punya peran penting dalam proses ini. Caranya, rendam saja daging dalam bir selama satu jam.

6. Cola
Mungkin Anda sudah sering mendengar aneka olahan daging yang dimasak dengan campuran cola. Selain menghasilkan rasa yang unik, ternyata cola juga berperan untuk mengempukkan daging. Rendam daging dalam cola (bukan cola diet) minimal 30 menit. Kandungan asam dalam cola menjadi katalis untuk melembutkan otot daging.

7. Jahe
Enzim proteolitik alami yang terkandung dalam jahe berfungsi untuk mengurai ikatan protein dalam daging sehingga jadi lebih empuk. Lumuri daging dengan jahe yang sudah diparut selama beberapa menit sebelum mengolahnya.

8. Kopi
Selain nikmat diminum, kopi juga menjadi bahan pelembut daging alami sekaligus memperkuat rasa daging. Untuk menggunakannya, panaskan satu gelas kopi kental, kemudian dinginkan dan gunakan untuk merendam daging. Rendam selama 24 jam sampai daging empuk baru diolah.

9. Mentega susu dan yogurt
Kedua bahan ini memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi. Produk ini juga mengandung kalsium yang bisa mengaktifkan enzim dalam daging untuk memecah protein.

10. Nanas, kiwi, dan pepaya
Buah-buahan ini mengandung enzim nabati yang mampu melarutkan protein dan jaringan ikat pada daging. Untuk mengempukkan daging, buah-buahan ini bisa dihaluskan atau dipotong tipis. Kemudian gunakan untuk melumuri daging dan diamkan beberapa jam sebelum dimasak. Sumber: kompas

Nah , itu tadi adalah 10 Bahan Perendam Agar Daging Empuk dan Lezat. Dengan begini kamu tak akan mengalami kealotan lagi ketika membuat hidangan buat keluarga tercinta.
Dan untuk mendapatkan Daging sapi yang berkualitas baik ,anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.MBT memiliki jenis produk terlengkap (complete items), kualitas produk dan layanan (qualified products & services), dengan harga terjangkau (reasonable price)

Semoga informasi ini bermanfaat 🙂

Sedang Diet, Jangan Takut Konsumsi Daging Sapi

 

Bagi Anda yang sedang diet tidak perlu menghindari daging sapi. Konon katanya mengkonsumsi daging sapi membuat tekanan darah tinggi, dan bisa menambah berat tubuh Anda. Padahal daging sapi mempunyai nutrisi yang hebat.

Pola makan yang sehat adalah terpenuhinya gizi, berimbang, dan beragam. Dalam piramida makanan sehat, protein menempati posisi keempat dari bawah setelah air putih, kabohidrat, serta vitamin dan mineral. Di atasnya ada makanan berlemak, manis, serta suplemen kalsium dan vitamin.

Artinya, konsumsi sumber protein seperti daging, telur, ikan, kacang-kacangan, susu, yogurt, dan keju sangat penting, meski jumlahnya tidak sebanyak tiga lapisan piramida di bawahnya. Walau demikian, banyak yang takut makan daging karena khawatir gemuk atau tekanan darahnya naik.

Untuk lebih amannya simak tips berikut supaya daging yang kita konsumsi lebih aman untuk dikonsumsi :

  • Saat anda hendak membeli daging pandai-pandailah memilih daging yang masih baik yaitu daging yang masih segar dan baru serta pilihlah daging yang memiliki sedikit kandungan lemaknya.
  • Pilihlah daging yang tidak mengandung lemak, anda bisa minta kepada penjualnya untuk memilihkan daging yang tanpa lemak atau jika anda tidak mau repot anda bisa membelinya di supermarket yang besar biasanya sudah tersedia dengan label tanpa lemak.
  • Jika daging yang anda beli ternyata mengandung lemak, anda bisa membuang bagian daging yang berlemak tersebut dengan pisau yang tajam sebelum anda mengolah dan memasak daging tersebut.
  • Sebaiknya daging direbus atau dipanggang hindari menggoreng daging dengan minyak goreng karena akan meningkatkan kadar lemak serta kolesterol, jika anda ingin menggoreng daging lebih baik menggunakan minyak zaitun memang agak mahal tapi sangat baik untuk mengatasi kolesterol.
  • Daging yang dipanggang biasanya akan mengeluarkan minyak maka anda bisa mengurangi kelebihan minyak tersebut denggan menggunakan tisu minyak supaya kadar minyak dari daging yang dipanggang bisa banyak berkurang.
  • Sebaiknya anda tidak terlalu sering dan berlebihan dalam mengkonsumsi daging merah seperti daging sapi, daging kambing atau daging merah lainnya, dengan anda membatasi mengkonsumsi daging merah berlebih maka bagus juga untuk kesehatan. sumber : http://www.viva.co.id

Semoga bermanfaat 🙂

Trik Masak Kaldu Daging, Perlukah Air Rebusan Pertama Dibuang?

 

Pernah dengar kalau ingin mendapatkan kaldu daging yang bening kita harus merebus daging sebanyak dua kali?

Air rebusan pertama harus dibuang dan air dari rebusan kedua yang akan digunakan.

Lalu, banyak yang bertanya tidakkah kita malah membuang kaldu daging kalau air rebusan pertamanya dibuang?

 Jawabannya adalah tidak, dengan syarat kita tahu cara merebus yang benar. Rebusan pertama harus dilakukan dalam air mendidih, jadi juice tetap terkunci dalam daging dan tidak ada yang terbuang.

Nah, rebusan kedua baru dilakukan dalam air dingin sehingga juicenya akan keluar. Mudah kan?

Dengan penjelasan lengkap di atas, kita tidak perlu lagi bingung antara merebus daging di air dingin atau mendidih.

Kuncinya sesuaikan saja dengan jenis makanan yang dibuat. Mudah dan pasti bisa ditiru setiap orang.

Pilih Air Dingin atau Panas?

Sudah tahu kan kalau segala jenis daging mulai dari ayam, sapi dan kambing punya kaldu atau juice yang jadi sumber kenikmatannya.

Kaldu inilah yang perlu kita pertahankan ketika memasak supaya masakan betul-betul gurih alami.

Sebenarnya, banyak teknik memasak yang bisa kita pelajari untuk membuat kaldu yang nikmat.

Tapi saking banyaknya, orang-orang malah bingung teknik mana yang paling tepat.

Ada yang bilang daging harus direbus di air dingin. Ada juga di air mendidih.

Bingung?

Ternyata merebus daging di air dingin dan air mendidih punya hasil yang berbeda, lo. Jadi, kita harus tahu supaya hasil kaldunya maksimal.

Bedanya Air Dingin dan Air Mendidih
Tahukah kamu, daging akan mengeluarkan efek yang berbeda ketika direbus dengan air dingin atau air mendidih. Yuk, kita cari tahu,

Air Dingin : Pori-pori daging akan terbuka dan juice akan keluar.

Air Mendidih : Pori-pori daging akan terkunci sehingga juice tetap ada dalam daging.

Jadi Mana yang Lebih Baik?

Jadi, kalau ditanya mana yang lebih baik, jawabannya tergantung masakan yang akan dibuat.

Jika ingin membuat sup yang kita makan kuahnya, tentu lebih baik rebus dengan air dingin.

Dengan begitu, pori-porinya akan terbuka, juice akan keluar dan kuah sup bisa sedap maksimal.

Tapi, kalau ingin membuat masakan yang kita makan dagingnya, misalnya empal dan ayam kuning, pastikan memasukkan daging ketika air telah mendidih, ya.

Karena kita ingin daging yang masih juicy dan bukannya kering karena juice nya telah keluar. Sumber : http://www.tribunnews.com
Semoga Bermanfaat 🙂

Tips Mengolah Babat Sapi Agar Empuk dan Tak Bau

Selamat pagi.. tetap semangat menjalani aktivitas 🙂 Membuat olahan dari babad sapi sepertinya cocok untuk menemani akhir pekan bersama keluarga tercinta 🙂 Soto babat, nasi goreng babat, dan babat gongso adalah beberapa jenis olahan babat sapi yang banyak digemari. Tapi mungkin tak banyak yang tahu bahwa ada proses panjang untuk membuat bahan makanan yang sebelumnya dianggap menjijikkan tersebut menjadi sajian yang menggoyang lidah.

 

Mengolah jeroan sapi, termasuk babat, memang gampang-gampang susah. Harus diperhatikan benar proses pembersihannya agar babat sapi lebih menarik dipandang mata dan baunya tidak menyengat. Tantangan lainnya adalah bagaimana mengempukkan babat yang teksturnya cenderung alot dan membuat bumbu lebih meresap ke dalamnya.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengolah babat sapi :

1. Pemilihan jenis babat. Babat yang bermotif seperti sarang lebah konon bisa lebih mudah menyerap bumbu karena polanya seperti spons. Sementara yang bisa cepat empuk adalah babat omasum yang berlapis-lapis seperti lembaran buku dan permukaannya mirip handuk.
2.Membersihkan babat. Babat yang belum dibersihkan biasanya berwarna hijau kusam, abu-abu, atau hitam. Untuk itu anda perlu membuang isi perutnya dan membilasnya sampai benar-benar bersih. Rebus babat dalam air mendidih, kemudian sikat/kerik babat sampai bersih di air mengalir. Buang pula lapisan bagian dalamnya. Rendam babat yang sudah dikerik di dalam air kapur sirih sambil diremas-remas sampai baunya hilang, kemudian bilas lagi dengan air. Bila baunya masih tajam, bisa direndam lagi dalam air jeruk nipis, lalu bilas. Agar tidak terlalu repot, carilah babat yang warnanya lebih cerah karena biasanya sudah dibersihkan dari isi perutnya. Babat yang berwarna putih bersih kemungkinan direndam dalam klorin untuk membunuh kuman. Karena itu, perlu pembilasan beberapa kali supaya bau klorinnya hilang.
3. Agar babat empuk dan tidak bau. Rebus babat dalam air mendidih bersama daun salam, lengkuas, serai, jahe, atau daun jeruk hingga empuk. Rempah daun tersebut juga berfungsi mengurangi aroma tidak sedap dari babat. Jenis babat, seperti dijelaskan sebelumnya, bisa turut mempengaruhi lama perebusan dan tingkat keempukan. Bila ingin menyingkat waktu, babat bisa direbus di dalam panci bertekanan selama ± 30 menit. Buang air rebusan babat, jangan gunakan untuk memasak karena baunya tidak sedap. Semoga bermanfaat 🙂 Sumber : http://www.kabarkuliner.com

Jika Anda membutuhkan pasokan babat sapi dalam jumlah kecil/besar, silahkan hubungi Mitra Boga Tama

Mitra Boga Tama, Produsen, supplier, dan distributor berbagai jenis daging sapi lokal – impor, ayam, dan berbagai jenis sumber protein hewani lainnya dalam keadaan frozen yang dikemas secara rapih, ekonomis, dan higienish. Kami melayani pembelian skala kecil, menengah, maupun besar dengan pelayanan terbaik dan harga yang terjangkau, selain itu kami menyediakan pesan antar kerumah pembeli ( sesuai ketentuan ) dan untuk potongan daging dapat kami sesuaikan sesuai spesifikasi keinginan pembeli.

Nah menarik sekali bukan jika order daging sapi / ayam / sumber protein hewani lainnya pada kami. Untuk informasi lebih lanjut dan untuk pemesanan dapat hubungi kami :

Mitra Boga Tama :
Phone  : 0811178631
Telpon : (021)5850528
Email   : mitrabogatama@gmail.com

Cara Menyimpan Daging Sapi di Kulkas

Cara menyimpan daging sapi di kulkas tidaklah sulit. Daging mentah pada dasarnya cukup aman dikonsumsi hanya sampai tiga hari kalau Anda simpan di refrigerator atau kulkas. Namun, bila berencana menyimpannya untuk waktu lama, membekukannya merupakan strategi yang tepat.

Seperti dikutip dari healthline, Kamis (23/8) sebelum membekukannya, masukkan daging mentah yang sudah bersih ke dalam plastik kedap udara, baru dimasukkan ke freezer atau dibekukan. Langkah ini bisa membuat daging awet selama beberapa bulan.

Seberapa lama Anda bisa mengawetkan daging tergantung dari temperatur penyimpanan (kulkas) yang Anda pakai. Namun, pada umumnya tempat penyimpanan (pembekuan) sebaiknya sekitar 0 derajat Fahrenheit atau -17,8 derajat Celsius. Suhu seperti ini dapat mempertahankan kesegaran daging dan gizi di dalamnya. Buatlah refrigerator/ kulkas atau penyimpanan yang Anda miliki berada dalam suhu 34 derajat Fahrenheit atau sekitar 1,1 derajat Celsius.

Sebelum Disimpan

Sebelum menyimpan daging kurban dalam kulkas, ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan. Yuk, kita simak penjelasannya satu per satu di sini.

Jangan Dicuci

Mungkin kita berpikir kalau daging harus dicuci terlebih dahulu sebelum disimpan. Tapi sebaiknya tidak dicuci. Kenapa? Karena kalau dicuci, kuman-kuman bisa masuk ke dalam pori-pori daging. Kualitasnya pun jadi rusak. Lebih baik dicuci kalau pas sudah siap mengolahnya saja.

Daging Dipotong Dulu

Siapkan plastik-plastik kecil, ukuran 1/2 atau 1 kg. Lalu, potong-potong daging terlebih dahulu untuk dimasukkan dalam kantong-kantong plastik tersebut. Plastik yang digunakan yang bening atau transparan, jangan pakai kresek hitam, ya.

Nanti ketika butuh daging untuk dimasak, kita tinggal mengambil potongan sesuai dengan kebutuhan kita dan sisa daging bisa tetap beku dan terjaga kualitasnya. Lebih mudah dan praktis juga, kan?

Simpan dalam Kulkas Selama 4-5 Jam

Sebaiknya memang daging tak langsung dimasukkan dalam freezer. Simpan dulu dagingnya di dalam kulkas yang sejuk selama sekitar 4-5 jam. Nanti kalau sudah dingin, baru dimasukkan dalam freezer.

Tips Tambahan:

Ketika akan mencairkan daging, jangan menggunakan air panas, ya. Letakkan daging beku yang masih terbungkus plastik di bawah air kran. Baru ketika daging sudah empuk, plastik bisa dibuka, dan daging baru dicuci bersih. Setelah ditiriskan, daging siap untuk diolah. sumber :https://www.liputan6.com/

Daging Rendang Empuk Sempurna, Ini Tipsnya

Rendang telah menjadi masakan terenak di dunia sejak beberapa tahun terakhir. Daging adalah salah satu bahan utama rendang yang sangat enak bila teksturnya empuk ketika dimakan.

Sayangnya, jika salah memasak rendang bakal jadi alot dan susah dikunyah. Di artikel berikut ini, Vemale bakal hadirkan tips untuk membuat rendang daging yang empuk dan lezat.

Trik pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan memipihkan daging. Potong-potong daging yang telah dicuci bersih.

Selanjutnya, pipihkan potongan daging tersebut. Hal ini bertujuan supaya daging tidak terlalu tebal sehingga daging menjadi lebih empuk. Caranya sangat mudah, tinggal pukul-pukul dengan alat pemukul daging hingga daging jadi agak pipih, setelah itu olah dengan bumbu rendang andalanmu.

Daging Rendang Empuk Sempurna, Ini Tipsnya

Kamu juga bisa memanfaatkan daun pepaya. Caranya balut daging yang sudah dibumbui dengan daun pepaya selama kurang lebih satu jam. Enzim dalam daun pepaya ini akan membantu daging jadi lebih empuk.

Last but not least adalah dengan menggunakan buah nanas. Kamu tinggal menggunakan nanas yang sudah diparut ataupun diblender.

Pilih nanas muda karena memiliki kandungan enzim bromelin yang ampuh untuk menguraikan serat pada daging sapi sehingga daging menjadi empuk. Baluri saja daging dan diamkan selama kurang lebih 30 menit. Cuci daging sampai bersih dan olah sesuai selera.

Nah, itu tadi tips mudah yang bisa kamu coba Ladies. Semoga bermanfaat ya..

sumber : https://www.liputan6.com/

Daging Rendang Empuk Sempurna, Ini Tipsnya

Rendang telah menjadi masakan terenak di dunia sejak beberapa tahun terakhir. Daging adalah salah satu bahan utama rendang yang sangat enak bila teksturnya empuk ketika dimakan.

Sayangnya, jika salah memasak rendang bakal jadi alot dan susah dikunyah. Di artikel berikut ini, Vemale bakal hadirkan tips untuk membuat rendang daging yang empuk dan lezat.

Trik pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan memipihkan daging. Potong-potong daging yang telah dicuci bersih.

Selanjutnya, pipihkan potongan daging tersebut. Hal ini bertujuan supaya daging tidak terlalu tebal sehingga daging menjadi lebih empuk. Caranya sangat mudah, tinggal pukul-pukul dengan alat pemukul daging hingga daging jadi agak pipih, setelah itu olah dengan bumbu rendang andalanmu.

Daging Rendang Empuk Sempurna, Ini Tipsnya

Kamu juga bisa memanfaatkan daun pepaya. Caranya balut daging yang sudah dibumbui dengan daun pepaya selama kurang lebih satu jam. Enzim dalam daun pepaya ini akan membantu daging jadi lebih empuk.

Last but not least adalah dengan menggunakan buah nanas. Kamu tinggal menggunakan nanas yang sudah diparut ataupun diblender.

Pilih nanas muda karena memiliki kandungan enzim bromelin yang ampuh untuk menguraikan serat pada daging sapi sehingga daging menjadi empuk. Baluri saja daging dan diamkan selama kurang lebih 30 menit. Cuci daging sampai bersih dan olah sesuai selera.

Nah, itu tadi tips mudah yang bisa kamu coba Ladies. Semoga bermanfaat ya..

sumber : https://www.liputan6.com/

Tips & Cara Agar Daging Sapi Cepat Empuk Saat Dimasak

Dagig sirloin

Daging sirloin

Memasak daging sapi kadang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan hasil daging yang empuk. Meski demikian, sebenarnya ada tips bagaimana cara membuat daging sapi cepat empuk. Berikut yang bisa Anda coba lakukan:

Daging yang liat bisa diempukkan dengan membungkusnya memakai daun pepaya. Kandungan zat papain dalam daun pepaya bisa mengempukkan daging. Tapi ingat, jangan terlalu lama membungkus daging menggunakan daun pepaya agar daging tidak berantakan dan tidak terasa seperti daging sapi lagi. Bungkus dan diamkan daging sapi selama sekitar 30 menit.

Selain daun pepaya, bisa juga digunakan buah nanas yang masih muda. Caranya, parut nanas muda kemudian balurkan pada daging sapi. Tunggu selama 1 jam dan daging pun akan lebih cepat empuk saat dimasak.

Menambah segenggam beras pada rebusan daging atau buntut sapi juga bisa membuatnya lebih cepat empuk. Caranya cukup dengan memasukkan segenggam beras pada air rebusan daging. Bila beras itu hancur bercampur dengan daging atau buntut sapi, berarti daging atau buntut sudah empuk.

Bila Anda kurang puas dengan cara-cara mengempukkan daging diatas, Anda bisa mencoba menggunakan meat tenderizer (bubuk pengempuk daging) yang bisa Anda beli di toko. Potong daging sesuai ukuran yang diinginkan. Cuci bersih daging dengan air bersih. Campur 1 sdm (10 gr) pengempuk daging kedalam ¾ gelas air. Aduk rata dan masukkan daging kedalam larutan pengempuk. Diamkan selama 10 menit. Selanjutnya daging boleh dibilas atau langsung di masak.

Nah, setelah Anda melakukan salah satu dari empat cara mengempukkan daging sapi di atas, saatnya sekarang Anda untuk memasak daging proses yang lebih cepat.

Sumber: kabarimbo.com

Sedang Diet, Jangan Takut Konsumsi Daging Sapi

 

Bagi Anda yang sedang diet tidak perlu menghindari daging sapi. Konon katanya mengkonsumsi daging sapi membuat tekanan darah tinggi, dan bisa menambah berat tubuh Anda. Padahal daging sapi mempunyai nutrisi yang hebat.

Pola makan yang sehat adalah terpenuhinya gizi, berimbang, dan beragam. Dalam piramida makanan sehat, protein menempati posisi keempat dari bawah setelah air putih, kabohidrat, serta vitamin dan mineral. Di atasnya ada makanan berlemak, manis, serta suplemen kalsium dan vitamin.

Artinya, konsumsi sumber protein seperti daging, telur, ikan, kacang-kacangan, susu, yogurt, dan keju sangat penting, meski jumlahnya tidak sebanyak tiga lapisan piramida di bawahnya. Walau demikian, banyak yang takut makan daging karena khawatir gemuk atau tekanan darahnya naik.

Untuk lebih amannya simak tips berikut supaya daging yang kita konsumsi lebih aman untuk dikonsumsi :

  • Saat anda hendak membeli daging pandai-pandailah memilih daging yang masih baik yaitu daging yang masih segar dan baru serta pilihlah daging yang memiliki sedikit kandungan lemaknya.
  • Pilihlah daging yang tidak mengandung lemak, anda bisa minta kepada penjualnya untuk memilihkan daging yang tanpa lemak atau jika anda tidak mau repot anda bisa membelinya di supermarket yang besar biasanya sudah tersedia dengan label tanpa lemak.
  • Jika daging yang anda beli ternyata mengandung lemak, anda bisa membuang bagian daging yang berlemak tersebut dengan pisau yang tajam sebelum anda mengolah dan memasak daging tersebut.
  • Sebaiknya daging direbus atau dipanggang hindari menggoreng daging dengan minyak goreng karena akan meningkatkan kadar lemak serta kolesterol, jika anda ingin menggoreng daging lebih baik menggunakan minyak zaitun memang agak mahal tapi sangat baik untuk mengatasi kolesterol.
  • Daging yang dipanggang biasanya akan mengeluarkan minyak maka anda bisa mengurangi kelebihan minyak tersebut denggan menggunakan tisu minyak supaya kadar minyak dari daging yang dipanggang bisa banyak berkurang.
  • Sebaiknya anda tidak terlalu sering dan berlebihan dalam mengkonsumsi daging merah seperti daging sapi, daging kambing atau daging merah lainnya, dengan anda membatasi mengkonsumsi daging merah berlebih maka bagus juga untuk kesehatan. sumber : http://www.viva.co.id

Semoga bermanfaat 🙂

10 Bahan Perendam Agar Daging Empuk dan Lezat

Salah satu tantangan saat mengolah daging merah seperti daging sapi atau kambing terletak pada cara Anda membuatnya jadi empuk saat dikunyah. Untuk mendapatkan daging yang empuk, biasanya daging harus direbus dalam waktu lama atau dipotong kecil-kecil. Namun, cara ini bisa mengurangi kelembutan teksturnya, dan membuatnya jadi kurang gurih karena jus-nya banyak hilang saat direbus. Agar daging empuk dan tetap terasa lembut, simak triknya.

1. Garam laut
Taburkan garam laut (bukan garam dapur) ke seluruh permukaan daging. Diamkan selama satu jam, baru kemudian diolah. Garam akan membantu menghancurkan ikatan protein yang ada di dalam daging sehingga daging akan terasa lebih empuk.

2. Teh
Teh tak hanya punya berkhasiat untuk kesehatan saja, tapi juga untuk mengempukkan daging. Kandungan tanin di dalamnya berfungsi sebagai pengempuk alami. Buat 1-2 cangkir teh hitam yang pekat, diamkan sampai agak dingin kemudian rendam daging (marinade) dalam air teh beberapa menit.

3. Jus jeruk, cuka, atau wine
Cairan yang memiliki kandungan asam bisa membantu melembutkan otot dan serat daging sekaligus menambah rasa. Gunakan saja jus yang punya kandungan asam tinggi seperti lemon, jeruk nipis, atau nanas. Sedangkan untuk cuka, Anda bisa menggunakan aneka cuka seperti cuka apel, balsamic, atau cuka yang ada di dapur. Jika ingin daging lebih punya rasa yang unik, anggur merah bisa digunakan untuk bahan perendam. Kandungan tanin dalam anggur merah bisa membantu melembutkan daging.

4. Saus tomat
Tomat juga mengandung asam yang cukup tinggi. Maka melumuri daging dengan saus tomat juga bisa membantu membuatnya empuk. Kandungan asam ini juga menjadi alasan utama mengapa tomat dijadikan sebagai saus BBQ dan dioleskan ke atas daging sebelum dibakar.

5. Bir
Seperti halnya wine, bir juga bisa mengempukkan daging sekaligus menambah rasanya. Senyawa tanin dan Alpha Acid dalam bir punya peran penting dalam proses ini. Caranya, rendam saja daging dalam bir selama satu jam.

6. Cola
Mungkin Anda sudah sering mendengar aneka olahan daging yang dimasak dengan campuran cola. Selain menghasilkan rasa yang unik, ternyata cola juga berperan untuk mengempukkan daging. Rendam daging dalam cola (bukan cola diet) minimal 30 menit. Kandungan asam dalam cola menjadi katalis untuk melembutkan otot daging.

7. Jahe
Enzim proteolitik alami yang terkandung dalam jahe berfungsi untuk mengurai ikatan protein dalam daging sehingga jadi lebih empuk. Lumuri daging dengan jahe yang sudah diparut selama beberapa menit sebelum mengolahnya.

8. Kopi
Selain nikmat diminum, kopi juga menjadi bahan pelembut daging alami sekaligus memperkuat rasa daging. Untuk menggunakannya, panaskan satu gelas kopi kental, kemudian dinginkan dan gunakan untuk merendam daging. Rendam selama 24 jam sampai daging empuk baru diolah.

9. Mentega susu dan yogurt
Kedua bahan ini memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi. Produk ini juga mengandung kalsium yang bisa mengaktifkan enzim dalam daging untuk memecah protein.

10. Nanas, kiwi, dan pepaya
Buah-buahan ini mengandung enzim nabati yang mampu melarutkan protein dan jaringan ikat pada daging. Untuk mengempukkan daging, buah-buahan ini bisa dihaluskan atau dipotong tipis. Kemudian gunakan untuk melumuri daging dan diamkan beberapa jam sebelum dimasak. Sumber: kompas

Nah , itu tadi adalah 10 Bahan Perendam Agar Daging Empuk dan Lezat. Dengan begini kamu tak akan mengalami kealotan lagi ketika membuat hidangan buat keluarga tercinta.
Dan untuk mendapatkan Daging sapi yang berkualitas baik ,anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.MBT memiliki jenis produk terlengkap (complete items), kualitas produk dan layanan (qualified products & services), dengan harga terjangkau (reasonable price)

Semoga informasi ini bermanfaat 🙂

 

Sedang Diet, Jangan Takut Konsumsi Daging Sapi

 

Bagi Anda yang sedang diet tidak perlu menghindari daging sapi. Konon katanya mengkonsumsi daging sapi membuat tekanan darah tinggi, dan bisa menambah berat tubuh Anda. Padahal daging sapi mempunyai nutrisi yang hebat.

Pola makan yang sehat adalah terpenuhinya gizi, berimbang, dan beragam. Dalam piramida makanan sehat, protein menempati posisi keempat dari bawah setelah air putih, kabohidrat, serta vitamin dan mineral. Di atasnya ada makanan berlemak, manis, serta suplemen kalsium dan vitamin.

Artinya, konsumsi sumber protein seperti daging, telur, ikan, kacang-kacangan, susu, yogurt, dan keju sangat penting, meski jumlahnya tidak sebanyak tiga lapisan piramida di bawahnya. Walau demikian, banyak yang takut makan daging karena khawatir gemuk atau tekanan darahnya naik.

Untuk lebih amannya simak tips berikut supaya daging yang kita konsumsi lebih aman untuk dikonsumsi :

  • Saat anda hendak membeli daging pandai-pandailah memilih daging yang masih baik yaitu daging yang masih segar dan baru serta pilihlah daging yang memiliki sedikit kandungan lemaknya.
  • Pilihlah daging yang tidak mengandung lemak, anda bisa minta kepada penjualnya untuk memilihkan daging yang tanpa lemak atau jika anda tidak mau repot anda bisa membelinya di supermarket yang besar biasanya sudah tersedia dengan label tanpa lemak.
  • Jika daging yang anda beli ternyata mengandung lemak, anda bisa membuang bagian daging yang berlemak tersebut dengan pisau yang tajam sebelum anda mengolah dan memasak daging tersebut.
  • Sebaiknya daging direbus atau dipanggang hindari menggoreng daging dengan minyak goreng karena akan meningkatkan kadar lemak serta kolesterol, jika anda ingin menggoreng daging lebih baik menggunakan minyak zaitun memang agak mahal tapi sangat baik untuk mengatasi kolesterol.
  • Daging yang dipanggang biasanya akan mengeluarkan minyak maka anda bisa mengurangi kelebihan minyak tersebut denggan menggunakan tisu minyak supaya kadar minyak dari daging yang dipanggang bisa banyak berkurang.
  • Sebaiknya anda tidak terlalu sering dan berlebihan dalam mengkonsumsi daging merah seperti daging sapi, daging kambing atau daging merah lainnya, dengan anda membatasi mengkonsumsi daging merah berlebih maka bagus juga untuk kesehatan. sumber : http://www.viva.co.id

Semoga bermanfaat 🙂

Daging Rendang Empuk Sempurna, Ini Tipsnya

Rendang telah menjadi masakan terenak di dunia sejak beberapa tahun terakhir. Daging adalah salah satu bahan utama rendang yang sangat enak bila teksturnya empuk ketika dimakan.

Sayangnya, jika salah memasak rendang bakal jadi alot dan susah dikunyah. Di artikel berikut ini, Vemale bakal hadirkan tips untuk membuat rendang daging yang empuk dan lezat.

Trik pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan memipihkan daging. Potong-potong daging yang telah dicuci bersih.

Selanjutnya, pipihkan potongan daging tersebut. Hal ini bertujuan supaya daging tidak terlalu tebal sehingga daging menjadi lebih empuk. Caranya sangat mudah, tinggal pukul-pukul dengan alat pemukul daging hingga daging jadi agak pipih, setelah itu olah dengan bumbu rendang andalanmu.

Daging Rendang Empuk Sempurna, Ini Tipsnya

Kamu juga bisa memanfaatkan daun pepaya. Caranya balut daging yang sudah dibumbui dengan daun pepaya selama kurang lebih satu jam. Enzim dalam daun pepaya ini akan membantu daging jadi lebih empuk.

Last but not least adalah dengan menggunakan buah nanas. Kamu tinggal menggunakan nanas yang sudah diparut ataupun diblender.

Pilih nanas muda karena memiliki kandungan enzim bromelin yang ampuh untuk menguraikan serat pada daging sapi sehingga daging menjadi empuk. Baluri saja daging dan diamkan selama kurang lebih 30 menit. Cuci daging sampai bersih dan olah sesuai selera.

Nah, itu tadi tips mudah yang bisa kamu coba Ladies. Semoga bermanfaat ya..

sumber : https://www.liputan6.com/

Jual Sirloin Impor-Fakta Kandungan Nutrisi Steak Sirloin

Selamat pagi Bunda, sedang mencari bahan masakan berbahan dasar sirloin impor/ daging sapi dengan bagian lainnya untuk hidangan akhir pekan nanti bersama keluarga tercinta dirumah ? Order pada Mitra Boga Tama saja yuk 🙂

 

Steak sirloin adalah jenis steak yang paling banyak disukai oleh orang di seluruh dunia. Sirloin adalah daging dari bagian belakang belakang sapi yang lembut, sehingga merupakan pilihan daging yang paling ideal. Sirloin ini masih dibagi lagi menjadi dua, yaitu sirloin atas dan sirloin bawah. Namun yang paling banyak permintaan adalah bagian atas, karena lebih lembut dari bagian bawah. Ada banyak sebutan untuk pemotongan atau bagian dari daging sapi, namun yang umum digunakan sebagai steak adalah sirloin dan tenderloin. Jika Anda sering mampir direstoran steak, pasti sering mendengar bahkan sudah mengenal steak sirloin. Dalam pilihan menu pasti akan ditawarkan bagi Anda untuk memilih jenis steak yang Anda sukai, selain sirloin yaitu steak tenderloin. Lalu bagaimana tentang kandungan gizi dibalik kelezatan dan mahalnya harga steak sirloin ini?

#Kandungan gizi steak sirloin
Sirloin atas diambil dari bagian pinggang bagian atas sapi. Pemotongan daging sirloin biasanya disertakan dengan sedikit tulang yang melekat. Tulang ini diyakini akan menambahkan cita rasa steak yang sangat khas, tetapi umumnya beberapa orang lebih menyukai steak sirloin tanpa tulang. Rata-rata steak sirloin adalah memiliki ukuran sekitar 2,5 sampai 3,5 inci dengan ketebalan 1 inci. Bagi orang yang meyakini bahwa daging merah biasanya tidak baik dikonsumsi, namun berikut ini adalah beberapa informasi kadar gizi mengenai steak sirloin bagian atas

#Macam-macam Nutrisi
Untuk menentukan jumlah kalori, protein, lemak, vitamin dan mineral, para ahli memeriksa 8 ons daging sapi pada bagian ini. Dari jumlah 8 ons tersebut, atau hampir 227 g steak sirloin, dikatakan mengandung 67 g protein dan 26 g lemak. Sisanya terdiri dari berbagai nutrisi lain serta kandungan air.

#Kalori
Per 8 ons daging sapi sirloin atas mengandung hampir 400 kalori. Kadar proteinnya menyediakan tubuh hampir 280 kalori, serta kadar lemaknya menyediakan 120 kalori. Banyak pakar kesehatan mengatakan bahwa satu porsi steak sirloin atas sudah bisa memenuhi kebutuhan kalori harian dari rata-rata individu.

#Kandungan Vitamin
Sirloin atas tidak hanya merupakan sumber lemak dan protein yang baik, tetapi juga memberikan tubuh kita dengan beberapa vitamin penting. Sirloin menyediakan nutrisi untuk tubuh kita yaitu sekitar 4 mcg vitamin B12, 19 mg niasin, 1,5 gram vitamin B6 dan 0,35 mg riboflavin. Hal ini juga mengandung vitamin penting lainnya seperti vitamin K, E, asam pantotenat, tiamin dan folat. Semuanya adalah beberapa dari keluarga vitamin B kompleks.

#Mineral
Tubuh kita juga akan memperoleh berbagai mineral dengan mengkonsumsi 8 ons steak sirloin. Terdapat hampir 12 mg seng, 525 mg fosfor, 75 mcg selenium, 4 mg zat besi, dan hampir 850 mg kalium dalam steak sirloin atas.

#Perhatian :
Nilai gizi yang dikatakan di atas bisa berubah jika steak sirloin diolah dalam bentuk sajian yang berbeda. Memanggang, open, dan menggunakan panas tinggi adalah beberapa cara terbaik untuk memasak sirloin steak, karena metode ini akan membantu menurunkan jumlah kadar lemak di dalamnya. Bagi orang yang sangat menggemari steak sirloin, juga hperlu diingat bahwa steak ini mengandung banyak lemak di dalamnya. Lemak jenis ini bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, dan ini bisa menimbulkan sejumlah penyakit kardiovaskuler. Salah satu cara yang lebih efektif untuk mengurangi kelebihan lemak dalam steak sirloin steak adalah memasaknya dengan bahan-bahan yang tidak menggemukkan. Misalnya, kita bisa menggunakan minyak zaitun, serta sayuran dan buah-buahan segar, dan hindarilah penggunaan krim yang bisa menggemukkan seperti mayones, keju dan krim asam. sumber : carakhasiatmanfaat.com
Semoga bermanfaat 🙂

Mitra Boga Tama. produsen, supplier, dan distributor berbagai jenis daging lokal – impor, kami menjual berbagai jenis daging sapi lokal – impor, daging ayam, ikan , dan berbagai jenis sumber protein lainnya dalam keadaan beku (frozen) yang dikemas secara rapih, ekonomis, dan higienis. Kami melayani pembelian skala kecil, menengah, maupun besar dengan pelayanan terbaik dan harga yang terjangkau.

Nah tunggu apalagi Bunda ? Untuk informasi lebih lanjut dan untuk pemesanan bisa hubungi kami :

Mitra Boga Tama :

Phone  : 0811178631
Telpon : (021)5850528
Email   : mitrabogatama@gmail.com

10 Bahan Perendam Agar Daging Empuk dan Lezat

Salah satu tantangan saat mengolah daging merah seperti daging sapi atau kambing terletak pada cara Anda membuatnya jadi empuk saat dikunyah. Untuk mendapatkan daging yang empuk, biasanya daging harus direbus dalam waktu lama atau dipotong kecil-kecil. Namun, cara ini bisa mengurangi kelembutan teksturnya, dan membuatnya jadi kurang gurih karena jus-nya banyak hilang saat direbus. Agar daging empuk dan tetap terasa lembut, simak triknya.

1. Garam laut
Taburkan garam laut (bukan garam dapur) ke seluruh permukaan daging. Diamkan selama satu jam, baru kemudian diolah. Garam akan membantu menghancurkan ikatan protein yang ada di dalam daging sehingga daging akan terasa lebih empuk.

2. Teh
Teh tak hanya punya berkhasiat untuk kesehatan saja, tapi juga untuk mengempukkan daging. Kandungan tanin di dalamnya berfungsi sebagai pengempuk alami. Buat 1-2 cangkir teh hitam yang pekat, diamkan sampai agak dingin kemudian rendam daging (marinade) dalam air teh beberapa menit.

3. Jus jeruk, cuka, atau wine
Cairan yang memiliki kandungan asam bisa membantu melembutkan otot dan serat daging sekaligus menambah rasa. Gunakan saja jus yang punya kandungan asam tinggi seperti lemon, jeruk nipis, atau nanas. Sedangkan untuk cuka, Anda bisa menggunakan aneka cuka seperti cuka apel, balsamic, atau cuka yang ada di dapur. Jika ingin daging lebih punya rasa yang unik, anggur merah bisa digunakan untuk bahan perendam. Kandungan tanin dalam anggur merah bisa membantu melembutkan daging.

4. Saus tomat
Tomat juga mengandung asam yang cukup tinggi. Maka melumuri daging dengan saus tomat juga bisa membantu membuatnya empuk. Kandungan asam ini juga menjadi alasan utama mengapa tomat dijadikan sebagai saus BBQ dan dioleskan ke atas daging sebelum dibakar.

5. Bir
Seperti halnya wine, bir juga bisa mengempukkan daging sekaligus menambah rasanya. Senyawa tanin dan Alpha Acid dalam bir punya peran penting dalam proses ini. Caranya, rendam saja daging dalam bir selama satu jam.

6. Cola
Mungkin Anda sudah sering mendengar aneka olahan daging yang dimasak dengan campuran cola. Selain menghasilkan rasa yang unik, ternyata cola juga berperan untuk mengempukkan daging. Rendam daging dalam cola (bukan cola diet) minimal 30 menit. Kandungan asam dalam cola menjadi katalis untuk melembutkan otot daging.

7. Jahe
Enzim proteolitik alami yang terkandung dalam jahe berfungsi untuk mengurai ikatan protein dalam daging sehingga jadi lebih empuk. Lumuri daging dengan jahe yang sudah diparut selama beberapa menit sebelum mengolahnya.

8. Kopi
Selain nikmat diminum, kopi juga menjadi bahan pelembut daging alami sekaligus memperkuat rasa daging. Untuk menggunakannya, panaskan satu gelas kopi kental, kemudian dinginkan dan gunakan untuk merendam daging. Rendam selama 24 jam sampai daging empuk baru diolah.

9. Mentega susu dan yogurt
Kedua bahan ini memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi. Produk ini juga mengandung kalsium yang bisa mengaktifkan enzim dalam daging untuk memecah protein.

10. Nanas, kiwi, dan pepaya
Buah-buahan ini mengandung enzim nabati yang mampu melarutkan protein dan jaringan ikat pada daging. Untuk mengempukkan daging, buah-buahan ini bisa dihaluskan atau dipotong tipis. Kemudian gunakan untuk melumuri daging dan diamkan beberapa jam sebelum dimasak. Sumber: kompas

Nah , itu tadi adalah 10 Bahan Perendam Agar Daging Empuk dan Lezat. Dengan begini kamu tak akan mengalami kealotan lagi ketika membuat hidangan buat keluarga tercinta.
Dan untuk mendapatkan Daging sapi yang berkualitas baik ,anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.MBT memiliki jenis produk terlengkap (complete items), kualitas produk dan layanan (qualified products & services), dengan harga terjangkau (reasonable price)

Semoga informasi ini bermanfaat 🙂

 

Tips & Cara Agar Daging Sapi Cepat Empuk Saat Dimasak

Dagig sirloin

Daging sirloin

Memasak daging sapi kadang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan hasil daging yang empuk. Meski demikian, sebenarnya ada tips bagaimana cara membuat daging sapi cepat empuk. Berikut yang bisa Anda coba lakukan:

Daging yang liat bisa diempukkan dengan membungkusnya memakai daun pepaya. Kandungan zat papain dalam daun pepaya bisa mengempukkan daging. Tapi ingat, jangan terlalu lama membungkus daging menggunakan daun pepaya agar daging tidak berantakan dan tidak terasa seperti daging sapi lagi. Bungkus dan diamkan daging sapi selama sekitar 30 menit.

Selain daun pepaya, bisa juga digunakan buah nanas yang masih muda. Caranya, parut nanas muda kemudian balurkan pada daging sapi. Tunggu selama 1 jam dan daging pun akan lebih cepat empuk saat dimasak.

Menambah segenggam beras pada rebusan daging atau buntut sapi juga bisa membuatnya lebih cepat empuk. Caranya cukup dengan memasukkan segenggam beras pada air rebusan daging. Bila beras itu hancur bercampur dengan daging atau buntut sapi, berarti daging atau buntut sudah empuk.

Bila Anda kurang puas dengan cara-cara mengempukkan daging diatas, Anda bisa mencoba menggunakan meat tenderizer (bubuk pengempuk daging) yang bisa Anda beli di toko. Potong daging sesuai ukuran yang diinginkan. Cuci bersih daging dengan air bersih. Campur 1 sdm (10 gr) pengempuk daging kedalam ¾ gelas air. Aduk rata dan masukkan daging kedalam larutan pengempuk. Diamkan selama 10 menit. Selanjutnya daging boleh dibilas atau langsung di masak.

Nah, setelah Anda melakukan salah satu dari empat cara mengempukkan daging sapi di atas, saatnya sekarang Anda untuk memasak daging proses yang lebih cepat.

Sumber: kabarimbo.com

Kembung Setelah Makan Daging, Tanda Sistem Pencernaan Bermasalah

Merasa kembung setelah santap daging merah merupakan tanda bahwa tubuh kita tidak punya kemampuan mencerna daging dengan baik.

Bila di saat bersamaan muncul rasa lelah dan tidak enak, besar kemungkinan sistem pencernaan sedang bekerja sangat keras agar mampu mencerna daging yang kita makan itu.

Racha Govani, seorang pendiri aplikasi makan sehat Foodstand, mengimbau, agar kita tidak mengonsumsi daging dalam beberapa waktu terlebih dahulu.

Menurutnya, perasaan kembung dan lelah itu muncul lantaran tanpa disadari, kita sudah terlalu banyak makan daging.

“Sebab, salah satu alasan tubuh sulit mencerna daging, karena sudah mengonsumsinya terlalu banyak,” katanya dikutip dari situs Bustle pada Sabtu, 9 Juni 2018.

Cegah Kembung dengan Makan yang Benar

Baik rasa kembung maupung rasa tidak enak lainnya saat makan daging bisa diredam dengan mengunyah yang benar. Kebanyakan dari kita, kata Govani, terlalu terburu-buru dalam hal menyantap apa pun sehingga perut mudah kembung.

“Saluran pencernaan lebih sulit mencerna daging jika tidak dikunyah dengan baik. Perut lebih mudah mencerna produk nabati dibanding hewani,” kata Govani.

Lebih baik, kunyah hingga lembut makanan berbahan daging sebelum ditelan. Namun, ingat juga dengan porsi daging secukupnya ya agar perut tak kembung. Semoga info ini bermanfaat 🙂

Sumber : https://www.liputan6.com

Daging Rendang Empuk Sempurna, Ini Tipsnya

Rendang telah menjadi masakan terenak di dunia sejak beberapa tahun terakhir. Daging adalah salah satu bahan utama rendang yang sangat enak bila teksturnya empuk ketika dimakan.

Sayangnya, jika salah memasak rendang bakal jadi alot dan susah dikunyah. Di artikel berikut ini, Vemale bakal hadirkan tips untuk membuat rendang daging yang empuk dan lezat.

Trik pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan memipihkan daging. Potong-potong daging yang telah dicuci bersih.

Selanjutnya, pipihkan potongan daging tersebut. Hal ini bertujuan supaya daging tidak terlalu tebal sehingga daging menjadi lebih empuk. Caranya sangat mudah, tinggal pukul-pukul dengan alat pemukul daging hingga daging jadi agak pipih, setelah itu olah dengan bumbu rendang andalanmu.

Daging Rendang Empuk Sempurna, Ini Tipsnya

Kamu juga bisa memanfaatkan daun pepaya. Caranya balut daging yang sudah dibumbui dengan daun pepaya selama kurang lebih satu jam. Enzim dalam daun pepaya ini akan membantu daging jadi lebih empuk.

Last but not least adalah dengan menggunakan buah nanas. Kamu tinggal menggunakan nanas yang sudah diparut ataupun diblender.

Pilih nanas muda karena memiliki kandungan enzim bromelin yang ampuh untuk menguraikan serat pada daging sapi sehingga daging menjadi empuk. Baluri saja daging dan diamkan selama kurang lebih 30 menit. Cuci daging sampai bersih dan olah sesuai selera.

Nah, itu tadi tips mudah yang bisa kamu coba Ladies. Semoga bermanfaat ya..

sumber : https://www.liputan6.com/

10 Bahan Perendam Agar Daging Empuk dan Lezat

Salah satu tantangan saat mengolah daging merah seperti daging sapi atau kambing terletak pada cara Anda membuatnya jadi empuk saat dikunyah. Untuk mendapatkan daging yang empuk, biasanya daging harus direbus dalam waktu lama atau dipotong kecil-kecil. Namun, cara ini bisa mengurangi kelembutan teksturnya, dan membuatnya jadi kurang gurih karena jus-nya banyak hilang saat direbus. Agar daging empuk dan tetap terasa lembut, simak triknya.

1. Garam laut
Taburkan garam laut (bukan garam dapur) ke seluruh permukaan daging. Diamkan selama satu jam, baru kemudian diolah. Garam akan membantu menghancurkan ikatan protein yang ada di dalam daging sehingga daging akan terasa lebih empuk.

2. Teh
Teh tak hanya punya berkhasiat untuk kesehatan saja, tapi juga untuk mengempukkan daging. Kandungan tanin di dalamnya berfungsi sebagai pengempuk alami. Buat 1-2 cangkir teh hitam yang pekat, diamkan sampai agak dingin kemudian rendam daging (marinade) dalam air teh beberapa menit.

3. Jus jeruk, cuka, atau wine
Cairan yang memiliki kandungan asam bisa membantu melembutkan otot dan serat daging sekaligus menambah rasa. Gunakan saja jus yang punya kandungan asam tinggi seperti lemon, jeruk nipis, atau nanas. Sedangkan untuk cuka, Anda bisa menggunakan aneka cuka seperti cuka apel, balsamic, atau cuka yang ada di dapur. Jika ingin daging lebih punya rasa yang unik, anggur merah bisa digunakan untuk bahan perendam. Kandungan tanin dalam anggur merah bisa membantu melembutkan daging.

4. Saus tomat
Tomat juga mengandung asam yang cukup tinggi. Maka melumuri daging dengan saus tomat juga bisa membantu membuatnya empuk. Kandungan asam ini juga menjadi alasan utama mengapa tomat dijadikan sebagai saus BBQ dan dioleskan ke atas daging sebelum dibakar.

5. Bir
Seperti halnya wine, bir juga bisa mengempukkan daging sekaligus menambah rasanya. Senyawa tanin dan Alpha Acid dalam bir punya peran penting dalam proses ini. Caranya, rendam saja daging dalam bir selama satu jam.

6. Cola
Mungkin Anda sudah sering mendengar aneka olahan daging yang dimasak dengan campuran cola. Selain menghasilkan rasa yang unik, ternyata cola juga berperan untuk mengempukkan daging. Rendam daging dalam cola (bukan cola diet) minimal 30 menit. Kandungan asam dalam cola menjadi katalis untuk melembutkan otot daging.

7. Jahe
Enzim proteolitik alami yang terkandung dalam jahe berfungsi untuk mengurai ikatan protein dalam daging sehingga jadi lebih empuk. Lumuri daging dengan jahe yang sudah diparut selama beberapa menit sebelum mengolahnya.

8. Kopi
Selain nikmat diminum, kopi juga menjadi bahan pelembut daging alami sekaligus memperkuat rasa daging. Untuk menggunakannya, panaskan satu gelas kopi kental, kemudian dinginkan dan gunakan untuk merendam daging. Rendam selama 24 jam sampai daging empuk baru diolah.

9. Mentega susu dan yogurt
Kedua bahan ini memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi. Produk ini juga mengandung kalsium yang bisa mengaktifkan enzim dalam daging untuk memecah protein.

10. Nanas, kiwi, dan pepaya
Buah-buahan ini mengandung enzim nabati yang mampu melarutkan protein dan jaringan ikat pada daging. Untuk mengempukkan daging, buah-buahan ini bisa dihaluskan atau dipotong tipis. Kemudian gunakan untuk melumuri daging dan diamkan beberapa jam sebelum dimasak. Sumber: kompas

Nah , itu tadi adalah 10 Bahan Perendam Agar Daging Empuk dan Lezat. Dengan begini kamu tak akan mengalami kealotan lagi ketika membuat hidangan buat keluarga tercinta.
Dan untuk mendapatkan Daging sapi yang berkualitas baik ,anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.MBT memiliki jenis produk terlengkap (complete items), kualitas produk dan layanan (qualified products & services), dengan harga terjangkau (reasonable price)

Semoga informasi ini bermanfaat 🙂

 

Tips & Cara Agar Daging Sapi Cepat Empuk Saat Dimasak

Dagig sirloin

Daging sirloin

Memasak daging sapi kadang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan hasil daging yang empuk. Meski demikian, sebenarnya ada tips bagaimana cara membuat daging sapi cepat empuk. Berikut yang bisa Anda coba lakukan:

Daging yang liat bisa diempukkan dengan membungkusnya memakai daun pepaya. Kandungan zat papain dalam daun pepaya bisa mengempukkan daging. Tapi ingat, jangan terlalu lama membungkus daging menggunakan daun pepaya agar daging tidak berantakan dan tidak terasa seperti daging sapi lagi. Bungkus dan diamkan daging sapi selama sekitar 30 menit.

Selain daun pepaya, bisa juga digunakan buah nanas yang masih muda. Caranya, parut nanas muda kemudian balurkan pada daging sapi. Tunggu selama 1 jam dan daging pun akan lebih cepat empuk saat dimasak.

Menambah segenggam beras pada rebusan daging atau buntut sapi juga bisa membuatnya lebih cepat empuk. Caranya cukup dengan memasukkan segenggam beras pada air rebusan daging. Bila beras itu hancur bercampur dengan daging atau buntut sapi, berarti daging atau buntut sudah empuk.

Bila Anda kurang puas dengan cara-cara mengempukkan daging diatas, Anda bisa mencoba menggunakan meat tenderizer (bubuk pengempuk daging) yang bisa Anda beli di toko. Potong daging sesuai ukuran yang diinginkan. Cuci bersih daging dengan air bersih. Campur 1 sdm (10 gr) pengempuk daging kedalam ¾ gelas air. Aduk rata dan masukkan daging kedalam larutan pengempuk. Diamkan selama 10 menit. Selanjutnya daging boleh dibilas atau langsung di masak.

Nah, setelah Anda melakukan salah satu dari empat cara mengempukkan daging sapi di atas, saatnya sekarang Anda untuk memasak daging proses yang lebih cepat.

Sumber: kabarimbo.com

Tips Menggoreng Ayam Agar Matang Sempurna dan Tak Berdarah

Selamat pagi…

Pernahkah kamu menyantap ayam yang bagian luarnya terlihat sudah matang padahal ternyata bagian dalamnya masih mentah atau justru masih berdarah? Ini pasti akan langsung menghancurkan selera makan deh. Ayam yang masih mentah ternyata berbahaya untuk dikonsumsi Ladies. Ayam mentah bisa jadi perantara bakteri salmonella dan virus berbahaya. Karenanya ayam harus dimasak dengan benar agar matang sempurna.

Nah, memasak ayam sebenarnya gampang-gampang susah. Berikut ini adalah tips-tips sederhana yang akan membantumu memasak ayam agar matang sempurna Ladies. Yuk intip di halaman ini.

 

 

pertama harus diperhatikan adalah ukuran ayam. Ayam bisa langsung digoreng tanpa diukep jika ukurannya kecil. Namun, jika ayam ukurannya besar ada baiknya untuk mengukep ayam (merebus dengan bumbu) terlebih dahulu.

Next, perhatikan api saat memasak. Agar matang merata sampai ke dalam, masak ayam dengan api kecil saja.

Gunakan minyak dengan jumlah yang banyak atau dapat merendam seluruh daging ayam. Minyak yang banyak dan bisa merendam ayam akan membuat daging matang merata.

Kamu juga disarankan untuk menusuk-nusuk daging ayam menggunakan garpu agar bagian dalam ayam lebih cepat matang sebelum menggorengnya.

Biasanya kita akan menyimpan ayam yang di dalam freezer. Sebelum menggorengnya diamkan dulu beberapa saat pada suhu ruang. Menggoreng ayam dalam kondisi dingin akan membuat ayam matang bagian luarnya saja.

Nah itu tadi adalah tips mudah menggoreng ayam agar matang dengan sempurna dan dalamnya tak berdarah.
Dan untuk mendapatkan berbagai jenis daging yang berkualitas baik ,anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.MBT memiliki jenis produk terlengkap (complete items), kualitas produk dan layanan (qualified products & services), dengan harga terjangkau (reasonable price)
Semoga bermanfaat ya, happy cooking .

sumber:vemale.com

Semoga Bermanfaat 🙂

Jual Sirloin Impor-Fakta Kandungan Nutrisi Steak Sirloin

Selamat pagi Bunda, sedang mencari bahan masakan berbahan dasar sirloin impor/ daging sapi dengan bagian lainnya untuk hidangan akhir pekan nanti bersama keluarga tercinta dirumah ? Order pada Mitra Boga Tama saja yuk 🙂

 

Steak sirloin adalah jenis steak yang paling banyak disukai oleh orang di seluruh dunia. Sirloin adalah daging dari bagian belakang belakang sapi yang lembut, sehingga merupakan pilihan daging yang paling ideal. Sirloin ini masih dibagi lagi menjadi dua, yaitu sirloin atas dan sirloin bawah. Namun yang paling banyak permintaan adalah bagian atas, karena lebih lembut dari bagian bawah. Ada banyak sebutan untuk pemotongan atau bagian dari daging sapi, namun yang umum digunakan sebagai steak adalah sirloin dan tenderloin. Jika Anda sering mampir direstoran steak, pasti sering mendengar bahkan sudah mengenal steak sirloin. Dalam pilihan menu pasti akan ditawarkan bagi Anda untuk memilih jenis steak yang Anda sukai, selain sirloin yaitu steak tenderloin. Lalu bagaimana tentang kandungan gizi dibalik kelezatan dan mahalnya harga steak sirloin ini?

#Kandungan gizi steak sirloin
Sirloin atas diambil dari bagian pinggang bagian atas sapi. Pemotongan daging sirloin biasanya disertakan dengan sedikit tulang yang melekat. Tulang ini diyakini akan menambahkan cita rasa steak yang sangat khas, tetapi umumnya beberapa orang lebih menyukai steak sirloin tanpa tulang. Rata-rata steak sirloin adalah memiliki ukuran sekitar 2,5 sampai 3,5 inci dengan ketebalan 1 inci. Bagi orang yang meyakini bahwa daging merah biasanya tidak baik dikonsumsi, namun berikut ini adalah beberapa informasi kadar gizi mengenai steak sirloin bagian atas

#Macam-macam Nutrisi
Untuk menentukan jumlah kalori, protein, lemak, vitamin dan mineral, para ahli memeriksa 8 ons daging sapi pada bagian ini. Dari jumlah 8 ons tersebut, atau hampir 227 g steak sirloin, dikatakan mengandung 67 g protein dan 26 g lemak. Sisanya terdiri dari berbagai nutrisi lain serta kandungan air.

#Kalori
Per 8 ons daging sapi sirloin atas mengandung hampir 400 kalori. Kadar proteinnya menyediakan tubuh hampir 280 kalori, serta kadar lemaknya menyediakan 120 kalori. Banyak pakar kesehatan mengatakan bahwa satu porsi steak sirloin atas sudah bisa memenuhi kebutuhan kalori harian dari rata-rata individu.

#Kandungan Vitamin
Sirloin atas tidak hanya merupakan sumber lemak dan protein yang baik, tetapi juga memberikan tubuh kita dengan beberapa vitamin penting. Sirloin menyediakan nutrisi untuk tubuh kita yaitu sekitar 4 mcg vitamin B12, 19 mg niasin, 1,5 gram vitamin B6 dan 0,35 mg riboflavin. Hal ini juga mengandung vitamin penting lainnya seperti vitamin K, E, asam pantotenat, tiamin dan folat. Semuanya adalah beberapa dari keluarga vitamin B kompleks.

#Mineral
Tubuh kita juga akan memperoleh berbagai mineral dengan mengkonsumsi 8 ons steak sirloin. Terdapat hampir 12 mg seng, 525 mg fosfor, 75 mcg selenium, 4 mg zat besi, dan hampir 850 mg kalium dalam steak sirloin atas.

#Perhatian :
Nilai gizi yang dikatakan di atas bisa berubah jika steak sirloin diolah dalam bentuk sajian yang berbeda. Memanggang, open, dan menggunakan panas tinggi adalah beberapa cara terbaik untuk memasak sirloin steak, karena metode ini akan membantu menurunkan jumlah kadar lemak di dalamnya. Bagi orang yang sangat menggemari steak sirloin, juga hperlu diingat bahwa steak ini mengandung banyak lemak di dalamnya. Lemak jenis ini bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, dan ini bisa menimbulkan sejumlah penyakit kardiovaskuler. Salah satu cara yang lebih efektif untuk mengurangi kelebihan lemak dalam steak sirloin steak adalah memasaknya dengan bahan-bahan yang tidak menggemukkan. Misalnya, kita bisa menggunakan minyak zaitun, serta sayuran dan buah-buahan segar, dan hindarilah penggunaan krim yang bisa menggemukkan seperti mayones, keju dan krim asam. sumber : carakhasiatmanfaat.com
Semoga bermanfaat 🙂

Mitra Boga Tama. produsen, supplier, dan distributor berbagai jenis daging lokal – impor, kami menjual berbagai jenis daging sapi lokal – impor, daging ayam, ikan , dan berbagai jenis sumber protein lainnya dalam keadaan beku (frozen) yang dikemas secara rapih, ekonomis, dan higienis. Kami melayani pembelian skala kecil, menengah, maupun besar dengan pelayanan terbaik dan harga yang terjangkau.

Nah tunggu apalagi Bunda ? Untuk informasi lebih lanjut dan untuk pemesanan bisa hubungi kami :

Mitra Boga Tama :

Phone  : 0811178631
Telpon : (021)5850528
Email   : mitrabogatama@gmail.com

Tips Mengolah Babat Sapi Agar Empuk dan Tak Bau

Selamat pagi.. tetap semangat menjalani aktivitas 🙂 Membuat olahan dari babad sapi sepertinya cocok untuk menemani akhir pekan bersama keluarga tercinta 🙂 Soto babat, nasi goreng babat, dan babat gongso adalah beberapa jenis olahan babat sapi yang banyak digemari. Tapi mungkin tak banyak yang tahu bahwa ada proses panjang untuk membuat bahan makanan yang sebelumnya dianggap menjijikkan tersebut menjadi sajian yang menggoyang lidah.

 

Mengolah jeroan sapi, termasuk babat, memang gampang-gampang susah. Harus diperhatikan benar proses pembersihannya agar babat sapi lebih menarik dipandang mata dan baunya tidak menyengat. Tantangan lainnya adalah bagaimana mengempukkan babat yang teksturnya cenderung alot dan membuat bumbu lebih meresap ke dalamnya.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengolah babat sapi :

1. Pemilihan jenis babat. Babat yang bermotif seperti sarang lebah konon bisa lebih mudah menyerap bumbu karena polanya seperti spons. Sementara yang bisa cepat empuk adalah babat omasum yang berlapis-lapis seperti lembaran buku dan permukaannya mirip handuk.
2.Membersihkan babat. Babat yang belum dibersihkan biasanya berwarna hijau kusam, abu-abu, atau hitam. Untuk itu anda perlu membuang isi perutnya dan membilasnya sampai benar-benar bersih. Rebus babat dalam air mendidih, kemudian sikat/kerik babat sampai bersih di air mengalir. Buang pula lapisan bagian dalamnya. Rendam babat yang sudah dikerik di dalam air kapur sirih sambil diremas-remas sampai baunya hilang, kemudian bilas lagi dengan air. Bila baunya masih tajam, bisa direndam lagi dalam air jeruk nipis, lalu bilas. Agar tidak terlalu repot, carilah babat yang warnanya lebih cerah karena biasanya sudah dibersihkan dari isi perutnya. Babat yang berwarna putih bersih kemungkinan direndam dalam klorin untuk membunuh kuman. Karena itu, perlu pembilasan beberapa kali supaya bau klorinnya hilang.
3. Agar babat empuk dan tidak bau. Rebus babat dalam air mendidih bersama daun salam, lengkuas, serai, jahe, atau daun jeruk hingga empuk. Rempah daun tersebut juga berfungsi mengurangi aroma tidak sedap dari babat. Jenis babat, seperti dijelaskan sebelumnya, bisa turut mempengaruhi lama perebusan dan tingkat keempukan. Bila ingin menyingkat waktu, babat bisa direbus di dalam panci bertekanan selama ± 30 menit. Buang air rebusan babat, jangan gunakan untuk memasak karena baunya tidak sedap. Semoga bermanfaat 🙂 Sumber : http://www.kabarkuliner.com

Jika Anda membutuhkan pasokan babat sapi dalam jumlah kecil/besar, silahkan hubungi Mitra Boga Tama

Mitra Boga Tama, Produsen, supplier, dan distributor berbagai jenis daging sapi lokal – impor, ayam, dan berbagai jenis sumber protein hewani lainnya dalam keadaan frozen yang dikemas secara rapih, ekonomis, dan higienish. Kami melayani pembelian skala kecil, menengah, maupun besar dengan pelayanan terbaik dan harga yang terjangkau, selain itu kami menyediakan pesan antar kerumah pembeli ( sesuai ketentuan ) dan untuk potongan daging dapat kami sesuaikan sesuai spesifikasi keinginan pembeli.

Nah menarik sekali bukan jika order daging sapi / ayam / sumber protein hewani lainnya pada kami. Untuk informasi lebih lanjut dan untuk pemesanan dapat hubungi kami :

Mitra Boga Tama :
Phone  : 0811178631
Telpon : (021)5850528
Email   : mitrabogatama@gmail.com

10 Bahan Perendam Agar Daging Empuk dan Lezat

Salah satu tantangan saat mengolah daging merah seperti daging sapi atau kambing terletak pada cara Anda membuatnya jadi empuk saat dikunyah. Untuk mendapatkan daging yang empuk, biasanya daging harus direbus dalam waktu lama atau dipotong kecil-kecil. Namun, cara ini bisa mengurangi kelembutan teksturnya, dan membuatnya jadi kurang gurih karena jus-nya banyak hilang saat direbus. Agar daging empuk dan tetap terasa lembut, simak triknya.

1. Garam laut
Taburkan garam laut (bukan garam dapur) ke seluruh permukaan daging. Diamkan selama satu jam, baru kemudian diolah. Garam akan membantu menghancurkan ikatan protein yang ada di dalam daging sehingga daging akan terasa lebih empuk.

2. Teh
Teh tak hanya punya berkhasiat untuk kesehatan saja, tapi juga untuk mengempukkan daging. Kandungan tanin di dalamnya berfungsi sebagai pengempuk alami. Buat 1-2 cangkir teh hitam yang pekat, diamkan sampai agak dingin kemudian rendam daging (marinade) dalam air teh beberapa menit.

3. Jus jeruk, cuka, atau wine
Cairan yang memiliki kandungan asam bisa membantu melembutkan otot dan serat daging sekaligus menambah rasa. Gunakan saja jus yang punya kandungan asam tinggi seperti lemon, jeruk nipis, atau nanas. Sedangkan untuk cuka, Anda bisa menggunakan aneka cuka seperti cuka apel, balsamic, atau cuka yang ada di dapur. Jika ingin daging lebih punya rasa yang unik, anggur merah bisa digunakan untuk bahan perendam. Kandungan tanin dalam anggur merah bisa membantu melembutkan daging.

4. Saus tomat
Tomat juga mengandung asam yang cukup tinggi. Maka melumuri daging dengan saus tomat juga bisa membantu membuatnya empuk. Kandungan asam ini juga menjadi alasan utama mengapa tomat dijadikan sebagai saus BBQ dan dioleskan ke atas daging sebelum dibakar.

5. Bir
Seperti halnya wine, bir juga bisa mengempukkan daging sekaligus menambah rasanya. Senyawa tanin dan Alpha Acid dalam bir punya peran penting dalam proses ini. Caranya, rendam saja daging dalam bir selama satu jam.

6. Cola
Mungkin Anda sudah sering mendengar aneka olahan daging yang dimasak dengan campuran cola. Selain menghasilkan rasa yang unik, ternyata cola juga berperan untuk mengempukkan daging. Rendam daging dalam cola (bukan cola diet) minimal 30 menit. Kandungan asam dalam cola menjadi katalis untuk melembutkan otot daging.

7. Jahe
Enzim proteolitik alami yang terkandung dalam jahe berfungsi untuk mengurai ikatan protein dalam daging sehingga jadi lebih empuk. Lumuri daging dengan jahe yang sudah diparut selama beberapa menit sebelum mengolahnya.

8. Kopi
Selain nikmat diminum, kopi juga menjadi bahan pelembut daging alami sekaligus memperkuat rasa daging. Untuk menggunakannya, panaskan satu gelas kopi kental, kemudian dinginkan dan gunakan untuk merendam daging. Rendam selama 24 jam sampai daging empuk baru diolah.

9. Mentega susu dan yogurt
Kedua bahan ini memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi. Produk ini juga mengandung kalsium yang bisa mengaktifkan enzim dalam daging untuk memecah protein.

10. Nanas, kiwi, dan pepaya
Buah-buahan ini mengandung enzim nabati yang mampu melarutkan protein dan jaringan ikat pada daging. Untuk mengempukkan daging, buah-buahan ini bisa dihaluskan atau dipotong tipis. Kemudian gunakan untuk melumuri daging dan diamkan beberapa jam sebelum dimasak. Sumber: kompas

Nah , itu tadi adalah 10 Bahan Perendam Agar Daging Empuk dan Lezat. Dengan begini kamu tak akan mengalami kealotan lagi ketika membuat hidangan buat keluarga tercinta.
Dan untuk mendapatkan Daging sapi yang berkualitas baik ,anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.MBT memiliki jenis produk terlengkap (complete items), kualitas produk dan layanan (qualified products & services), dengan harga terjangkau (reasonable price)

Semoga informasi ini bermanfaat 🙂

 

Sedang Diet, Jangan Takut Koncumsi Daging Sapi

 

Bagi Anda yang sedang diet tidak perlu menghindari daging sapi. Konon katanya mengkonsumsi daging sapi membuat tekanan darah tinggi, dan bisa menambah berat tubuh Anda. Padahal daging sapi mempunyai nutrisi yang hebat.

Pola makan yang sehat adalah terpenuhinya gizi, berimbang, dan beragam. Dalam piramida makanan sehat, protein menempati posisi keempat dari bawah setelah air putih, kabohidrat, serta vitamin dan mineral. Di atasnya ada makanan berlemak, manis, serta suplemen kalsium dan vitamin.

Artinya, konsumsi sumber protein seperti daging, telur, ikan, kacang-kacangan, susu, yogurt, dan keju sangat penting, meski jumlahnya tidak sebanyak tiga lapisan piramida di bawahnya. Walau demikian, banyak yang takut makan daging karena khawatir gemuk atau tekanan darahnya naik.

Untuk lebih amannya simak tips berikut supaya daging yang kita konsumsi lebih aman untuk dikonsumsi :

  • Saat anda hendak membeli daging pandai-pandailah memilih daging yang masih baik yaitu daging yang masih segar dan baru serta pilihlah daging yang memiliki sedikit kandungan lemaknya.
  • Pilihlah daging yang tidak mengandung lemak, anda bisa minta kepada penjualnya untuk memilihkan daging yang tanpa lemak atau jika anda tidak mau repot anda bisa membelinya di supermarket yang besar biasanya sudah tersedia dengan label tanpa lemak.
  • Jika daging yang anda beli ternyata mengandung lemak, anda bisa membuang bagian daging yang berlemak tersebut dengan pisau yang tajam sebelum anda mengolah dan memasak daging tersebut.
  • Sebaiknya daging direbus atau dipanggang hindari menggoreng daging dengan minyak goreng karena akan meningkatkan kadar lemak serta kolesterol, jika anda ingin menggoreng daging lebih baik menggunakan minyak zaitun memang agak mahal tapi sangat baik untuk mengatasi kolesterol.
  • Daging yang dipanggang biasanya akan mengeluarkan minyak maka anda bisa mengurangi kelebihan minyak tersebut denggan menggunakan tisu minyak supaya kadar minyak dari daging yang dipanggang bisa banyak berkurang.
  • Sebaiknya anda tidak terlalu sering dan berlebihan dalam mengkonsumsi daging merah seperti daging sapi, daging kambing atau daging merah lainnya, dengan anda membatasi mengkonsumsi daging merah berlebih maka bagus juga untuk kesehatan. sumber : http://www.viva.co.id

Semoga bermanfaat 🙂

Es Daging Beku Sebaiknya Tidak Dicairkan di Alat Pemanas, Mengapa?

Daging merupakan salah satu makanan wajib bagi banyak orang saat ini, apakah Anda salah satunya? Jika iya, mungkin setiap kali Anda makan, maka daging akan menjadi satu menu yang harus selalu ada, bukan?

Seperti kebanyakan masakan lainnya, daging juga bisa diolah sedemikian rupa, sesuai keinginan Anda. Bagaimana biasanya Anda mengolah daging?

Namun, kebanyakan orang tidak tahu bahwa daging beku yang akan diolah tidak boleh dicairkan dengan alat pemanas, seperti dilansir dari bravotv.com, Mengapa?

Alasan tidak boleh mencairkan daging beku di alat pemanas

Ketika memanaskan daging beku di kompor atau microwave, bakteri yang ada di daging tersebut akan langsung berkembang biak. Bakteri bisa muncul dimana dan kapan saja, menyebabkan perut Anda mengalami masalah.

Cara terbaik untuk mengolah daging beku adalah membiarkannya mencair terlebih dahulu, baru memasaknya di kompor atau microwave. Atau jika Anda ingin cara yang lebih cepat, carilah alat pemanas atau penanak instan, yang sekaligus dapat mencegah bakteri berkembang biak di dalam makanan. Sudah pernah coba cara ini?

Selamat mencoba, dan semoga bermanfaat 🙂

sumber :https://www.liputan6.com/

Daging Rendang Empuk Sempurna, Ini Tipsnya

Rendang telah menjadi masakan terenak di dunia sejak beberapa tahun terakhir. Daging adalah salah satu bahan utama rendang yang sangat enak bila teksturnya empuk ketika dimakan.

Sayangnya, jika salah memasak rendang bakal jadi alot dan susah dikunyah. Di artikel berikut ini, Vemale bakal hadirkan tips untuk membuat rendang daging yang empuk dan lezat.

Trik pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan memipihkan daging. Potong-potong daging yang telah dicuci bersih.

Selanjutnya, pipihkan potongan daging tersebut. Hal ini bertujuan supaya daging tidak terlalu tebal sehingga daging menjadi lebih empuk. Caranya sangat mudah, tinggal pukul-pukul dengan alat pemukul daging hingga daging jadi agak pipih, setelah itu olah dengan bumbu rendang andalanmu.

Daging Rendang Empuk Sempurna, Ini Tipsnya

Kamu juga bisa memanfaatkan daun pepaya. Caranya balut daging yang sudah dibumbui dengan daun pepaya selama kurang lebih satu jam. Enzim dalam daun pepaya ini akan membantu daging jadi lebih empuk.

Last but not least adalah dengan menggunakan buah nanas. Kamu tinggal menggunakan nanas yang sudah diparut ataupun diblender.

Pilih nanas muda karena memiliki kandungan enzim bromelin yang ampuh untuk menguraikan serat pada daging sapi sehingga daging menjadi empuk. Baluri saja daging dan diamkan selama kurang lebih 30 menit. Cuci daging sampai bersih dan olah sesuai selera.

Nah, itu tadi tips mudah yang bisa kamu coba Ladies. Semoga bermanfaat ya..

sumber : https://www.liputan6.com/

44 Manfaat Ikan Salmon Bagi Kesehatan

Berbagai jenis ikan merupakan salah satu jenis bahan pangan yang nikmat terlebih lagi jika baik untuk kesehatan tubuh seperti manfaat ikan salmon. Ikan salmon merupakan jenis ikan yang banyak disukai karena tekstur dagingnya yang enak dan juga bermanfaat untuk tubuh. Keberadaan ikan salmon di perairan Indonesia juga sebenarnya melimpah ruah namun, karena kurangnya eksplorasi membuat ikan salmon ini tidak begitu banyak dikonsumsi di negeri sendiri, padahal jika dilihat dari manfaatnya, ikan salmon tidak kalah dengan jenis ikan-ikan lain yang biasa dikonsumsi.

Kandungan Gizi Salmon

Manfaat salmon bersama dengan ikan sarden, makarel,herring, halibut dan ikan cod merupakan sumber omega 3 (EPA & DHA). Sebagai jenis makanan yang dianggap super food ini akan berfungsi dengan asupan 2 porsi per minggu yang disarankan dari asupan Omega 3.

Omega 3
Protein Kualitas Tinggi
Asam amino
Vitamin A
Vitamin D
vitamin B6
vitamin B
vitamin E
Kandungan Lainnya dari kalsium, zat besi, seng, magnesium, dan fosfor
Dengan kandungan gizi yang super duper banyak, berikut adalah beberapa manfaat ikan salmon untuk kesehatan sesuai dengan kandungan gizinya.

Omega 3 Ikan Salmon

Asam lemak Omega-3 dalam ikan salmon dapat membantu menurunkan kolesterol. Hal pertama yang disarankan dokter setelah serangan jantung adalah untuk menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan tingkat trigliserida. Sementara salmon mampu menurunkan kolesterol buruk, dan sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL). Ikan salmon juga dapat membantu memperbaiki kerusakan jantung dan memperkuat otot-otot jantung dan menurunkan tekanan darah, bahkan mencegah pengerasan arteri yang akan mengurangi peluang terkena serangan jantung. Berikut adalah rincian manfaat omega 3 dalam salmon:

Menjaga kesehatan jantung
Mengurangi risiko kematian mendadak akibat penyakit jantung
Mengurangi risiko stroke
Mengurangi kemungkinan penyakit jantung saat anda terkena diabetes Tipe 2
Penting dalam otak bayi dan pengembangan mata selama kehamilan dan bayi
Memperbaiki pola lipid darah
Meningkatkan fungsi pembuluh darah
Memperbaiki gejala gangguan kekebalan dan inflamasi seperti rheumatoid arthritis, penyakit Chrone dan beberapa kondisi kulit
Mengurangi risiko beberapa gangguan mental seperti penyakit Alzheimer dan depresi
Asam lemak omega 3 membantu kerja otak lebih baik dan meningkatkan daya ingat. Vitamin A dan D, asam amino dan asam-asam selenium juga melindungi sistem saraf Anda efek penuaan yang memburuk. Manfaat ikan salmon bekerja sebagai anti depresan alami terhadap penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson. Konsumsi ikan salmon telah terbukti dapat menurunkan resiko terkena penyakit tersebut.

Protein Ikan Salmon

Ikan salmon memiliki kandungan protein yang sangat tinggi bagi kesehatan tubuh, manfaat protein sendiri adalah sebagai berikut:

Sumber energi
Mengatur metabolisme tubuh
Membantu proses pertumbuhan otot
Membantu proses pembentukan hormon
Pembentukan zat antibodi
Protein dalam ikan salmon mudah bagi untuk dicerna dan menyerap ke dalam tubuh. Salmon tidak memiliki zat penyebab kanker di dalamnya terhadap beberapa sumber proteinnya. Protein yang juga disebut sebagai asam amino tersebut, sangat penting bagi kesehatan seluruh tubuh. Manfaat kesehatan terutama dari salmon merupakan jenis lemak yang baik.

Asam Amino Ikan Salmon

Ikan salmon merupakan sumber makanan yang banyak mengandung asam amino yang sangat penting untuk tubuh, berikut adalah manfaat asam amino untuk tubuh yang terdapat dalam ikan salmon.

Membentuk hemoglobin atau sel darah merah
Membentuk sel darah putih
Menstabilkan gula dalam darah
Meningkatkan energi
Proteksi tubuh dari radiasi
Memperlambat pertumbuhan kanker dan tumor
Meningkatkan fungsi otak
Sebagai anti bodi tubuh
Meningkatkan kemampuan mental
Vitamin A ikan Salmon

Vitamin A dalam ikan salmon memiliki segudang manfaat yang tidak kalah penting dengan vitamin lainnya, berikut daftar manfaat vitamin A yang sangat penting bagi tubuh.

Menjaga kesehatan mata
Penyembuhan luka
Mencegah kanker
Sumber antioksidan
Sistem imun tubuh
Vitamin D Ikan Salmon

Manfaat :

Baik untuk menjaga kesehatan tulang
Mencegah osteoporosis
Mencegah kanker kolon dan prostat
Merawat kulit
Vitamin B6 Ikan Salmon

Manfaat :

Meningkatkan energi
Meningkatkan Kesehatan Jantung
Sistem imun
Sistem saraf
Kesehatan otot
Vitamin E ikan salmon

Manfaat vitamin E bagi kesehatan tubuh sangatlah tinggi sekali, dengan vitamin E kita dapat merawat tubuh bagian dalam maupun bagian luar yaitu kulit:

Kulit : mengatasi kulit keriput
Kulit : mengatasi guratan
Kulit : Mengatais kutikula
Melawan efek negatif penggunaan obat obatan
Mencegah kanker
Penyakit syaraf
Mengobati diabetes
Secara garis besar kandungan ikan salmon memang sangat banyak nutrisinya, jika kita konsumsi akan sangat baik untuk kesehatan tubuh. Berikut adalah beberapa rangkuman manfaat penting ikan salmon untuk tubuh kita.

Meningkatkan Fungsi dan Kecerdasan Otak
Kandungan asam amino, protein, dan B6 merupakan salah tiga zat yang dapat menunjang kesehatan otak, mungkin orang / masyarakat umum sering mengkaitkannya dengan kecerdasan otak.

Meningkatkan kesehatan jantung
Ikan salmon merupakan nutrisi penting yang dapat menyehatkan jantung anda, tidak heran bahwa jika anda khawatir dengan serangan jantung mendadak, ikan salmon dapat menjadi solusinya. Kandungan omega tiga, protein, dan asam amino merupakan zat yang dapat membantu semuanya.

Menjaga Kesehatan Mata
Ikan salmon mengandung vitamin A yang dapat menjaga kesehatan mata, kandungan ini juga bermanfaat untuk menjaga pengelihatan agar terhindar dari katarak atau penyakit mata lainnya.

Sehat Untuk Tulang
Mencegah osteoporosis adalah salah satu fungsi dari vitamin D yang terdapat dalam ikan salmon

Sistem Imun Tubuh
Ikan salmon juga memiliki beberapa kandungan yang dapat meningkatkan sistem imun dan kekebalan tubuh manusia yang efektif dalam mencegah radikal bebas bahkan penyakit kanker.

sumber : manfaat.co.id

Trik Masak Kaldu Daging, Perlukah Air Rebusan Pertama Dibuang?

 

Pernah dengar kalau ingin mendapatkan kaldu daging yang bening kita harus merebus daging sebanyak dua kali?

Air rebusan pertama harus dibuang dan air dari rebusan kedua yang akan digunakan.

Lalu, banyak yang bertanya tidakkah kita malah membuang kaldu daging kalau air rebusan pertamanya dibuang?

 Jawabannya adalah tidak, dengan syarat kita tahu cara merebus yang benar. Rebusan pertama harus dilakukan dalam air mendidih, jadi juice tetap terkunci dalam daging dan tidak ada yang terbuang.

Nah, rebusan kedua baru dilakukan dalam air dingin sehingga juicenya akan keluar. Mudah kan?

Dengan penjelasan lengkap di atas, kita tidak perlu lagi bingung antara merebus daging di air dingin atau mendidih.

Kuncinya sesuaikan saja dengan jenis makanan yang dibuat. Mudah dan pasti bisa ditiru setiap orang.

Pilih Air Dingin atau Panas?

Sudah tahu kan kalau segala jenis daging mulai dari ayam, sapi dan kambing punya kaldu atau juice yang jadi sumber kenikmatannya.

Kaldu inilah yang perlu kita pertahankan ketika memasak supaya masakan betul-betul gurih alami.

Sebenarnya, banyak teknik memasak yang bisa kita pelajari untuk membuat kaldu yang nikmat.

Tapi saking banyaknya, orang-orang malah bingung teknik mana yang paling tepat.

Ada yang bilang daging harus direbus di air dingin. Ada juga di air mendidih.

Bingung?

Ternyata merebus daging di air dingin dan air mendidih punya hasil yang berbeda, lo. Jadi, kita harus tahu supaya hasil kaldunya maksimal.

Bedanya Air Dingin dan Air Mendidih
Tahukah kamu, daging akan mengeluarkan efek yang berbeda ketika direbus dengan air dingin atau air mendidih. Yuk, kita cari tahu,

Air Dingin : Pori-pori daging akan terbuka dan juice akan keluar.

Air Mendidih : Pori-pori daging akan terkunci sehingga juice tetap ada dalam daging.

Jadi Mana yang Lebih Baik?

Jadi, kalau ditanya mana yang lebih baik, jawabannya tergantung masakan yang akan dibuat.

Jika ingin membuat sup yang kita makan kuahnya, tentu lebih baik rebus dengan air dingin.

Dengan begitu, pori-porinya akan terbuka, juice akan keluar dan kuah sup bisa sedap maksimal.

Tapi, kalau ingin membuat masakan yang kita makan dagingnya, misalnya empal dan ayam kuning, pastikan memasukkan daging ketika air telah mendidih, ya.

Karena kita ingin daging yang masih juicy dan bukannya kering karena juice nya telah keluar. Sumber : http://www.tribunnews.com
Semoga Bermanfaat 🙂

MEMASAK TULANG SUMSUM SAPI DENGAN MUDAH

Sup tulang sumsum adalah salah satu masakan lezat yang digemari banyak orang. Pecinta sup tulang sumsum pasti akan tergugah selera makannya ketika melihat sepotong tulang dengan ukuran lebih besar dari mangkuknya berisi sumsum lezat dengan kuah gurih yang nikmat. Tapi, mencari rumah makan yang menyediakan sup tulang sumsum yang lezat bukanlah hal yang mudah. Jalan keluar paling mudah tentu saja membuat sup tulang sumsum sendiri di rumah. seperti yang dilansir dari Royco.com berikut Cara membuat sup tulang sapi dengan mudah yang bisa anda bisa Anda coba:

Belilah tulang sapi dengan sumsum dari penjual daging langganan Anda. Minta ia untuk memotong tulang dengan potongan agak kecil, sekitar 5 – 7 cm. Potongan kecil membantu mempersingkat proses memasak dan melepaskan nutrisi dari sumsum ke dalam kaldu.

Panggang tulang dalam oven suhu 200 C selama 45 – 90 menit sampai tulang berwarna kecoklatan. Proses pemanggangan ini akan membantu meningkatkan rasa kuah kaldu sup.

Masukkan tulang sumsum yang telah dipanggang dalam panci besar. Lalu, isi panci dengan air hingga tulang terendam sempurna. Tapi, usahakan agar panci tidak terlalu penuh terisi air, yaitu sekitar 3/4 penuh saja.

Tambahkan sedikit cuka ke dalam air rebusan untuk membantu mengeluarkan nutrisi dari tulang ke dalam kaldu.

Rebus tulang dengan api agak besar sampai hampir mendidih, sebelum air berbuih. Lalu, kecilkan api dan terus rebus tulang sampai sekitar 8 jam. Tambahkan air panas ke dalam kaldu untuk menjaga agar tulang tetap terendam sempurna dalam air. Cara ini dilakukan

kalau Anda memang menginginkan sumsum meleleh ke dalam kaldu.
Kalau Anda ingin menikmati sumsum tulang dengan cara yang lebih sedap, yaitu menyedot sumsum langsung dari tulangnya, sebaiknya tulang sumsum direbus sekitar 1 jam saja. Setelah direbus, tulang sumsum lalu dikukus selama 30 menit. Hasilnya, sumsum yang sudah matang dan nikmat, tapi masih menempel dalam tulang.

Jika mau, Anda bisa menambahkan sayuran dan bumbu masak seperti bawang bombay, bawang putih, wortel, kentang, seledri, dll. Anda bebas mengkreasikan sup sesuai selera Anda. Tambahkan pula rempah seperti kapulaga, cengkeh, pala, adas bintang, dan jahe untuk menghilangkan bau amis dari tulang sapi.

Setelah tulang matang dan Anda sudah mendapatkan kaldu sesuai selera Anda, matikan api. Buang lapisan lemak di bagian atas kaldu.

Sudah siap menikmati sup tulang sumsum lezat buatan sendiri?Nah, itulah cara memasak tulang sumsum sapi yang mudah dan bisa anda coba dirumah. Dan untuk mendapatkan tulang sumsum dan berbagai jenis daging yang berkualitas baik ,anda bisa menghubungi Proteinatama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Selamat mencoba!

Sumber: Royco.com

Tips Menggoreng Ayam Agar Matang Sempurna dan Tak Berdarah

Selamat pagi…

Pernahkah kamu menyantap ayam yang bagian luarnya terlihat sudah matang padahal ternyata bagian dalamnya masih mentah atau justru masih berdarah? Ini pasti akan langsung menghancurkan selera makan deh. Ayam yang masih mentah ternyata berbahaya untuk dikonsumsi Ladies. Ayam mentah bisa jadi perantara bakteri salmonella dan virus berbahaya. Karenanya ayam harus dimasak dengan benar agar matang sempurna.

Nah, memasak ayam sebenarnya gampang-gampang susah. Berikut ini adalah tips-tips sederhana yang akan membantumu memasak ayam agar matang sempurna Ladies. Yuk intip di halaman ini.

 

 

pertama harus diperhatikan adalah ukuran ayam. Ayam bisa langsung digoreng tanpa diukep jika ukurannya kecil. Namun, jika ayam ukurannya besar ada baiknya untuk mengukep ayam (merebus dengan bumbu) terlebih dahulu.

Next, perhatikan api saat memasak. Agar matang merata sampai ke dalam, masak ayam dengan api kecil saja.

Gunakan minyak dengan jumlah yang banyak atau dapat merendam seluruh daging ayam. Minyak yang banyak dan bisa merendam ayam akan membuat daging matang merata.

Kamu juga disarankan untuk menusuk-nusuk daging ayam menggunakan garpu agar bagian dalam ayam lebih cepat matang sebelum menggorengnya.

Biasanya kita akan menyimpan ayam yang di dalam freezer. Sebelum menggorengnya diamkan dulu beberapa saat pada suhu ruang. Menggoreng ayam dalam kondisi dingin akan membuat ayam matang bagian luarnya saja.

Nah itu tadi adalah tips mudah menggoreng ayam agar matang dengan sempurna dan dalamnya tak berdarah.
Dan untuk mendapatkan berbagai jenis daging yang berkualitas baik ,anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.MBT memiliki jenis produk terlengkap (complete items), kualitas produk dan layanan (qualified products & services), dengan harga terjangkau (reasonable price)
Semoga bermanfaat ya, happy cooking .

sumber:vemale.com

Semoga Bermanfaat 🙂

Ahli Gizi: Konsumsi Daging Imbangi dengan Sayur dan Buah

 

Ahli Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM), Susetyowati mengingatkan masyarakat menjaga keseimbangan saat mengonsumsi daging merah. Daging yang dimaksud seperti daging sapi dan kambing. Keseimbangan itu dengan cara mengonsumsi sayur dan buah.

“Jangan lupa untuk mengonsumsi sayur dan buah dalam jumlah seimbang setelah mengkonsumsi daging merah yang berasal dari daging sapi dan kambing, untuk mengimbangi kalori dan kolesterol yang masuk,” ujar Susetyowati, di Yogyakarta.

Ia mengatakan dalam 100 gram daging kambing memiliki kalori sebanyak 154 kilo kalori (kkal) sedangkan sapi sebesar 207 kkal. Maka kandungan lemak dalam kambing sebesar 9 gram dan sapi 14 gram.

Sementar, kandungan kolesterol pada daging sapi sebanyak 73 mg dan kambing sebanyak 63 mg. kandungan protein sapi sebesar 18,8 gram dan kambing 16,8 gram.

Pihaknya menyarankan saat mengolah daging merah perlu menghindari menambahkan bahan masakan seperti minyak dan santan. Kal ini akan meningkatkan kadar kolesterol. Penggunaan kecap dan saos juga secukupnya.

Ia mengingatkan porsi yang disantap agar secukupnya atau tidak berlebihan. Selain cara mengolah yang sehat diingatkan agar konsumsi daging merah harus diimbangi dengan konsumsi buah dan sayuran.

Semoga Bermanfaat 🙂

Sedang Diet, Jangan Takut Koncumsi Daging Sapi

 

Bagi Anda yang sedang diet tidak perlu menghindari daging sapi. Konon katanya mengkonsumsi daging sapi membuat tekanan darah tinggi, dan bisa menambah berat tubuh Anda. Padahal daging sapi mempunyai nutrisi yang hebat.

Pola makan yang sehat adalah terpenuhinya gizi, berimbang, dan beragam. Dalam piramida makanan sehat, protein menempati posisi keempat dari bawah setelah air putih, kabohidrat, serta vitamin dan mineral. Di atasnya ada makanan berlemak, manis, serta suplemen kalsium dan vitamin.

Artinya, konsumsi sumber protein seperti daging, telur, ikan, kacang-kacangan, susu, yogurt, dan keju sangat penting, meski jumlahnya tidak sebanyak tiga lapisan piramida di bawahnya. Walau demikian, banyak yang takut makan daging karena khawatir gemuk atau tekanan darahnya naik.

Untuk lebih amannya simak tips berikut supaya daging yang kita konsumsi lebih aman untuk dikonsumsi :

  • Saat anda hendak membeli daging pandai-pandailah memilih daging yang masih baik yaitu daging yang masih segar dan baru serta pilihlah daging yang memiliki sedikit kandungan lemaknya.
  • Pilihlah daging yang tidak mengandung lemak, anda bisa minta kepada penjualnya untuk memilihkan daging yang tanpa lemak atau jika anda tidak mau repot anda bisa membelinya di supermarket yang besar biasanya sudah tersedia dengan label tanpa lemak.
  • Jika daging yang anda beli ternyata mengandung lemak, anda bisa membuang bagian daging yang berlemak tersebut dengan pisau yang tajam sebelum anda mengolah dan memasak daging tersebut.
  • Sebaiknya daging direbus atau dipanggang hindari menggoreng daging dengan minyak goreng karena akan meningkatkan kadar lemak serta kolesterol, jika anda ingin menggoreng daging lebih baik menggunakan minyak zaitun memang agak mahal tapi sangat baik untuk mengatasi kolesterol.
  • Daging yang dipanggang biasanya akan mengeluarkan minyak maka anda bisa mengurangi kelebihan minyak tersebut denggan menggunakan tisu minyak supaya kadar minyak dari daging yang dipanggang bisa banyak berkurang.
  • Sebaiknya anda tidak terlalu sering dan berlebihan dalam mengkonsumsi daging merah seperti daging sapi, daging kambing atau daging merah lainnya, dengan anda membatasi mengkonsumsi daging merah berlebih maka bagus juga untuk kesehatan. sumber : http://www.viva.co.id

Semoga bermanfaat 🙂

10 Bahan Perendam Agar Daging Empuk dan Lezat

Salah satu tantangan saat mengolah daging merah seperti daging sapi atau kambing terletak pada cara Anda membuatnya jadi empuk saat dikunyah. Untuk mendapatkan daging yang empuk, biasanya daging harus direbus dalam waktu lama atau dipotong kecil-kecil. Namun, cara ini bisa mengurangi kelembutan teksturnya, dan membuatnya jadi kurang gurih karena jus-nya banyak hilang saat direbus. Agar daging empuk dan tetap terasa lembut, simak triknya.

1. Garam laut
Taburkan garam laut (bukan garam dapur) ke seluruh permukaan daging. Diamkan selama satu jam, baru kemudian diolah. Garam akan membantu menghancurkan ikatan protein yang ada di dalam daging sehingga daging akan terasa lebih empuk.

2. Teh
Teh tak hanya punya berkhasiat untuk kesehatan saja, tapi juga untuk mengempukkan daging. Kandungan tanin di dalamnya berfungsi sebagai pengempuk alami. Buat 1-2 cangkir teh hitam yang pekat, diamkan sampai agak dingin kemudian rendam daging (marinade) dalam air teh beberapa menit.

3. Jus jeruk, cuka, atau wine
Cairan yang memiliki kandungan asam bisa membantu melembutkan otot dan serat daging sekaligus menambah rasa. Gunakan saja jus yang punya kandungan asam tinggi seperti lemon, jeruk nipis, atau nanas. Sedangkan untuk cuka, Anda bisa menggunakan aneka cuka seperti cuka apel, balsamic, atau cuka yang ada di dapur. Jika ingin daging lebih punya rasa yang unik, anggur merah bisa digunakan untuk bahan perendam. Kandungan tanin dalam anggur merah bisa membantu melembutkan daging.

4. Saus tomat
Tomat juga mengandung asam yang cukup tinggi. Maka melumuri daging dengan saus tomat juga bisa membantu membuatnya empuk. Kandungan asam ini juga menjadi alasan utama mengapa tomat dijadikan sebagai saus BBQ dan dioleskan ke atas daging sebelum dibakar.

5. Bir
Seperti halnya wine, bir juga bisa mengempukkan daging sekaligus menambah rasanya. Senyawa tanin dan Alpha Acid dalam bir punya peran penting dalam proses ini. Caranya, rendam saja daging dalam bir selama satu jam.

6. Cola
Mungkin Anda sudah sering mendengar aneka olahan daging yang dimasak dengan campuran cola. Selain menghasilkan rasa yang unik, ternyata cola juga berperan untuk mengempukkan daging. Rendam daging dalam cola (bukan cola diet) minimal 30 menit. Kandungan asam dalam cola menjadi katalis untuk melembutkan otot daging.

7. Jahe
Enzim proteolitik alami yang terkandung dalam jahe berfungsi untuk mengurai ikatan protein dalam daging sehingga jadi lebih empuk. Lumuri daging dengan jahe yang sudah diparut selama beberapa menit sebelum mengolahnya.

8. Kopi
Selain nikmat diminum, kopi juga menjadi bahan pelembut daging alami sekaligus memperkuat rasa daging. Untuk menggunakannya, panaskan satu gelas kopi kental, kemudian dinginkan dan gunakan untuk merendam daging. Rendam selama 24 jam sampai daging empuk baru diolah.

9. Mentega susu dan yogurt
Kedua bahan ini memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi. Produk ini juga mengandung kalsium yang bisa mengaktifkan enzim dalam daging untuk memecah protein.

10. Nanas, kiwi, dan pepaya
Buah-buahan ini mengandung enzim nabati yang mampu melarutkan protein dan jaringan ikat pada daging. Untuk mengempukkan daging, buah-buahan ini bisa dihaluskan atau dipotong tipis. Kemudian gunakan untuk melumuri daging dan diamkan beberapa jam sebelum dimasak. Sumber: kompas

Nah , itu tadi adalah 10 Bahan Perendam Agar Daging Empuk dan Lezat. Dengan begini kamu tak akan mengalami kealotan lagi ketika membuat hidangan buat keluarga tercinta.
Dan untuk mendapatkan Daging sapi yang berkualitas baik ,anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.MBT memiliki jenis produk terlengkap (complete items), kualitas produk dan layanan (qualified products & services), dengan harga terjangkau (reasonable price)

Semoga informasi ini bermanfaat 🙂

 

Trik Masak Kaldu Daging, Perlukah Air Rebusan Pertama Dibuang?

 

Pernah dengar kalau ingin mendapatkan kaldu daging yang bening kita harus merebus daging sebanyak dua kali?

Air rebusan pertama harus dibuang dan air dari rebusan kedua yang akan digunakan.

Lalu, banyak yang bertanya tidakkah kita malah membuang kaldu daging kalau air rebusan pertamanya dibuang?

 Jawabannya adalah tidak, dengan syarat kita tahu cara merebus yang benar. Rebusan pertama harus dilakukan dalam air mendidih, jadi juice tetap terkunci dalam daging dan tidak ada yang terbuang.

Nah, rebusan kedua baru dilakukan dalam air dingin sehingga juicenya akan keluar. Mudah kan?

Dengan penjelasan lengkap di atas, kita tidak perlu lagi bingung antara merebus daging di air dingin atau mendidih.

Kuncinya sesuaikan saja dengan jenis makanan yang dibuat. Mudah dan pasti bisa ditiru setiap orang.

Pilih Air Dingin atau Panas?

Sudah tahu kan kalau segala jenis daging mulai dari ayam, sapi dan kambing punya kaldu atau juice yang jadi sumber kenikmatannya.

Kaldu inilah yang perlu kita pertahankan ketika memasak supaya masakan betul-betul gurih alami.

Sebenarnya, banyak teknik memasak yang bisa kita pelajari untuk membuat kaldu yang nikmat.

Tapi saking banyaknya, orang-orang malah bingung teknik mana yang paling tepat.

Ada yang bilang daging harus direbus di air dingin. Ada juga di air mendidih.

Bingung?

Ternyata merebus daging di air dingin dan air mendidih punya hasil yang berbeda, lo. Jadi, kita harus tahu supaya hasil kaldunya maksimal.

Bedanya Air Dingin dan Air Mendidih
Tahukah kamu, daging akan mengeluarkan efek yang berbeda ketika direbus dengan air dingin atau air mendidih. Yuk, kita cari tahu,

Air Dingin : Pori-pori daging akan terbuka dan juice akan keluar.

Air Mendidih : Pori-pori daging akan terkunci sehingga juice tetap ada dalam daging.

Jadi Mana yang Lebih Baik?

Jadi, kalau ditanya mana yang lebih baik, jawabannya tergantung masakan yang akan dibuat.

Jika ingin membuat sup yang kita makan kuahnya, tentu lebih baik rebus dengan air dingin.

Dengan begitu, pori-porinya akan terbuka, juice akan keluar dan kuah sup bisa sedap maksimal.

Tapi, kalau ingin membuat masakan yang kita makan dagingnya, misalnya empal dan ayam kuning, pastikan memasukkan daging ketika air telah mendidih, ya.

Karena kita ingin daging yang masih juicy dan bukannya kering karena juice nya telah keluar. Sumber : http://www.tribunnews.com
Semoga Bermanfaat 🙂

Hemat Waktu dan Bahan Bakar! Ini Trik Memasak Daging Lebih Cepat Empuk Saat Dimasak

 

Masakan yang praktis selalu dicari karena dimasa sekarang ini waktu adalah hal yang berharga.

Masakan cepat juga berarti kita menghemat pengeluaran gas.

Bayangkan kalau kita harus memasak daging sampai 3 jam lamanya. Wah, berapa banyak gas yang harus dipakai.

Ya, membuat daging empuk memang membutuhkan waktu yang lama.

Tapi, jika tahu tekniknya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan supaya daging cepat empuk dan memasak otomatis jadi lebih cepat.

Itu sebabnya, banyak orang menghindari memasak daging kala membuat masakan yang praktis.

Daging perlu waktu yang lama sampai bisa empuk dan lembut.

Sebenarnya ada daging jenis has dalam yang lebih mudah empuk.

Tapi, daging ini punya harga yang cukup mahal.

Ubah Bentuk DagingSebenarnya ada cara membuat daging lebih cepat empuk saat dimasak. Yang paling mudah adalah mengubah bentuk daging.

Daripada memasak dalam bentuk potongan tebal, lebih baik iris atau cincang saja daging. Daging yang tipis dan berukuran kecil tentuk lebih cepat matang dan empuk.

Bumbu juga lebih mudah meresap tanpa perlu dimasak terlalu lama.

 

Gunakan Daun Pepaya

Daun pepaya dipercaya bisa membuat empuk daging kambing.
Daun pepaya dipercaya bisa membuat empuk daging kambing. (dombagarut.blogspot.com)

Jika potongan daging tidak mungkin diubah, masih ada cara lain yang bisa dicoba. Gunakan daun pepaya.

Bungkus daging dengan daun pepaya yang sudah dirematkan. Biarkan semalaman di lemari es.
Daun pepaya dipercaya sejak lama mampu membuat daging lebih empuk.

Manfaatkan Baking Powder

Baking powder bukan cuma untuk membuat kue lho. Coba rendam daging selama semalaman dalam bumbu yang telah dibubuhi baking powder.

Cara ini cocok saat kita ingin membuat daging lada hitam atau sate.

Selain ketiga cara di atas, panci presto atau pressure cooker juga bisa dipakai bagi anda yang memilikinya.

Tanpa tambahan apapun, presto bisa membuat daging empuk dalam hitungan menit. Tapi, harganya memang cukup mahal.

Bagi anda yang belum memilikinya, cukup mengempukan daging dengan 3 cara di atas saja. Daging pasti sukses lebih cepat empuk dan memasak juga jadi lebih cepat. Sumber : http://www.tribunnews.com

Semoga bermanfaat 🙂

Ingin Membuat Sate? Simak Dulu Tips Mengempukkan Daging Sapi Berikut Ini

 

SATE merupakan salah satu kuliner nusantara yang sudah tidak asing lagi . Namun ternyata, masih banyak yang belum paham teknik mengolah daging kambing atau sapi, agar menjadi suguhan sate yang lezat dan menggugah selera.

Salah satu masalah yang paling umum terjadi menyangkut tingkat keempukkan daging. Tidak perlu khawatir! Mitra Boga Tama telah merangkum beberapa tips praktis mengempukkan daging yang bisa Anda coba di rumah. Yuk simak lengkapnya, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber.

Pilihlah daging yang segar

Hal ini sangat penting untuk mendapatkan tekstur daging yang empuk. Bila ragu dengan keempukan daging kambing atau sapi, Anda bisa menggunakan bubuk pengempuk daging yang tersedia di pasaran.

Bungkus dengan daun pepaya

Membungkus daging dengan daun pepaya juga dipercaya ampuh untuk mengempukkan daging. Bungkuslah selama 2-3 jam dan masukkan dalam lemari pendingin.

Potong menyayat

Agar daging lebih cepat empuk, sebaiknya tidak dipotong kotak melainkan disayat tipis seperti filet. Cara memotongnya pun tidak sembarangan. Potonglah daging berlawanan dengan serat.

Rendam daging

Untuk memastikan kelezatan sate, Anda juga perlu merendam sate dalam bumbunya selama paling sedikit 30 menit. Cara yang paling praktis dan efektif untuk merendam sate dalam bumbu adalah dengan menggunakan kantong plastik. Pastikan daging telah dipotong-potong sesuai dengan ukuran yang diinginkan.

Dan untuk mendapatkan Daging sapi yang berkualitas baik, anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.

Semoga informasi ini bermanfaat 🙂

Tips Menggoreng Ayam Agar Matang Sempurna dan Tak Berdarah

Selamat pagi…

Pernahkah kamu menyantap ayam yang bagian luarnya terlihat sudah matang padahal ternyata bagian dalamnya masih mentah atau justru masih berdarah? Ini pasti akan langsung menghancurkan selera makan deh. Ayam yang masih mentah ternyata berbahaya untuk dikonsumsi Ladies. Ayam mentah bisa jadi perantara bakteri salmonella dan virus berbahaya. Karenanya ayam harus dimasak dengan benar agar matang sempurna.

Nah, memasak ayam sebenarnya gampang-gampang susah. Berikut ini adalah tips-tips sederhana yang akan membantumu memasak ayam agar matang sempurna Ladies. Yuk intip di halaman ini.

 

 

pertama harus diperhatikan adalah ukuran ayam. Ayam bisa langsung digoreng tanpa diukep jika ukurannya kecil. Namun, jika ayam ukurannya besar ada baiknya untuk mengukep ayam (merebus dengan bumbu) terlebih dahulu.

Next, perhatikan api saat memasak. Agar matang merata sampai ke dalam, masak ayam dengan api kecil saja.

Gunakan minyak dengan jumlah yang banyak atau dapat merendam seluruh daging ayam. Minyak yang banyak dan bisa merendam ayam akan membuat daging matang merata.

Kamu juga disarankan untuk menusuk-nusuk daging ayam menggunakan garpu agar bagian dalam ayam lebih cepat matang sebelum menggorengnya.

Biasanya kita akan menyimpan ayam yang di dalam freezer. Sebelum menggorengnya diamkan dulu beberapa saat pada suhu ruang. Menggoreng ayam dalam kondisi dingin akan membuat ayam matang bagian luarnya saja.

Nah itu tadi adalah tips mudah menggoreng ayam agar matang dengan sempurna dan dalamnya tak berdarah.
Dan untuk mendapatkan berbagai jenis daging yang berkualitas baik ,anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.MBT memiliki jenis produk terlengkap (complete items), kualitas produk dan layanan (qualified products & services), dengan harga terjangkau (reasonable price)
Semoga bermanfaat ya, happy cooking .

sumber:vemale.com

Semoga Bermanfaat 🙂

Hemat Waktu dan Bahan Bakar! Ini Trik Memasak Daging Lebih Cepat Empuk Saat Dimasak

 

Masakan yang praktis selalu dicari karena dimasa sekarang ini waktu adalah hal yang berharga.

Masakan cepat juga berarti kita menghemat pengeluaran gas.

Bayangkan kalau kita harus memasak daging sampai 3 jam lamanya. Wah, berapa banyak gas yang harus dipakai.

Ya, membuat daging empuk memang membutuhkan waktu yang lama.

Tapi, jika tahu tekniknya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan supaya daging cepat empuk dan memasak otomatis jadi lebih cepat.

Itu sebabnya, banyak orang menghindari memasak daging kala membuat masakan yang praktis.

Daging perlu waktu yang lama sampai bisa empuk dan lembut.

Sebenarnya ada daging jenis has dalam yang lebih mudah empuk.

Tapi, daging ini punya harga yang cukup mahal.

Ubah Bentuk DagingSebenarnya ada cara membuat daging lebih cepat empuk saat dimasak. Yang paling mudah adalah mengubah bentuk daging.

Daripada memasak dalam bentuk potongan tebal, lebih baik iris atau cincang saja daging. Daging yang tipis dan berukuran kecil tentuk lebih cepat matang dan empuk.

Bumbu juga lebih mudah meresap tanpa perlu dimasak terlalu lama.

 

Gunakan Daun Pepaya

Daun pepaya dipercaya bisa membuat empuk daging kambing.
Daun pepaya dipercaya bisa membuat empuk daging kambing. (dombagarut.blogspot.com)

Jika potongan daging tidak mungkin diubah, masih ada cara lain yang bisa dicoba. Gunakan daun pepaya.

Bungkus daging dengan daun pepaya yang sudah dirematkan. Biarkan semalaman di lemari es.
Daun pepaya dipercaya sejak lama mampu membuat daging lebih empuk.

Manfaatkan Baking Powder

Baking powder bukan cuma untuk membuat kue lho. Coba rendam daging selama semalaman dalam bumbu yang telah dibubuhi baking powder.

Cara ini cocok saat kita ingin membuat daging lada hitam atau sate.

Selain ketiga cara di atas, panci presto atau pressure cooker juga bisa dipakai bagi anda yang memilikinya.

Tanpa tambahan apapun, presto bisa membuat daging empuk dalam hitungan menit. Tapi, harganya memang cukup mahal.

Bagi anda yang belum memilikinya, cukup mengempukan daging dengan 3 cara di atas saja. Daging pasti sukses lebih cepat empuk dan memasak juga jadi lebih cepat. Sumber : http://www.tribunnews.com

Semoga bermanfaat 🙂

3 Tips Cerdas Masak Daging Sapi Agar Empuk

Daging sapi merupakan sumber protein hewani yang sangat baik bagi tubuh. Memasak daging sapi ini memang gampang-gampang susah. Ada yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan daging sapi yang empuk Anda harus merebusnya selama berjam-jam. Ini akan membuang waktu Anda, rasa daging pun tidak akan gurih karena terlalu lama dimasak. Kali ini ada 3 tips yang bisa Anda manfaatkan untuk memasak daging agar empuk dengan waktu yang tak terlalu lama. seperti yang dilansir dari berbagai sumber, Simak ulasannya hanya di sini.

Pipihkan Daging

Trik yang paling sederhana dan banyak dicoba adalah dengan memipihkan daging yang akan dimasak. Sebelum dimasak, pipihkan daging dengan alat pemukul daging yang bergerigi. Setelah itu Anda tinggal memasaknya dengan bumbu sesuai dengan selera.

Buah Nanas

Daging setebal apapun akan bisa empuk dengan menggunakan buah nanas . Cara ini juga tidak memakan waktu yang lama. Gunakan nanas yang masih muda karena nanas ini mengandung enzim yang mampu menguraikan serat daging sapi agar cepat empuk. Setelah mencuci bersih daging balurkan nanas muda yang telah dihaluskan ke seluruh permukaan daging sapi. Diamkan selama 20-30 menit dan selanjutnya bilas dengan bersih. Daging sapi siap diolah.

Daun Pepaya

Tips ketiga ini adalah cara yang sering digunakan sejak dulu kala. Balut saja daging dengan daun pepaya dan biarkan selama 45 menit. Ini akan membuat daging lebih cepat empuk. Untuk efektivitas Anda bisa membumbui daging sebelum dibungkus dengan daun pepaya agar bumbu lebih meresap sempurna.

Anda bisa memilih sendiri tips yang dirasa paling mudah dan praktis. Selamat mencoba ya. Happy cooking dan nantikan tips-tips memasak lainnya.
Dan untuk mendapatkan Daging sapi yang berkualitas baik, anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.

Semoga informasi ini bermanfaat ya 🙂

Sedang Diet, Jangan Takut Koncumsi Daging Sapi

 

Bagi Anda yang sedang diet tidak perlu menghindari daging sapi. Konon katanya mengkonsumsi daging sapi membuat tekanan darah tinggi, dan bisa menambah berat tubuh Anda. Padahal daging sapi mempunyai nutrisi yang hebat.

Pola makan yang sehat adalah terpenuhinya gizi, berimbang, dan beragam. Dalam piramida makanan sehat, protein menempati posisi keempat dari bawah setelah air putih, kabohidrat, serta vitamin dan mineral. Di atasnya ada makanan berlemak, manis, serta suplemen kalsium dan vitamin.

Artinya, konsumsi sumber protein seperti daging, telur, ikan, kacang-kacangan, susu, yogurt, dan keju sangat penting, meski jumlahnya tidak sebanyak tiga lapisan piramida di bawahnya. Walau demikian, banyak yang takut makan daging karena khawatir gemuk atau tekanan darahnya naik.

Untuk lebih amannya simak tips berikut supaya daging yang kita konsumsi lebih aman untuk dikonsumsi :

  • Saat anda hendak membeli daging pandai-pandailah memilih daging yang masih baik yaitu daging yang masih segar dan baru serta pilihlah daging yang memiliki sedikit kandungan lemaknya.
  • Pilihlah daging yang tidak mengandung lemak, anda bisa minta kepada penjualnya untuk memilihkan daging yang tanpa lemak atau jika anda tidak mau repot anda bisa membelinya di supermarket yang besar biasanya sudah tersedia dengan label tanpa lemak.
  • Jika daging yang anda beli ternyata mengandung lemak, anda bisa membuang bagian daging yang berlemak tersebut dengan pisau yang tajam sebelum anda mengolah dan memasak daging tersebut.
  • Sebaiknya daging direbus atau dipanggang hindari menggoreng daging dengan minyak goreng karena akan meningkatkan kadar lemak serta kolesterol, jika anda ingin menggoreng daging lebih baik menggunakan minyak zaitun memang agak mahal tapi sangat baik untuk mengatasi kolesterol.
  • Daging yang dipanggang biasanya akan mengeluarkan minyak maka anda bisa mengurangi kelebihan minyak tersebut denggan menggunakan tisu minyak supaya kadar minyak dari daging yang dipanggang bisa banyak berkurang.
  • Sebaiknya anda tidak terlalu sering dan berlebihan dalam mengkonsumsi daging merah seperti daging sapi, daging kambing atau daging merah lainnya, dengan anda membatasi mengkonsumsi daging merah berlebih maka bagus juga untuk kesehatan. sumber : http://www.viva.co.id

Semoga bermanfaat 🙂

Tips Memasak Daging Berbumbu, Dijamin Empuk

Bicara soal memasak daging merah untuk mendapatkan cita rasa yang sempurna bisa menjadi tugas yang sulit. Kebanyakan orang beranggapan bahwa bumbu steak atau domba dengan garam dan merica sebelum dimasak akan memberikan rasa terbaik.

Tapi ternyata kebanyakan melakukannya dengan keliru. Dilansir dari The Sun, sebaiknya memang tidak menambahkan bumbu ke daging sebelum menuangkannya ke dalam penggorengan atau memasukannya ke dalam oven.

Menurut para ahli di Gourmet Meat Club, kebanyakan orang salah berasumsi bahwa bumbu harus diberikan sebelum memasak daging merah. Menurut para ahli hal itu akan membuat daging terlalu keras.

“Memberi garam pada daging mentah akan mengeluarkan kelembapan dan membuat daging menjadi lebih kering sehingga membuatnya sulit saat dimasak,” kata seorang ahli.

Sebagai gantinya, kata dia, olesi dagingnya sebelum memasukkannya ke dalam panci panas atau di atas panggangan dan bumbui secukupnya begitu dagingnya dimasak.”

Bukan hanya garam dan merica yang harus kita hentikan sebelum memasak, karena para ahli mengatakan prinsip yang sama juga berlaku untuk bumbu lain. Bumbu daging mentah menyedot kelembapan yang membuat daging dehidrasi dan keras. sumber :www.viva.co.id

Semoga bermanfaat 🙂

MEMASAK TULANG SUMSUM SAPI DENGAN MUDAH

Sup tulang sumsum adalah salah satu masakan lezat yang digemari banyak orang. Pecinta sup tulang sumsum pasti akan tergugah selera makannya ketika melihat sepotong tulang dengan ukuran lebih besar dari mangkuknya berisi sumsum lezat dengan kuah gurih yang nikmat. Tapi, mencari rumah makan yang menyediakan sup tulang sumsum yang lezat bukanlah hal yang mudah. Jalan keluar paling mudah tentu saja membuat sup tulang sumsum sendiri di rumah. seperti yang dilansir dari Royco.com berikut Cara membuat sup tulang sapi dengan mudah yang bisa anda bisa Anda coba:

Belilah tulang sapi dengan sumsum dari penjual daging langganan Anda. Minta ia untuk memotong tulang dengan potongan agak kecil, sekitar 5 – 7 cm. Potongan kecil membantu mempersingkat proses memasak dan melepaskan nutrisi dari sumsum ke dalam kaldu.

Panggang tulang dalam oven suhu 200 C selama 45 – 90 menit sampai tulang berwarna kecoklatan. Proses pemanggangan ini akan membantu meningkatkan rasa kuah kaldu sup.

Masukkan tulang sumsum yang telah dipanggang dalam panci besar. Lalu, isi panci dengan air hingga tulang terendam sempurna. Tapi, usahakan agar panci tidak terlalu penuh terisi air, yaitu sekitar 3/4 penuh saja.

Tambahkan sedikit cuka ke dalam air rebusan untuk membantu mengeluarkan nutrisi dari tulang ke dalam kaldu.

Rebus tulang dengan api agak besar sampai hampir mendidih, sebelum air berbuih. Lalu, kecilkan api dan terus rebus tulang sampai sekitar 8 jam. Tambahkan air panas ke dalam kaldu untuk menjaga agar tulang tetap terendam sempurna dalam air. Cara ini dilakukan

kalau Anda memang menginginkan sumsum meleleh ke dalam kaldu.
Kalau Anda ingin menikmati sumsum tulang dengan cara yang lebih sedap, yaitu menyedot sumsum langsung dari tulangnya, sebaiknya tulang sumsum direbus sekitar 1 jam saja. Setelah direbus, tulang sumsum lalu dikukus selama 30 menit. Hasilnya, sumsum yang sudah matang dan nikmat, tapi masih menempel dalam tulang.

Jika mau, Anda bisa menambahkan sayuran dan bumbu masak seperti bawang bombay, bawang putih, wortel, kentang, seledri, dll. Anda bebas mengkreasikan sup sesuai selera Anda. Tambahkan pula rempah seperti kapulaga, cengkeh, pala, adas bintang, dan jahe untuk menghilangkan bau amis dari tulang sapi.

Setelah tulang matang dan Anda sudah mendapatkan kaldu sesuai selera Anda, matikan api. Buang lapisan lemak di bagian atas kaldu.

Sudah siap menikmati sup tulang sumsum lezat buatan sendiri?Nah, itulah cara memasak tulang sumsum sapi yang mudah dan bisa anda coba dirumah. Dan untuk mendapatkan tulang sumsum dan berbagai jenis daging yang berkualitas baik ,anda bisa menghubungi Proteinatama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Selamat mencoba!

Sumber: Royco.com

Ahli Gizi: Konsumsi Daging Imbangi dengan Sayur dan Buah

 

Ahli Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM), Susetyowati mengingatkan masyarakat menjaga keseimbangan saat mengonsumsi daging merah. Daging yang dimaksud seperti daging sapi dan kambing. Keseimbangan itu dengan cara mengonsumsi sayur dan buah.

“Jangan lupa untuk mengonsumsi sayur dan buah dalam jumlah seimbang setelah mengkonsumsi daging merah yang berasal dari daging sapi dan kambing, untuk mengimbangi kalori dan kolesterol yang masuk,” ujar Susetyowati, di Yogyakarta.

Ia mengatakan dalam 100 gram daging kambing memiliki kalori sebanyak 154 kilo kalori (kkal) sedangkan sapi sebesar 207 kkal. Maka kandungan lemak dalam kambing sebesar 9 gram dan sapi 14 gram.

Sementar, kandungan kolesterol pada daging sapi sebanyak 73 mg dan kambing sebanyak 63 mg. kandungan protein sapi sebesar 18,8 gram dan kambing 16,8 gram.

Pihaknya menyarankan saat mengolah daging merah perlu menghindari menambahkan bahan masakan seperti minyak dan santan. Kal ini akan meningkatkan kadar kolesterol. Penggunaan kecap dan saos juga secukupnya.

Ia mengingatkan porsi yang disantap agar secukupnya atau tidak berlebihan. Selain cara mengolah yang sehat diingatkan agar konsumsi daging merah harus diimbangi dengan konsumsi buah dan sayuran.

Semoga Bermanfaat 🙂

Tips Merebus Iga Sapi Agar Matang Sempurna

 

 

Salah satu kunci kelezatan rasa masakan berbahan iga sapi adalah tekstur daging iga yang empuk dan tentu saja masak dengan sempurna. Ada cara khusus agar daging iga dapat empuk. Tidak hanya cara pemilihan bahan yang tepat tapi juga cara masak yang tepat. Ada berbagai cara untuk memasak iga sapi. Dengan panci biasa atau memakai panci bertekanan.

berikut ini adalah cara untuk memasak iga sapi yang dilansir dari berbagai sumber (Rabu, 3 Mei 2017) agar hasilnya dapat empuk dan masak sempurna. Yuk, simak tipsnya di bawah ini :

Pemilihan Bahan yang Tepat

Jika anda ingin mendapatkan daging iga sapi yang enak, maka pemilihan bahan harus anda lakukan. Pilih iga sapi yang muda, karena lebih cepat masak dan tentu saja tidak amis. Pilih yang memiliki lapisan lemak tips berwarna putih bukan kuning.

Manfaatkan Beras

Untuk mengukur kematangan iga sapi, anda dapat memanfaatkan beras. Jadi rebus iga sapi dengan beras. Jika beras mulai lumer dan hancur, maka daging iga sapi sudah mulai empuk dan matang dengan sempurna.

Direbus dalam Panci Bertekanan

Panci bertekanan dapat menghemat waktu masak iga sapi. Tentu saja iga sapi pun sudah pasti lebih empuk. Masukkan iga sapi dalam panci tekan, tambahkan air jangan melebihi batas. Masak selama 30 menit. Setelah itu iga sapi dapat ditambahi bumbu dan direbus sebentar.

Direbus dalam Panci Biasa

Jika anda tidak memiliki panci tekan, tidak perlu khawatir. Anda dapat merebus iga sapi dalam panci biasa. Didihkan air, lalu masukkan iga sapi. Masak dengan api kecil. Ambil kotoran yang menggumpal, tambahkan bumbu. Masak terus dengan api kecil hingga daging empuk.

Anda, demikian 4 cara memasak iga sapi agar daging dapat masak dengan sempurna serta empuk. Jadi, sudah siap masak iga sapi hari ini?

Dan untuk mendapatkan Iga sapi yang berkualitas baik, anda bisa menghubungi Mitara Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.

Semoga informasi ini bermanfaat 🙂

Mitra Boga Tama, produsen, supplier, dan distributor berbagai jenis daging lokal-impor, kami menjual berbagai jenis daging sapi lokal – impor, daging ayam, ikan, dan berbagai sumber protein hewani lainnya dalam keadaan beku (frozen) 18′ celcius ,yang dekemas secara praktis, ekonomis, dan higienis. Kami melayani pembelian skala kecil, menengah, ,maupun besar dengan pelayanan terbaik dan harga yang terjangkau, selain itu kami menyediakan pesan antar kerumah pembeli (sesuai ketentuan) dan untuk potongan daging dapat kami sesuaikan dengan keinginan pembeli.

Menarik sekali bukan, Untuk informasi lebih lanjut dan untuk pemesanan bisa hubungi kami :

Mitra Boga Tama :
Phone  : 08111631817/0811178631
Telpon : (021)5850528
Email   : mitrabogatama@gmail.com

Jual Lidah Sapi-Asal Tepat Mengolahnya, Lidah Sapi Bisa Jadi Sajian yang Empuk Enak

 

 

Lidah sapi bisa jadi lembut gurih. Enak ditumis atau dibuat bistik. Asal saja cara pengolahannya benar sehingga lidah bisa empuk, enak dan berbau gurih.

Lidah sapi yang enak biasanya memiliki tekstur yang empuk kenyal. Rasanya yang gurih dengan tambahan bumbu segar, bisa jadi sajian yang lezat. Jika hari ini ingin masak lidah sapi, inilah beberapa cara proses pemasakannya agar lidah yang dihasilkan empuk sempurna.

1. Cuci lidah sapi
Sebelum hendak memasak lidah sapi, sebaiknya pilihlah lidah sapi yang masih segar. ​Buang tulang lunak lidahnya. ​Cuci lidah hingga bersih di bawah air mengalir untuk menghilangkan kotoran ​dan lendir ​yang menempel di permukaan lidah. Untuk memberihkan bagian yang kasar, Anda juga dapat mencelupkannya ke dalam air panas, setelah itu bersihkan bagian kasarnya.

2.Kupas kulitnya
​Untuk memudahkan mengupas kulit ari bagian luar lidah. Didihkan air secukupnya dalam panci. Celupkan lidah dalam air mendidih. Biarkan beberapa menit. Angkat kemudian segera kelupas bagian kulit luar lidah yang kasar hingga lidah bersih. ​3. ​Cara praktis​
Untuk menghasilkan tekstur lidah yang empuk, Anda dapat memasaknya dengan panci bertekanan tinggi. Hal ini dapat menghemat waktu memasak. Beri sedikit air hingga lidah tenggelam kemudian masak sekitar ​45 menit sejak panci berdesis.​

3.Bumbu
Saat memasak tambahkan dengan lengkuas, daun salam, dan daun jeruk. Bumbu ini dapat Anda campurkan saat mempresto lidah agar menghasilkan aroma yang harum dan tak berbau amis. Setelah selesai di​rebus ​dan daging empuk, Anda dapat mengolahnya​ sebagai tumis lidah, lidah cabe hijau, lidah saus merica atau bistik lidah.​ Sumber : detik.com

Semoga Bermanfaat:)

Mitra Boga Tama, produsen, supplier, dan distributor berbagai jenis daging lokal-impor, kami menjual berbagai jenis daging sapi lokal – impor, daging ayam, ikan, dan berbagai sumber protein hewani lainnya dalam keadaan beku (frozen) 18′ celcius ,yang dekemas secara praktis, ekonomis, dan higienis. Kami melayani pembelian skala kecil, menengah, ,maupun besar dengan pelayanan terbaik dan harga yang terjangkau, selain itu kami menyediakan pesan antar kerumah pembeli (sesuai ketentuan) dan untuk potongan daging dapat kami sesuaikan dengan keinginan pembeli.

Menarik sekali bukan, Untuk informasi lebih lanjut dan untuk pemesanan bisa hubungi kami :

Mitra Boga Tama :
Phone  : 08111631817/0811178631
Telpon : (021)5850528
Email   : mitrabogatama@gmail.com

Tutorial Mudah Empukkan Daging Sapi Dengan Baking Soda

 

 

Daging merupakan makanan penuh protein yang banyak disukai. Daging bisa diolah jadi berbagai macam masakan yang lezat dan menggugah selera. Daging yang paling banyak dipilih untuk dikonsumsi sehari-hari adalah daging sapi dan kambing.

Sayangnya banyak yang mengeluhkan sulitnya memasak daging sapi. Kendala yang sering dialami sebelum mengolah daging adalah hasil masakan yang alot. Daging terkadang akan alot karena cara memasak yang salah dan lain sebagainya. Biasanya mayoritas orang akan mengempukkan daging dengan cara dipukul-pukul, tapi ini agak melelahkan dan cara ini juga bisa menghancurkan tekstur daging.

Well, kamu tak perlu galau lagi s. Kali ini Mitra Boga Tama akan menghadirkan cara mengempukkan daging dengan baking soda seperti yang telah dilansir oleh vemele.com berikut ini.

Tak banyak orang tahu bahwa baking soda ternyata sangat bermanfaat untuk membuat daging lebih empuk dan mudah diolah. Caranya cukup sederhana, kamu hanya tinggal menaburkan baking soda di atas daging. Diamkan selama beberapa saat dalam lemari es. Setelah itu bilas dengan air bersih dan daging siap diolah.

Sangat praktis bukan ? Kamu tak perlu lagi membuang-buang tenaga dengan memukul-mukul daging agar empuk. Dan untuk mendapatkan Daging sapi yang berkualitas baik ,anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.MBT memiliki jenis produk terlengkap (complete items), kualitas produk dan layanan (qualified products & services), dengan harga terjangkau (reasonable price)

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Selamat mencoba!

Sumber: vemele.com

Trik Masak Kaldu Daging, Perlukah Air Rebusan Pertama Dibuang?

 

Pernah dengar kalau ingin mendapatkan kaldu daging yang bening kita harus merebus daging sebanyak dua kali?

Air rebusan pertama harus dibuang dan air dari rebusan kedua yang akan digunakan.

Lalu, banyak yang bertanya tidakkah kita malah membuang kaldu daging kalau air rebusan pertamanya dibuang?

 Jawabannya adalah tidak, dengan syarat kita tahu cara merebus yang benar. Rebusan pertama harus dilakukan dalam air mendidih, jadi juice tetap terkunci dalam daging dan tidak ada yang terbuang.

Nah, rebusan kedua baru dilakukan dalam air dingin sehingga juicenya akan keluar. Mudah kan?

Dengan penjelasan lengkap di atas, kita tidak perlu lagi bingung antara merebus daging di air dingin atau mendidih.

Kuncinya sesuaikan saja dengan jenis makanan yang dibuat. Mudah dan pasti bisa ditiru setiap orang.

Pilih Air Dingin atau Panas?

Sudah tahu kan kalau segala jenis daging mulai dari ayam, sapi dan kambing punya kaldu atau juice yang jadi sumber kenikmatannya.

Kaldu inilah yang perlu kita pertahankan ketika memasak supaya masakan betul-betul gurih alami.

Sebenarnya, banyak teknik memasak yang bisa kita pelajari untuk membuat kaldu yang nikmat.

Tapi saking banyaknya, orang-orang malah bingung teknik mana yang paling tepat.

Ada yang bilang daging harus direbus di air dingin. Ada juga di air mendidih.

Bingung?

Ternyata merebus daging di air dingin dan air mendidih punya hasil yang berbeda, lo. Jadi, kita harus tahu supaya hasil kaldunya maksimal.

Bedanya Air Dingin dan Air Mendidih
Tahukah kamu, daging akan mengeluarkan efek yang berbeda ketika direbus dengan air dingin atau air mendidih. Yuk, kita cari tahu,

Air Dingin : Pori-pori daging akan terbuka dan juice akan keluar.

Air Mendidih : Pori-pori daging akan terkunci sehingga juice tetap ada dalam daging.

Jadi Mana yang Lebih Baik?

Jadi, kalau ditanya mana yang lebih baik, jawabannya tergantung masakan yang akan dibuat.

Jika ingin membuat sup yang kita makan kuahnya, tentu lebih baik rebus dengan air dingin.

Dengan begitu, pori-porinya akan terbuka, juice akan keluar dan kuah sup bisa sedap maksimal.

Tapi, kalau ingin membuat masakan yang kita makan dagingnya, misalnya empal dan ayam kuning, pastikan memasukkan daging ketika air telah mendidih, ya.

Karena kita ingin daging yang masih juicy dan bukannya kering karena juice nya telah keluar. Sumber : http://www.tribunnews.com
Semoga Bermanfaat 🙂

Hemat Waktu dan Bahan Bakar! Ini Trik Memasak Daging Lebih Cepat Empuk Saat Dimasak

 

Masakan yang praktis selalu dicari karena dimasa sekarang ini waktu adalah hal yang berharga.

Masakan cepat juga berarti kita menghemat pengeluaran gas.

Bayangkan kalau kita harus memasak daging sampai 3 jam lamanya. Wah, berapa banyak gas yang harus dipakai.

Ya, membuat daging empuk memang membutuhkan waktu yang lama.

Tapi, jika tahu tekniknya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan supaya daging cepat empuk dan memasak otomatis jadi lebih cepat.

Itu sebabnya, banyak orang menghindari memasak daging kala membuat masakan yang praktis.

Daging perlu waktu yang lama sampai bisa empuk dan lembut.

Sebenarnya ada daging jenis has dalam yang lebih mudah empuk.

Tapi, daging ini punya harga yang cukup mahal.

Ubah Bentuk DagingSebenarnya ada cara membuat daging lebih cepat empuk saat dimasak. Yang paling mudah adalah mengubah bentuk daging.

Daripada memasak dalam bentuk potongan tebal, lebih baik iris atau cincang saja daging. Daging yang tipis dan berukuran kecil tentuk lebih cepat matang dan empuk.

Bumbu juga lebih mudah meresap tanpa perlu dimasak terlalu lama.

 

Gunakan Daun Pepaya

Daun pepaya dipercaya bisa membuat empuk daging kambing.
Daun pepaya dipercaya bisa membuat empuk daging kambing. (dombagarut.blogspot.com)

Jika potongan daging tidak mungkin diubah, masih ada cara lain yang bisa dicoba. Gunakan daun pepaya.

Bungkus daging dengan daun pepaya yang sudah dirematkan. Biarkan semalaman di lemari es.
Daun pepaya dipercaya sejak lama mampu membuat daging lebih empuk.

Manfaatkan Baking Powder

Baking powder bukan cuma untuk membuat kue lho. Coba rendam daging selama semalaman dalam bumbu yang telah dibubuhi baking powder.

Cara ini cocok saat kita ingin membuat daging lada hitam atau sate.

Selain ketiga cara di atas, panci presto atau pressure cooker juga bisa dipakai bagi anda yang memilikinya.

Tanpa tambahan apapun, presto bisa membuat daging empuk dalam hitungan menit. Tapi, harganya memang cukup mahal.

Bagi anda yang belum memilikinya, cukup mengempukan daging dengan 3 cara di atas saja. Daging pasti sukses lebih cepat empuk dan memasak juga jadi lebih cepat. Sumber : http://www.tribunnews.com

Semoga bermanfaat 🙂

Tips Menggoreng Ayam Agar Matang Sempurna dan Tak Berdarah

Selamat pagi…

Pernahkah kamu menyantap ayam yang bagian luarnya terlihat sudah matang padahal ternyata bagian dalamnya masih mentah atau justru masih berdarah? Ini pasti akan langsung menghancurkan selera makan deh. Ayam yang masih mentah ternyata berbahaya untuk dikonsumsi Ladies. Ayam mentah bisa jadi perantara bakteri salmonella dan virus berbahaya. Karenanya ayam harus dimasak dengan benar agar matang sempurna.

Nah, memasak ayam sebenarnya gampang-gampang susah. Berikut ini adalah tips-tips sederhana yang akan membantumu memasak ayam agar matang sempurna Ladies. Yuk intip di halaman ini.

Pertama harus diperhatikan adalah ukuran ayam. Ayam bisa langsung digoreng tanpa diukep jika ukurannya kecil. Namun, jika ayam ukurannya besar ada baiknya untuk mengukep ayam (merebus dengan bumbu) terlebih dahulu.

Next, perhatikan api saat memasak. Agar matang merata sampai ke dalam, masak ayam dengan api kecil saja.

Gunakan minyak dengan jumlah yang banyak atau dapat merendam seluruh daging ayam. Minyak yang banyak dan bisa merendam ayam akan membuat daging matang merata.

Kamu juga disarankan untuk menusuk-nusuk daging ayam menggunakan garpu agar bagian dalam ayam lebih cepat matang sebelum menggorengnya.

Biasanya kita akan menyimpan ayam yang di dalam freezer. Sebelum menggorengnya diamkan dulu beberapa saat pada suhu ruang. Menggoreng ayam dalam kondisi dingin akan membuat ayam matang bagian luarnya saja.

Nah itu tadi adalah tips mudah menggoreng ayam agar matang dengan sempurna dan dalamnya tak berdarah.
Dan untuk mendapatkan berbagai jenis daging yang berkualitas baik ,anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.MBT memiliki jenis produk terlengkap (complete items), kualitas produk dan layanan (qualified products & services), dengan harga terjangkau (reasonable price)
Semoga bermanfaat ya, happy cooking .

sumber:vemale.com

Semoga Bermanfaat 🙂

Tips Mengolah Babat Sapi Agar Empuk dan Tak Bau

Selamat pagi.. tetap semangat menjalani aktivitas 🙂 Membuat olahan dari babad sapi sepertinya cocok untuk menemani akhir pekan bersama keluarga tercinta 🙂 Soto babat, nasi goreng babat, dan babat gongso adalah beberapa jenis olahan babat sapi yang banyak digemari. Tapi mungkin tak banyak yang tahu bahwa ada proses panjang untuk membuat bahan makanan yang sebelumnya dianggap menjijikkan tersebut menjadi sajian yang menggoyang lidah.

 

Mengolah jeroan sapi, termasuk babat, memang gampang-gampang susah. Harus diperhatikan benar proses pembersihannya agar babat sapi lebih menarik dipandang mata dan baunya tidak menyengat. Tantangan lainnya adalah bagaimana mengempukkan babat yang teksturnya cenderung alot dan membuat bumbu lebih meresap ke dalamnya.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengolah babat sapi :

1. Pemilihan jenis babat. Babat yang bermotif seperti sarang lebah konon bisa lebih mudah menyerap bumbu karena polanya seperti spons. Sementara yang bisa cepat empuk adalah babat omasum yang berlapis-lapis seperti lembaran buku dan permukaannya mirip handuk.
2.Membersihkan babat. Babat yang belum dibersihkan biasanya berwarna hijau kusam, abu-abu, atau hitam. Untuk itu anda perlu membuang isi perutnya dan membilasnya sampai benar-benar bersih. Rebus babat dalam air mendidih, kemudian sikat/kerik babat sampai bersih di air mengalir. Buang pula lapisan bagian dalamnya. Rendam babat yang sudah dikerik di dalam air kapur sirih sambil diremas-remas sampai baunya hilang, kemudian bilas lagi dengan air. Bila baunya masih tajam, bisa direndam lagi dalam air jeruk nipis, lalu bilas. Agar tidak terlalu repot, carilah babat yang warnanya lebih cerah karena biasanya sudah dibersihkan dari isi perutnya. Babat yang berwarna putih bersih kemungkinan direndam dalam klorin untuk membunuh kuman. Karena itu, perlu pembilasan beberapa kali supaya bau klorinnya hilang.
3. Agar babat empuk dan tidak bau. Rebus babat dalam air mendidih bersama daun salam, lengkuas, serai, jahe, atau daun jeruk hingga empuk. Rempah daun tersebut juga berfungsi mengurangi aroma tidak sedap dari babat. Jenis babat, seperti dijelaskan sebelumnya, bisa turut mempengaruhi lama perebusan dan tingkat keempukan. Bila ingin menyingkat waktu, babat bisa direbus di dalam panci bertekanan selama ± 30 menit. Buang air rebusan babat, jangan gunakan untuk memasak karena baunya tidak sedap. Semoga bermanfaat 🙂 Sumber : http://www.kabarkuliner.com

Jika Anda membutuhkan pasokan babat sapi dalam jumlah kecil/besar, silahkan hubungi Mitra Boga Tama

Mitra Boga Tama, Produsen, supplier, dan distributor berbagai jenis daging sapi lokal – impor, ayam, dan berbagai jenis sumber protein hewani lainnya dalam keadaan frozen yang dikemas secara rapih, ekonomis, dan higienish. Kami melayani pembelian skala kecil, menengah, maupun besar dengan pelayanan terbaik dan harga yang terjangkau, selain itu kami menyediakan pesan antar kerumah pembeli ( sesuai ketentuan ) dan untuk potongan daging dapat kami sesuaikan sesuai spesifikasi keinginan pembeli.

Nah menarik sekali bukan jika order daging sapi / ayam / sumber protein hewani lainnya pada kami. Untuk informasi lebih lanjut dan untuk pemesanan dapat hubungi kami :

Mitra Boga Tama :
Phone  : 0811178631
Telpon : (021)5850528
Email   : mitrabogatama@gmail.com

Begini Cara Cepat Mencairkan Daging Beku

Daging yang tidak langsung diolah biasanya akan disimpan di dalam freezer. Hal ini bertujuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri sehingga daging tidak cepat busuk. Bakteri akan tumbuh sangat baik dengan suhu 21°C sampai 37°C. Penyimpanan sebaiknya dilakukan di dalam freezer dengan suhu 0-3°C di mana pada suhu tersebut bakteri akan tumbuh dengan sangat lambat.

Ketika daging beku akan kita olah, cara mencairkan yang biasa kita lakukan adalah dengan mendiamkan daging dalam suhu ruang lebih kurang 25 derajat celsius hingga semua es pada daging mencair. Namun, banyak orang yang merasa bahwa cara ini memakan waktu yang terlalu lama. Ada cara lain yang lebih cepat loh..

Sebuah stasiun tv kabel di Taiwan, CTi, menayangkan kiat praktis dalam mengolah daging sebelum dimasak. Anda hanya membutuhkan dua buah panci alumunium. Kemudian, pilih salah satu panci, lalu balikkan (posisi bawah panci menjadi di atas dan mulut panci di bawah). Letakkan daging yang masih terbungkus plastik dan beku di atas panci terbalik tersebut. Selanjutnya, ambil panci lainnya, dan isilah dengan air kran. Setelah panci terisi, tumpuk panci ini di atas daging dan panci terbalik. Sehingga susunannya nampak seperti burger panci. Diamkan selama 5 hingga10 menit (tergantung ketebalan daging). Anda akan saksikan, lambat laun daging akan mencair dengan sendirinya.

Hal ini bisa terjadi karena alumunium atau stainless steel termasuk golongan metal dan berfungsi sebagai konduktor yang baik dalam menghantarkan panas lebih cepat. Alhasil, es pun bisa meleleh lebih cepat. Selain itu, berat air di dalam panci juga akan membantu menekan metal yang ada di atas daging, sehingga memperluas permukaan tekanan. Ini menyebabkan permukaan yang panas pun jadi semakin luas dan es lebih cepat mencair.

Mudah dan cepat bukan? Anda bisa melakukan sendiri di rumah karena praktis dan alat yang dibutuhkan sederhana. Dan untuk mendapatkan Daging beku yang berkualitas baik, anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.

Semoga infonya bermanfaat ya, selamat mencoba…

Sumber : lifestyle.kompas.com

Daging dan Makanan Mentah Ini Tidak Boleh Dicuci

Biasanya, kita selalu mengasosiasikan mencuci dengan kebersihan. Manusia terbiasa mencuci nyaris segalanya. Mulai dari pakaian, kain, mobil, bahkan dirinya sendiri.

Berdasarkan pemikiran ini, wajar jika kemudian banyak orang selalu mencuci bahan-bahan  makanan, termasuk daging. Sayangnya, mencuci daging (baik daging sapi, kambing domba, dan unggas) tidaklah disarankan.

Bakteri yang ada di daging mentah ini bisa menyebar ke makanan lain, peralatan masak, peralatan makan, dan pemukaan dapur. Hal ini biasa disebut kontaminasi silang.

Melansir laman Pemeriksaan Keamanan Amerika Serikat (USDA FSIS), banyak konsumen berpikir, dengan mencuci daging, mereka melenyapkan bakteri. Namun, kebanyakan bakteri pada daging menempel sangat erat sehingga tidak bisa dilepaskan, tidak peduli bagaimana dan seberapa sering Anda mencucinya.

Namun, ada juga tipe bakteri yang sangat mudah dibasuh tapi kemudian akan menempel pada permukaan dapur. Jika bakteri yang sudah berpindah tadi tidak dibersihkan, area yang terkontaminasi itu bisa jadi penyebab penyakit akibat bakteri udara.

Sama seperti daging mentah, telur juga tidak perlu dicuci sebelum disampan. Telur memiliki lapisan khusus yang akan melindunginya dari bakteri. Mencucinya akan menghilangkan lapisan khusus tadi.

Cara menghilangkan bakteri

Memasak makanan pada suhu yang tepat bisa membunuh bakteri, jadi Anda tidak perlu mencucinya lagi.

Mencuci tangan setelah menangani daging mentah wajib dilakukan. Apa pun yang Anda sentuh setelah memegang daging (tanpa cuci tangan) bisa terkontaminasi.

Cuci tangan menggunakan air hangat, dan sabuni selama 20 detik, sebelum dan sesudah menangani makanan, dari kamar mandi, mengganti popok, merawat orang sakit, membersihkan ingus, bersin dan batuk, serta mengurus binatang peliharaan.

Untuk mencegah kontaminasi silang, penting untuk selalu membersihkan permukaan dapur yang bersentuhan dengan daging mentah. Bersihkan permukaan dapur menggunakan sabun. Sumber : Liputan6.com

Semoga bermanfaat 🙂

Mengawetkan Daging Sapi Tanpa Lemari Pendingin

Mengawetkan daging sapi di dalam lemari pendingin atau freezer sudah biasa dilakukan. Namun, bagaimana jika Anda sedang berada di tempat yang tidak memiliki lemari pendingin untuk mengawetkan daging? Salah menyimpan bisa-bisa daging sapi malah busuk termakan bakteri.

Maka dari itu, Anda perlu mengetahui teknik mengawetkan daging sapi tanpa menggunakan lemari pendingin. Berikut ini adalah cara menyimpan dan mengawetkan daging sapi yang dilangsir dari vemele.com

Sebelum menyimpan daging sapi, pastikan Anda telah mengurangi banyak lemak dari daging sapi tersebut. Lemak yang terdapat dalam daging sapi akan sulit untuk dikeringkan dan membuat daging mudah busuk.

Kemudian, masukkan daging sapi ke dalam cuka atau garam dan diamkan di tempat yang kering selama satu malam supaya cuka atau garam merasuk hingga bagian dalam daging.

Setelah itu, masukkan daging sapi ke dalam bumbu sesuai selera.
Jika Anda ingin membuat dendeng, Anda tinggal memasukkannya ke dalam food dehydrator atau mengeringkannya secara alami.

Jika Anda ingin membuat sosis, Anda dapat memasukkannya ke dalam plastik dengan bahan kolage atau serat.
Simpan produk daging sapi tersebut ke dalam wadah yang rapat dan kedap udara.

Tidak sulit kan mengawetkan daging sapi tanpa lemari pendingin atau freezer? Anda bisa langsung mempraktekannya di rumah..Dan untuk mendapatkan Daging sapi yang berkualitas baik ,anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.MBT memiliki jenis produk terlengkap (complete items), kualitas produk dan layanan (qualified products & services), dengan harga terjangkau (reasonable price)

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Selamat mencoba!

Sumber: Vemele

Tips Menggoreng Ayam Agar Matang Sempurna dan Tak Berdarah

Selamat pagi…

Pernahkah kamu menyantap ayam yang bagian luarnya terlihat sudah matang padahal ternyata bagian dalamnya masih mentah atau justru masih berdarah? Ini pasti akan langsung menghancurkan selera makan deh. Ayam yang masih mentah ternyata berbahaya untuk dikonsumsi Ladies. Ayam mentah bisa jadi perantara bakteri salmonella dan virus berbahaya. Karenanya ayam harus dimasak dengan benar agar matang sempurna.

Nah, memasak ayam sebenarnya gampang-gampang susah. Berikut ini adalah tips-tips sederhana yang akan membantumu memasak ayam agar matang sempurna Ladies. Yuk intip di halaman ini.

 

 

pertama harus diperhatikan adalah ukuran ayam. Ayam bisa langsung digoreng tanpa diukep jika ukurannya kecil. Namun, jika ayam ukurannya besar ada baiknya untuk mengukep ayam (merebus dengan bumbu) terlebih dahulu.

Next, perhatikan api saat memasak. Agar matang merata sampai ke dalam, masak ayam dengan api kecil saja.

Gunakan minyak dengan jumlah yang banyak atau dapat merendam seluruh daging ayam. Minyak yang banyak dan bisa merendam ayam akan membuat daging matang merata.

Kamu juga disarankan untuk menusuk-nusuk daging ayam menggunakan garpu agar bagian dalam ayam lebih cepat matang sebelum menggorengnya.

Biasanya kita akan menyimpan ayam yang di dalam freezer. Sebelum menggorengnya diamkan dulu beberapa saat pada suhu ruang. Menggoreng ayam dalam kondisi dingin akan membuat ayam matang bagian luarnya saja.

Nah itu tadi adalah tips mudah menggoreng ayam agar matang dengan sempurna dan dalamnya tak berdarah.
Dan untuk mendapatkan berbagai jenis daging yang berkualitas baik ,anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.MBT memiliki jenis produk terlengkap (complete items), kualitas produk dan layanan (qualified products & services), dengan harga terjangkau (reasonable price)
Semoga bermanfaat ya, happy cooking .

sumber:vemale.com

Semoga Bermanfaat 🙂

Ingin Membuat Sate? Simak Dulu Tips Mengempukkan Daging Sapi Berikut Ini

 

SATE merupakan salah satu kuliner nusantara yang sudah tidak asing lagi . Namun ternyata, masih banyak yang belum paham teknik mengolah daging kambing atau sapi, agar menjadi suguhan sate yang lezat dan menggugah selera.

Salah satu masalah yang paling umum terjadi menyangkut tingkat keempukkan daging. Tidak perlu khawatir! Mitra Boga Tama telah merangkum beberapa tips praktis mengempukkan daging yang bisa Anda coba di rumah. Yuk simak lengkapnya, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber.

Pilihlah daging yang segar

Hal ini sangat penting untuk mendapatkan tekstur daging yang empuk. Bila ragu dengan keempukan daging kambing atau sapi, Anda bisa menggunakan bubuk pengempuk daging yang tersedia di pasaran.

Bungkus dengan daun pepaya

Membungkus daging dengan daun pepaya juga dipercaya ampuh untuk mengempukkan daging. Bungkuslah selama 2-3 jam dan masukkan dalam lemari pendingin.

Potong menyayat

Agar daging lebih cepat empuk, sebaiknya tidak dipotong kotak melainkan disayat tipis seperti filet. Cara memotongnya pun tidak sembarangan. Potonglah daging berlawanan dengan serat.

Rendam daging

Untuk memastikan kelezatan sate, Anda juga perlu merendam sate dalam bumbunya selama paling sedikit 30 menit. Cara yang paling praktis dan efektif untuk merendam sate dalam bumbu adalah dengan menggunakan kantong plastik. Pastikan daging telah dipotong-potong sesuai dengan ukuran yang diinginkan.

Dan untuk mendapatkan Daging sapi yang berkualitas baik, anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.

Semoga informasi ini bermanfaat 🙂

3 Tips Cerdas Masak Daging Sapi Agar Empuk

Daging sapi merupakan sumber protein hewani yang sangat baik bagi tubuh. Memasak daging sapi ini memang gampang-gampang susah. Ada yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan daging sapi yang empuk Anda harus merebusnya selama berjam-jam. Ini akan membuang waktu Anda, rasa daging pun tidak akan gurih karena terlalu lama dimasak. Kali ini ada 3 tips yang bisa Anda manfaatkan untuk memasak daging agar empuk dengan waktu yang tak terlalu lama. seperti yang dilansir dari berbagai sumber, Simak ulasannya hanya di sini.

Pipihkan Daging

Trik yang paling sederhana dan banyak dicoba adalah dengan memipihkan daging yang akan dimasak. Sebelum dimasak, pipihkan daging dengan alat pemukul daging yang bergerigi. Setelah itu Anda tinggal memasaknya dengan bumbu sesuai dengan selera.

Buah Nanas

Daging setebal apapun akan bisa empuk dengan menggunakan buah nanas . Cara ini juga tidak memakan waktu yang lama. Gunakan nanas yang masih muda karena nanas ini mengandung enzim yang mampu menguraikan serat daging sapi agar cepat empuk. Setelah mencuci bersih daging balurkan nanas muda yang telah dihaluskan ke seluruh permukaan daging sapi. Diamkan selama 20-30 menit dan selanjutnya bilas dengan bersih. Daging sapi siap diolah.

Daun Pepaya

Tips ketiga ini adalah cara yang sering digunakan sejak dulu kala. Balut saja daging dengan daun pepaya dan biarkan selama 45 menit. Ini akan membuat daging lebih cepat empuk. Untuk efektivitas Anda bisa membumbui daging sebelum dibungkus dengan daun pepaya agar bumbu lebih meresap sempurna.

Anda bisa memilih sendiri tips yang dirasa paling mudah dan praktis. Selamat mencoba ya. Happy cooking dan nantikan tips-tips memasak lainnya.
Dan untuk mendapatkan Daging sapi yang berkualitas baik, anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Ahli Gizi: Konsumsi Daging Imbangi dengan Sayur dan Buah

 

Ahli Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM), Susetyowati mengingatkan masyarakat menjaga keseimbangan saat mengonsumsi daging merah. Daging yang dimaksud seperti daging sapi dan kambing. Keseimbangan itu dengan cara mengonsumsi sayur dan buah.

“Jangan lupa untuk mengonsumsi sayur dan buah dalam jumlah seimbang setelah mengkonsumsi daging merah yang berasal dari daging sapi dan kambing, untuk mengimbangi kalori dan kolesterol yang masuk,” ujar Susetyowati, di Yogyakarta.

Ia mengatakan dalam 100 gram daging kambing memiliki kalori sebanyak 154 kilo kalori (kkal) sedangkan sapi sebesar 207 kkal. Maka kandungan lemak dalam kambing sebesar 9 gram dan sapi 14 gram.

Sementar, kandungan kolesterol pada daging sapi sebanyak 73 mg dan kambing sebanyak 63 mg. kandungan protein sapi sebesar 18,8 gram dan kambing 16,8 gram.

Pihaknya menyarankan saat mengolah daging merah perlu menghindari menambahkan bahan masakan seperti minyak dan santan. Kal ini akan meningkatkan kadar kolesterol. Penggunaan kecap dan saos juga secukupnya.

Ia mengingatkan porsi yang disantap agar secukupnya atau tidak berlebihan. Selain cara mengolah yang sehat diingatkan agar konsumsi daging merah harus diimbangi dengan konsumsi buah dan sayuran.

Semoga Bermanfaat 🙂

3 Tips Cerdas Masak Daging Sapi Agar Empuk

Daging sapi merupakan sumber protein hewani yang sangat baik bagi tubuh. Memasak daging sapi ini memang gampang-gampang susah. Ada yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan daging sapi yang empuk Anda harus merebusnya selama berjam-jam. Ini akan membuang waktu Anda, rasa daging pun tidak akan gurih karena terlalu lama dimasak. Kali ini ada 3 tips yang bisa Anda manfaatkan untuk memasak daging agar empuk dengan waktu yang tak terlalu lama. seperti yang dilansir dari berbagai sumber, Simak ulasannya hanya di sini.

Pipihkan Daging

Trik yang paling sederhana dan banyak dicoba adalah dengan memipihkan daging yang akan dimasak. Sebelum dimasak, pipihkan daging dengan alat pemukul daging yang bergerigi. Setelah itu Anda tinggal memasaknya dengan bumbu sesuai dengan selera.

Buah Nanas

Daging setebal apapun akan bisa empuk dengan menggunakan buah nanas . Cara ini juga tidak memakan waktu yang lama. Gunakan nanas yang masih muda karena nanas ini mengandung enzim yang mampu menguraikan serat daging sapi agar cepat empuk. Setelah mencuci bersih daging balurkan nanas muda yang telah dihaluskan ke seluruh permukaan daging sapi. Diamkan selama 20-30 menit dan selanjutnya bilas dengan bersih. Daging sapi siap diolah.

Daun Pepaya

Tips ketiga ini adalah cara yang sering digunakan sejak dulu kala. Balut saja daging dengan daun pepaya dan biarkan selama 45 menit. Ini akan membuat daging lebih cepat empuk. Untuk efektivitas Anda bisa membumbui daging sebelum dibungkus dengan daun pepaya agar bumbu lebih meresap sempurna.

Anda bisa memilih sendiri tips yang dirasa paling mudah dan praktis. Selamat mencoba ya. Happy cooking dan nantikan tips-tips memasak lainnya.
Dan untuk mendapatkan Daging sapi yang berkualitas baik, anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Makan Daging Panggang Takut Kanker, Begini Antisipasinya

Selamat pagi, semangat menjalani aktivitas hari ini semoga hari ini senantiasa seperti apa yang kita harapkan 🙂

Makanan panggang kerap kali disajikan ketika momen kebersamaan atau acara berkumpul bersama keluarga. Namun, banyak kekhawatiran bahwa makanan panggang dapat menimbulkan kanker.

Melansir dari situs Huffingtonpost.com, kekhawatiran seputar makanan panggang, kebanyakan daging, berkaitan dengan dua senyawa yang dikenal sebagai karsinogen, yaitu heterocyclic amines (HCA) dan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH). HCA terbentuk dalam makanan kaya protein saat dimasak dengan panas sangat tinggi, dan bentuk PAH saat lemak membakar panggangan, menciptakan asap.

Menurut National Cancer Institute, penelitian menemukan bahwa makanan yang kaya HCA dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara, usus besar, hati, kulit, paru-paru, prostat dan kanker lainnya. Diet tinggi PAH telah dikaitkan dengan leukemia.

Direktur nutrisi dan aktivitas fisik untuk American Cancer Society, Colleen Doyle-MS, RD, mengatakan bahwa tidak ada cukup bukti yang menyarankan agar Anda menghindari makanan panggang. Sebagai gantinya, ambil beberapa langkah ini untuk meminimalkan risiko kanker dari makanan panggang ;

  1. Bersihkan panggangan Anda.

Ada beberapa cara berbeda yang bisa Anda lakukan. Anda bisa menggosoknya dengan baking soda, atau Anda bisa menggunakan segel foil timah untuk menggosoknya.

  1. Masak daging tanpa lemak.

Memasak daging tanpa lemak berarti akan ada sedikit lemak yang menetes dan menimbulkan asap, yang berarti kurang potensial untuk kehadiran PAH. Pertimbangkan memilih ayam panggang (tanpa kulit adalah yang terbaik, karena mengandung sedikit lemak) dan ikan, karena mengandung kadar asam amino yang lebih rendah yang menyebabkan produksi HCA.

  1. Sebaiknya, daging dibuat setengah matang terlebih dahulu sebelum dipanggang.

Proses memasak hanya untuk mendapatkan rasa yang bagus dan rasa berasap. Atau, jika Anda benar-benar ingin memanggang sepenuhnya, pangganglah dalam suhu yang rendah. HCA mulai terbentuk, pada dan di atas 325 derajat Fahrenheit.

Jadi jika Anda menjaga suhu di bawahnya, Anda aman. Pastikan untuk memeriksa daging dengan termometer untuk memasaknya dengan suhu yang benar dan aman.

  1. Potong bagian yang hangus.

Menurut National Cancer Institute, membuang bagian daging yang hangus sebelum memakannya dapat mengurangi paparan HCA dan PAH.

Ingat, hingga saat ini, belum cukup penelitian yang dilakukan yang menunjukkan bahwa Anda harus berhenti makan daging panggang, sehingga Anda tetap bisa memanggang steak dan burger. Tapi jika Anda ingin berada di sisi yang aman, ikuti langkah-langkah yang baru saja kami cantumkan. Sumber : viva.co.id Semoga Bermanfaat 🙂

Mitra Boga Tama, Produsen, supplier, dan distributor berbagai jenis daging sapi lokal – impor, ayam, dan berbagai jenis sumber protein hewani lainnya dalam keadaan frozen yang dikemas secara rapih, ekonomis, dan higienish. Kami melayani pembelian skala kecil, menengah, maupun besar dengan pelayanan terbaik dan harga yang terjangkau, selain itu kami menyediakan pesan antar kerumah pembeli ( sesuai ketentuan ) dan untuk potongan daging dapat kami sesuaikan sesuai spesifikasi keinginan pembeli.

Nah menarik sekali bukan jika order daging sapi / ayam / sumber protein hewani lainnya pada kami. Untuk informasi lebih lanjut dan untuk pemesanan dapat hubungi kami :

Mitra Boga Tama :
Phone  : 0811178631
Telpon : (021)5850528
Email   : mitrabogatama@gmail.com

Cara Menyimpan Daging Sapi Agar Tetap Awet

 

Daging adalah salah satu sumber protein hewani yang sangat tinggi, memiliki begitu banyak cadangan daging yang segar harus pandai dalam menyimpannya. Hal ini penting agar protein yang terkandung dalam daging tidak hilang. Jika anda gemar belanja bahan makanan dalam jumlah banyak, dan menyimpannya sebagai cadangan makanan maka perlu cara yang tepat untuk menyimpannya. Jangan hanya menyimpan dalam lemari es, segala masalah beres. Menyimpan daging segar, ada tips dan trik agar daging tetap segar meskipun sudah lama disimpan dalam lemari es.

Berikut adalah cara menyimpan daging agar tetap awet dan kandungan nutrisinya tetap terjaga.

1. Simpan Dalam Freezer
Untuk menjaga daging tetap segar dan tahan lama, simpan daging segar dengan cara dibekukan. Potong daging dalam porsi siap masak, simpan dalam kantong plastik atau wadah kedap udara lalu simpan dalam freezer. Hal ini penting untuk menghambat pertumbuhan bakteri jahat.
2. Tentukan Suhu Penyimpanan, Suhu yang tepat untuk penyimpanan daging segar adalah -1 hingga 1 derajat celsius. Hindari menyimpan daging pada suhu di atas 1 derajat celsius karena akan meningkatkan pertumbuhan bakteri. Sehingga, daging menjadi mudah busuk.
3. Pengemasan yang tepat sebelum menyimpan daging dalam freezer gunakan pembungkus yang tepat. Plastik wrap adalah pembungkus yang ideal untuk menyimpan daging segar. Pengemasan yang tepat akan membantu kualitas daging agar tetap segar.

Saat akan memasak daging setelah disimpan dalam freezer, biarkan butiran es hingga mencair. Hal ini bertujuan agar daging dapat matang dengan sempurna. Jika memasak daging dengan keadaan masih beku, maka daging yang masih beku tersebut tidak mendapat panas yang tepat sehingga daging tidak masak sempurna. Biarkan daging yang beku mencair dengan sendirinya, jangan merendamnya di dalam air, biarkan es mencair secara alami dalam suhu ruang agar nutrisi daging tidak terbuang. Selamat mencoba dan semoga informasi ini bermanfaat 🙂

Itu tadi beberapa tips Agar daging tetap awet, untuk itu mari memilih daging sapi dengan kualitas terbaik yang dapat menghasilkan masakan dengan rasa yang super istimewa.sumber: google.

Jika ingin memperoleh daging sapi yang berkualitas baik , anda bisa mendapatkanya di Mitra Boga Tama. Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal, kami menjual berbagai jenis daging sapi lokal – impor, ayam, dan berbagai jenis sumber protein hewani lainnya dalam keadaan frozen yang dikemas secara rapih, ekonomis, dan higienish. Kami melayani pembelian skala kecil, menengah maupun besar dengan pelayanan terbaik dan harga yang terjangkau, selain itu kami menyediakan pesan antar kerumah pembeli (sesuai ketentuan) dan untuk potongan daging dapat kami potongkan sesuai spesifikasi keinginan pembeli.

Untuk informasi lebih lanjut dan untuk pemesanan dapat hubungi kami :

Mitra Boga Tama
Phone  : 0811178631
Telpon : (021)5850528
Email   : mitrabogatama@gmail.com

Daging dan Makanan Mentah Ini Tidak Boleh Dicuci

Biasanya, kita selalu mengasosiasikan mencuci dengan kebersihan. Manusia terbiasa mencuci nyaris segalanya. Mulai dari pakaian, kain, mobil, bahkan dirinya sendiri.

Berdasarkan pemikiran ini, wajar jika kemudian banyak orang selalu mencuci bahan-bahan  makanan, termasuk daging. Sayangnya, mencuci daging (baik daging sapi, kambing domba, dan unggas) tidaklah disarankan.

Bakteri yang ada di daging mentah ini bisa menyebar ke makanan lain, peralatan masak, peralatan makan, dan pemukaan dapur. Hal ini biasa disebut kontaminasi silang.

Melansir laman Pemeriksaan Keamanan Amerika Serikat (USDA FSIS), banyak konsumen berpikir, dengan mencuci daging, mereka melenyapkan bakteri. Namun, kebanyakan bakteri pada daging menempel sangat erat sehingga tidak bisa dilepaskan, tidak peduli bagaimana dan seberapa sering Anda mencucinya.

Namun, ada juga tipe bakteri yang sangat mudah dibasuh tapi kemudian akan menempel pada permukaan dapur. Jika bakteri yang sudah berpindah tadi tidak dibersihkan, area yang terkontaminasi itu bisa jadi penyebab penyakit akibat bakteri udara.

Sama seperti daging mentah, telur juga tidak perlu dicuci sebelum disampan. Telur memiliki lapisan khusus yang akan melindunginya dari bakteri. Mencucinya akan menghilangkan lapisan khusus tadi.

Cara menghilangkan bakteri

Memasak makanan pada suhu yang tepat bisa membunuh bakteri, jadi Anda tidak perlu mencucinya lagi.

Mencuci tangan setelah menangani daging mentah wajib dilakukan. Apa pun yang Anda sentuh setelah memegang daging (tanpa cuci tangan) bisa terkontaminasi.

Cuci tangan menggunakan air hangat, dan sabuni selama 20 detik, sebelum dan sesudah menangani makanan, dari kamar mandi, mengganti popok, merawat orang sakit, membersihkan ingus, bersin dan batuk, serta mengurus binatang peliharaan.

Untuk mencegah kontaminasi silang, penting untuk selalu membersihkan permukaan dapur yang bersentuhan dengan daging mentah. Bersihkan permukaan dapur menggunakan sabun. Sumber : Liputan6.com

Semoga bermanfaat 🙂

Tips Menggoreng Ayam Agar Matang Sempurna dan Tak Berdarah

Selamat siang…

Pernahkah kamu menyantap ayam yang bagian luarnya terlihat sudah matang padahal ternyata bagian dalamnya masih mentah atau justru masih berdarah? Ini pasti akan langsung menghancurkan selera makan deh. Ayam yang masih mentah ternyata berbahaya untuk dikonsumsi Ladies. Ayam mentah bisa jadi perantara bakteri salmonella dan virus berbahaya. Karenanya ayam harus dimasak dengan benar agar matang sempurna.

Nah, memasak ayam sebenarnya gampang-gampang susah. Berikut ini adalah tips-tips sederhana yang akan membantumu memasak ayam agar matang sempurna Ladies. Yuk intip di halaman ini.

Pertama harus diperhatikan adalah ukuran ayam. Ayam bisa langsung digoreng tanpa diukep jika ukurannya kecil. Namun, jika ayam ukurannya besar ada baiknya untuk mengukep ayam (merebus dengan bumbu) terlebih dahulu.

Next, perhatikan api saat memasak. Agar matang merata sampai ke dalam, masak ayam dengan api kecil saja.

Gunakan minyak dengan jumlah yang banyak atau dapat merendam seluruh daging ayam. Minyak yang banyak dan bisa merendam ayam akan membuat daging matang merata.

Kamu juga disarankan untuk menusuk-nusuk daging ayam menggunakan garpu agar bagian dalam ayam lebih cepat matang sebelum menggorengnya.

Biasanya kita akan menyimpan ayam yang di dalam freezer. Sebelum menggorengnya diamkan dulu beberapa saat pada suhu ruang. Menggoreng ayam dalam kondisi dingin akan membuat ayam matang bagian luarnya saja.

Nah itu tadi adalah tips mudah menggoreng ayam agar matang dengan sempurna dan dalamnya tak berdarah.
Dan untuk mendapatkan berbagai jenis daging yang berkualitas baik ,anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.MBT memiliki jenis produk terlengkap (complete items), kualitas produk dan layanan (qualified products & services), dengan harga terjangkau (reasonable price)
Semoga bermanfaat ya, happy cooking .

sumber:vemale.com

Semoga Bermanfaat 🙂

Hemat Waktu dan Bahan Bakar! Ini Trik Memasak Daging Lebih Cepat Empuk Saat Dimasak

 

Masakan yang praktis selalu dicari karena dimasa sekarang ini waktu adalah hal yang berharga.

Masakan cepat juga berarti kita menghemat pengeluaran gas.

Bayangkan kalau kita harus memasak daging sampai 3 jam lamanya. Wah, berapa banyak gas yang harus dipakai.

Ya, membuat daging empuk memang membutuhkan waktu yang lama.

Tapi, jika tahu tekniknya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan supaya daging cepat empuk dan memasak otomatis jadi lebih cepat.

Itu sebabnya, banyak orang menghindari memasak daging kala membuat masakan yang praktis.

Daging perlu waktu yang lama sampai bisa empuk dan lembut.

Sebenarnya ada daging jenis has dalam yang lebih mudah empuk.

Tapi, daging ini punya harga yang cukup mahal.

Ubah Bentuk DagingSebenarnya ada cara membuat daging lebih cepat empuk saat dimasak. Yang paling mudah adalah mengubah bentuk daging.

Daripada memasak dalam bentuk potongan tebal, lebih baik iris atau cincang saja daging. Daging yang tipis dan berukuran kecil tentuk lebih cepat matang dan empuk.

Bumbu juga lebih mudah meresap tanpa perlu dimasak terlalu lama.

 

Gunakan Daun Pepaya

Daun pepaya dipercaya bisa membuat empuk daging kambing.
Daun pepaya dipercaya bisa membuat empuk daging kambing. (dombagarut.blogspot.com)

Jika potongan daging tidak mungkin diubah, masih ada cara lain yang bisa dicoba. Gunakan daun pepaya.

Bungkus daging dengan daun pepaya yang sudah dirematkan. Biarkan semalaman di lemari es.
Daun pepaya dipercaya sejak lama mampu membuat daging lebih empuk.

Manfaatkan Baking Powder

Baking powder bukan cuma untuk membuat kue lho. Coba rendam daging selama semalaman dalam bumbu yang telah dibubuhi baking powder.

Cara ini cocok saat kita ingin membuat daging lada hitam atau sate.

Selain ketiga cara di atas, panci presto atau pressure cooker juga bisa dipakai bagi anda yang memilikinya.

Tanpa tambahan apapun, presto bisa membuat daging empuk dalam hitungan menit. Tapi, harganya memang cukup mahal.

Bagi anda yang belum memilikinya, cukup mengempukan daging dengan 3 cara di atas saja. Daging pasti sukses lebih cepat empuk dan memasak juga jadi lebih cepat. Sumber : http://www.tribunnews.com

Semoga bermanfaat 🙂

Trik Masak Kaldu Daging, Perlukah Air Rebusan Pertama Dibuang?

 

Pernah dengar kalau ingin mendapatkan kaldu daging yang bening kita harus merebus daging sebanyak dua kali?

Air rebusan pertama harus dibuang dan air dari rebusan kedua yang akan digunakan.

Lalu, banyak yang bertanya tidakkah kita malah membuang kaldu daging kalau air rebusan pertamanya dibuang?

 Jawabannya adalah tidak, dengan syarat kita tahu cara merebus yang benar. Rebusan pertama harus dilakukan dalam air mendidih, jadi juice tetap terkunci dalam daging dan tidak ada yang terbuang.

Nah, rebusan kedua baru dilakukan dalam air dingin sehingga juicenya akan keluar. Mudah kan?

Dengan penjelasan lengkap di atas, kita tidak perlu lagi bingung antara merebus daging di air dingin atau mendidih.

Kuncinya sesuaikan saja dengan jenis makanan yang dibuat. Mudah dan pasti bisa ditiru setiap orang.

Pilih Air Dingin atau Panas?

Sudah tahu kan kalau segala jenis daging mulai dari ayam, sapi dan kambing punya kaldu atau juice yang jadi sumber kenikmatannya.

Kaldu inilah yang perlu kita pertahankan ketika memasak supaya masakan betul-betul gurih alami.

Sebenarnya, banyak teknik memasak yang bisa kita pelajari untuk membuat kaldu yang nikmat.

Tapi saking banyaknya, orang-orang malah bingung teknik mana yang paling tepat.

Ada yang bilang daging harus direbus di air dingin. Ada juga di air mendidih.

Bingung?

Ternyata merebus daging di air dingin dan air mendidih punya hasil yang berbeda, lo. Jadi, kita harus tahu supaya hasil kaldunya maksimal.

Bedanya Air Dingin dan Air Mendidih
Tahukah kamu, daging akan mengeluarkan efek yang berbeda ketika direbus dengan air dingin atau air mendidih. Yuk, kita cari tahu,

Air Dingin : Pori-pori daging akan terbuka dan juice akan keluar.

Air Mendidih : Pori-pori daging akan terkunci sehingga juice tetap ada dalam daging.

Jadi Mana yang Lebih Baik?

Jadi, kalau ditanya mana yang lebih baik, jawabannya tergantung masakan yang akan dibuat.

Jika ingin membuat sup yang kita makan kuahnya, tentu lebih baik rebus dengan air dingin.

Dengan begitu, pori-porinya akan terbuka, juice akan keluar dan kuah sup bisa sedap maksimal.

Tapi, kalau ingin membuat masakan yang kita makan dagingnya, misalnya empal dan ayam kuning, pastikan memasukkan daging ketika air telah mendidih, ya.

Karena kita ingin daging yang masih juicy dan bukannya kering karena juice nya telah keluar. Sumber : http://www.tribunnews.com
Semoga Bermanfaat 🙂

Makan Daging Panggang Takut Kanker, Begini Antisipasinya

Selamat pagi, semangat menjalani aktivitas hari ini semoga hari ini senantiasa seperti apa yang kita harapkan 🙂

Makanan panggang kerap kali disajikan ketika momen kebersamaan atau acara berkumpul bersama keluarga. Namun, banyak kekhawatiran bahwa makanan panggang dapat menimbulkan kanker.

Melansir dari situs Huffingtonpost.com, kekhawatiran seputar makanan panggang, kebanyakan daging, berkaitan dengan dua senyawa yang dikenal sebagai karsinogen, yaitu heterocyclic amines (HCA) dan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH). HCA terbentuk dalam makanan kaya protein saat dimasak dengan panas sangat tinggi, dan bentuk PAH saat lemak membakar panggangan, menciptakan asap.

Menurut National Cancer Institute, penelitian menemukan bahwa makanan yang kaya HCA dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara, usus besar, hati, kulit, paru-paru, prostat dan kanker lainnya. Diet tinggi PAH telah dikaitkan dengan leukemia.

Direktur nutrisi dan aktivitas fisik untuk American Cancer Society, Colleen Doyle-MS, RD, mengatakan bahwa tidak ada cukup bukti yang menyarankan agar Anda menghindari makanan panggang. Sebagai gantinya, ambil beberapa langkah ini untuk meminimalkan risiko kanker dari makanan panggang ;

  1. Bersihkan panggangan Anda.

Ada beberapa cara berbeda yang bisa Anda lakukan. Anda bisa menggosoknya dengan baking soda, atau Anda bisa menggunakan segel foil timah untuk menggosoknya.

  1. Masak daging tanpa lemak.

Memasak daging tanpa lemak berarti akan ada sedikit lemak yang menetes dan menimbulkan asap, yang berarti kurang potensial untuk kehadiran PAH. Pertimbangkan memilih ayam panggang (tanpa kulit adalah yang terbaik, karena mengandung sedikit lemak) dan ikan, karena mengandung kadar asam amino yang lebih rendah yang menyebabkan produksi HCA.

  1. Sebaiknya, daging dibuat setengah matang terlebih dahulu sebelum dipanggang.

Proses memasak hanya untuk mendapatkan rasa yang bagus dan rasa berasap. Atau, jika Anda benar-benar ingin memanggang sepenuhnya, pangganglah dalam suhu yang rendah. HCA mulai terbentuk, pada dan di atas 325 derajat Fahrenheit.

Jadi jika Anda menjaga suhu di bawahnya, Anda aman. Pastikan untuk memeriksa daging dengan termometer untuk memasaknya dengan suhu yang benar dan aman.

  1. Potong bagian yang hangus.

Menurut National Cancer Institute, membuang bagian daging yang hangus sebelum memakannya dapat mengurangi paparan HCA dan PAH.

Ingat, hingga saat ini, belum cukup penelitian yang dilakukan yang menunjukkan bahwa Anda harus berhenti makan daging panggang, sehingga Anda tetap bisa memanggang steak dan burger. Tapi jika Anda ingin berada di sisi yang aman, ikuti langkah-langkah yang baru saja kami cantumkan. Sumber : viva.co.id Semoga Bermanfaat 🙂

Mitra Boga Tama, Produsen, supplier, dan distributor berbagai jenis daging sapi lokal – impor, ayam, dan berbagai jenis sumber protein hewani lainnya dalam keadaan frozen yang dikemas secara rapih, ekonomis, dan higienish. Kami melayani pembelian skala kecil, menengah, maupun besar dengan pelayanan terbaik dan harga yang terjangkau, selain itu kami menyediakan pesan antar kerumah pembeli ( sesuai ketentuan ) dan untuk potongan daging dapat kami sesuaikan sesuai spesifikasi keinginan pembeli.

Nah menarik sekali bukan jika order daging sapi / ayam / sumber protein hewani lainnya pada kami. Untuk informasi lebih lanjut dan untuk pemesanan dapat hubungi kami :

Mitra Boga Tama :
Phone  : 0811178631
Telpon : (021)5850528
Email   : mitrabogatama@gmail.com