Archive for the ‘Tips’ Category

Mengawetkan Daging Sapi Tanpa Lemari Pendingin

Mengawetkan daging sapi di dalam lemari pendingin atau freezer sudah biasa dilakukan. Namun, bagaimana jika Anda sedang berada di tempat yang tidak memiliki lemari pendingin untuk mengawetkan daging? Salah menyimpan bisa-bisa daging sapi malah busuk termakan bakteri.

Maka dari itu, Anda perlu mengetahui teknik mengawetkan daging sapi tanpa menggunakan lemari pendingin. Berikut ini adalah cara menyimpan dan mengawetkan daging sapi yang dilangsir dari vemele.com

Sebelum menyimpan daging sapi, pastikan Anda telah mengurangi banyak lemak dari daging sapi tersebut. Lemak yang terdapat dalam daging sapi akan sulit untuk dikeringkan dan membuat daging mudah busuk.

Kemudian, masukkan daging sapi ke dalam cuka atau garam dan diamkan di tempat yang kering selama satu malam supaya cuka atau garam merasuk hingga bagian dalam daging.

Setelah itu, masukkan daging sapi ke dalam bumbu sesuai selera.
Jika Anda ingin membuat dendeng, Anda tinggal memasukkannya ke dalam food dehydrator atau mengeringkannya secara alami.

Jika Anda ingin membuat sosis, Anda dapat memasukkannya ke dalam plastik dengan bahan kolage atau serat.
Simpan produk daging sapi tersebut ke dalam wadah yang rapat dan kedap udara.

Tidak sulit kan mengawetkan daging sapi tanpa lemari pendingin atau freezer? Anda bisa langsung mempraktekannya di rumah..Dan untuk mendapatkan Daging sapi yang berkualitas baik ,anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.MBT memiliki jenis produk terlengkap (complete items), kualitas produk dan layanan (qualified products & services), dengan harga terjangkau (reasonable price)

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Selamat mencoba!

Sumber: Vemele

Advertisements

Tips Menggoreng Ayam Agar Matang Sempurna dan Tak Berdarah

Selamat pagi…

Pernahkah kamu menyantap ayam yang bagian luarnya terlihat sudah matang padahal ternyata bagian dalamnya masih mentah atau justru masih berdarah? Ini pasti akan langsung menghancurkan selera makan deh. Ayam yang masih mentah ternyata berbahaya untuk dikonsumsi Ladies. Ayam mentah bisa jadi perantara bakteri salmonella dan virus berbahaya. Karenanya ayam harus dimasak dengan benar agar matang sempurna.

Nah, memasak ayam sebenarnya gampang-gampang susah. Berikut ini adalah tips-tips sederhana yang akan membantumu memasak ayam agar matang sempurna Ladies. Yuk intip di halaman ini.

 

 

pertama harus diperhatikan adalah ukuran ayam. Ayam bisa langsung digoreng tanpa diukep jika ukurannya kecil. Namun, jika ayam ukurannya besar ada baiknya untuk mengukep ayam (merebus dengan bumbu) terlebih dahulu.

Next, perhatikan api saat memasak. Agar matang merata sampai ke dalam, masak ayam dengan api kecil saja.

Gunakan minyak dengan jumlah yang banyak atau dapat merendam seluruh daging ayam. Minyak yang banyak dan bisa merendam ayam akan membuat daging matang merata.

Kamu juga disarankan untuk menusuk-nusuk daging ayam menggunakan garpu agar bagian dalam ayam lebih cepat matang sebelum menggorengnya.

Biasanya kita akan menyimpan ayam yang di dalam freezer. Sebelum menggorengnya diamkan dulu beberapa saat pada suhu ruang. Menggoreng ayam dalam kondisi dingin akan membuat ayam matang bagian luarnya saja.

Nah itu tadi adalah tips mudah menggoreng ayam agar matang dengan sempurna dan dalamnya tak berdarah.
Dan untuk mendapatkan berbagai jenis daging yang berkualitas baik ,anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.MBT memiliki jenis produk terlengkap (complete items), kualitas produk dan layanan (qualified products & services), dengan harga terjangkau (reasonable price)
Semoga bermanfaat ya, happy cooking .

sumber:vemale.com

Semoga Bermanfaat 🙂

Ingin Membuat Sate? Simak Dulu Tips Mengempukkan Daging Sapi Berikut Ini

 

SATE merupakan salah satu kuliner nusantara yang sudah tidak asing lagi . Namun ternyata, masih banyak yang belum paham teknik mengolah daging kambing atau sapi, agar menjadi suguhan sate yang lezat dan menggugah selera.

Salah satu masalah yang paling umum terjadi menyangkut tingkat keempukkan daging. Tidak perlu khawatir! Mitra Boga Tama telah merangkum beberapa tips praktis mengempukkan daging yang bisa Anda coba di rumah. Yuk simak lengkapnya, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber.

Pilihlah daging yang segar

Hal ini sangat penting untuk mendapatkan tekstur daging yang empuk. Bila ragu dengan keempukan daging kambing atau sapi, Anda bisa menggunakan bubuk pengempuk daging yang tersedia di pasaran.

Bungkus dengan daun pepaya

Membungkus daging dengan daun pepaya juga dipercaya ampuh untuk mengempukkan daging. Bungkuslah selama 2-3 jam dan masukkan dalam lemari pendingin.

Potong menyayat

Agar daging lebih cepat empuk, sebaiknya tidak dipotong kotak melainkan disayat tipis seperti filet. Cara memotongnya pun tidak sembarangan. Potonglah daging berlawanan dengan serat.

Rendam daging

Untuk memastikan kelezatan sate, Anda juga perlu merendam sate dalam bumbunya selama paling sedikit 30 menit. Cara yang paling praktis dan efektif untuk merendam sate dalam bumbu adalah dengan menggunakan kantong plastik. Pastikan daging telah dipotong-potong sesuai dengan ukuran yang diinginkan.

Dan untuk mendapatkan Daging sapi yang berkualitas baik, anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.

Semoga informasi ini bermanfaat 🙂

3 Tips Cerdas Masak Daging Sapi Agar Empuk

Daging sapi merupakan sumber protein hewani yang sangat baik bagi tubuh. Memasak daging sapi ini memang gampang-gampang susah. Ada yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan daging sapi yang empuk Anda harus merebusnya selama berjam-jam. Ini akan membuang waktu Anda, rasa daging pun tidak akan gurih karena terlalu lama dimasak. Kali ini ada 3 tips yang bisa Anda manfaatkan untuk memasak daging agar empuk dengan waktu yang tak terlalu lama. seperti yang dilansir dari berbagai sumber, Simak ulasannya hanya di sini.

Pipihkan Daging

Trik yang paling sederhana dan banyak dicoba adalah dengan memipihkan daging yang akan dimasak. Sebelum dimasak, pipihkan daging dengan alat pemukul daging yang bergerigi. Setelah itu Anda tinggal memasaknya dengan bumbu sesuai dengan selera.

Buah Nanas

Daging setebal apapun akan bisa empuk dengan menggunakan buah nanas . Cara ini juga tidak memakan waktu yang lama. Gunakan nanas yang masih muda karena nanas ini mengandung enzim yang mampu menguraikan serat daging sapi agar cepat empuk. Setelah mencuci bersih daging balurkan nanas muda yang telah dihaluskan ke seluruh permukaan daging sapi. Diamkan selama 20-30 menit dan selanjutnya bilas dengan bersih. Daging sapi siap diolah.

Daun Pepaya

Tips ketiga ini adalah cara yang sering digunakan sejak dulu kala. Balut saja daging dengan daun pepaya dan biarkan selama 45 menit. Ini akan membuat daging lebih cepat empuk. Untuk efektivitas Anda bisa membumbui daging sebelum dibungkus dengan daun pepaya agar bumbu lebih meresap sempurna.

Anda bisa memilih sendiri tips yang dirasa paling mudah dan praktis. Selamat mencoba ya. Happy cooking dan nantikan tips-tips memasak lainnya.
Dan untuk mendapatkan Daging sapi yang berkualitas baik, anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Ahli Gizi: Konsumsi Daging Imbangi dengan Sayur dan Buah

 

Ahli Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM), Susetyowati mengingatkan masyarakat menjaga keseimbangan saat mengonsumsi daging merah. Daging yang dimaksud seperti daging sapi dan kambing. Keseimbangan itu dengan cara mengonsumsi sayur dan buah.

“Jangan lupa untuk mengonsumsi sayur dan buah dalam jumlah seimbang setelah mengkonsumsi daging merah yang berasal dari daging sapi dan kambing, untuk mengimbangi kalori dan kolesterol yang masuk,” ujar Susetyowati, di Yogyakarta.

Ia mengatakan dalam 100 gram daging kambing memiliki kalori sebanyak 154 kilo kalori (kkal) sedangkan sapi sebesar 207 kkal. Maka kandungan lemak dalam kambing sebesar 9 gram dan sapi 14 gram.

Sementar, kandungan kolesterol pada daging sapi sebanyak 73 mg dan kambing sebanyak 63 mg. kandungan protein sapi sebesar 18,8 gram dan kambing 16,8 gram.

Pihaknya menyarankan saat mengolah daging merah perlu menghindari menambahkan bahan masakan seperti minyak dan santan. Kal ini akan meningkatkan kadar kolesterol. Penggunaan kecap dan saos juga secukupnya.

Ia mengingatkan porsi yang disantap agar secukupnya atau tidak berlebihan. Selain cara mengolah yang sehat diingatkan agar konsumsi daging merah harus diimbangi dengan konsumsi buah dan sayuran.

Semoga Bermanfaat 🙂

3 Tips Cerdas Masak Daging Sapi Agar Empuk

Daging sapi merupakan sumber protein hewani yang sangat baik bagi tubuh. Memasak daging sapi ini memang gampang-gampang susah. Ada yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan daging sapi yang empuk Anda harus merebusnya selama berjam-jam. Ini akan membuang waktu Anda, rasa daging pun tidak akan gurih karena terlalu lama dimasak. Kali ini ada 3 tips yang bisa Anda manfaatkan untuk memasak daging agar empuk dengan waktu yang tak terlalu lama. seperti yang dilansir dari berbagai sumber, Simak ulasannya hanya di sini.

Pipihkan Daging

Trik yang paling sederhana dan banyak dicoba adalah dengan memipihkan daging yang akan dimasak. Sebelum dimasak, pipihkan daging dengan alat pemukul daging yang bergerigi. Setelah itu Anda tinggal memasaknya dengan bumbu sesuai dengan selera.

Buah Nanas

Daging setebal apapun akan bisa empuk dengan menggunakan buah nanas . Cara ini juga tidak memakan waktu yang lama. Gunakan nanas yang masih muda karena nanas ini mengandung enzim yang mampu menguraikan serat daging sapi agar cepat empuk. Setelah mencuci bersih daging balurkan nanas muda yang telah dihaluskan ke seluruh permukaan daging sapi. Diamkan selama 20-30 menit dan selanjutnya bilas dengan bersih. Daging sapi siap diolah.

Daun Pepaya

Tips ketiga ini adalah cara yang sering digunakan sejak dulu kala. Balut saja daging dengan daun pepaya dan biarkan selama 45 menit. Ini akan membuat daging lebih cepat empuk. Untuk efektivitas Anda bisa membumbui daging sebelum dibungkus dengan daun pepaya agar bumbu lebih meresap sempurna.

Anda bisa memilih sendiri tips yang dirasa paling mudah dan praktis. Selamat mencoba ya. Happy cooking dan nantikan tips-tips memasak lainnya.
Dan untuk mendapatkan Daging sapi yang berkualitas baik, anda bisa menghubungi Mitra Boga Tama sebagai produsen, supplier/pemasok, dan distributor/penyalur berbagai jenis daging impor-lokal.

Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Makan Daging Panggang Takut Kanker, Begini Antisipasinya

Selamat pagi, semangat menjalani aktivitas hari ini semoga hari ini senantiasa seperti apa yang kita harapkan 🙂

Makanan panggang kerap kali disajikan ketika momen kebersamaan atau acara berkumpul bersama keluarga. Namun, banyak kekhawatiran bahwa makanan panggang dapat menimbulkan kanker.

Melansir dari situs Huffingtonpost.com, kekhawatiran seputar makanan panggang, kebanyakan daging, berkaitan dengan dua senyawa yang dikenal sebagai karsinogen, yaitu heterocyclic amines (HCA) dan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH). HCA terbentuk dalam makanan kaya protein saat dimasak dengan panas sangat tinggi, dan bentuk PAH saat lemak membakar panggangan, menciptakan asap.

Menurut National Cancer Institute, penelitian menemukan bahwa makanan yang kaya HCA dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara, usus besar, hati, kulit, paru-paru, prostat dan kanker lainnya. Diet tinggi PAH telah dikaitkan dengan leukemia.

Direktur nutrisi dan aktivitas fisik untuk American Cancer Society, Colleen Doyle-MS, RD, mengatakan bahwa tidak ada cukup bukti yang menyarankan agar Anda menghindari makanan panggang. Sebagai gantinya, ambil beberapa langkah ini untuk meminimalkan risiko kanker dari makanan panggang ;

  1. Bersihkan panggangan Anda.

Ada beberapa cara berbeda yang bisa Anda lakukan. Anda bisa menggosoknya dengan baking soda, atau Anda bisa menggunakan segel foil timah untuk menggosoknya.

  1. Masak daging tanpa lemak.

Memasak daging tanpa lemak berarti akan ada sedikit lemak yang menetes dan menimbulkan asap, yang berarti kurang potensial untuk kehadiran PAH. Pertimbangkan memilih ayam panggang (tanpa kulit adalah yang terbaik, karena mengandung sedikit lemak) dan ikan, karena mengandung kadar asam amino yang lebih rendah yang menyebabkan produksi HCA.

  1. Sebaiknya, daging dibuat setengah matang terlebih dahulu sebelum dipanggang.

Proses memasak hanya untuk mendapatkan rasa yang bagus dan rasa berasap. Atau, jika Anda benar-benar ingin memanggang sepenuhnya, pangganglah dalam suhu yang rendah. HCA mulai terbentuk, pada dan di atas 325 derajat Fahrenheit.

Jadi jika Anda menjaga suhu di bawahnya, Anda aman. Pastikan untuk memeriksa daging dengan termometer untuk memasaknya dengan suhu yang benar dan aman.

  1. Potong bagian yang hangus.

Menurut National Cancer Institute, membuang bagian daging yang hangus sebelum memakannya dapat mengurangi paparan HCA dan PAH.

Ingat, hingga saat ini, belum cukup penelitian yang dilakukan yang menunjukkan bahwa Anda harus berhenti makan daging panggang, sehingga Anda tetap bisa memanggang steak dan burger. Tapi jika Anda ingin berada di sisi yang aman, ikuti langkah-langkah yang baru saja kami cantumkan. Sumber : viva.co.id Semoga Bermanfaat 🙂

Mitra Boga Tama, Produsen, supplier, dan distributor berbagai jenis daging sapi lokal – impor, ayam, dan berbagai jenis sumber protein hewani lainnya dalam keadaan frozen yang dikemas secara rapih, ekonomis, dan higienish. Kami melayani pembelian skala kecil, menengah, maupun besar dengan pelayanan terbaik dan harga yang terjangkau, selain itu kami menyediakan pesan antar kerumah pembeli ( sesuai ketentuan ) dan untuk potongan daging dapat kami sesuaikan sesuai spesifikasi keinginan pembeli.

Nah menarik sekali bukan jika order daging sapi / ayam / sumber protein hewani lainnya pada kami. Untuk informasi lebih lanjut dan untuk pemesanan dapat hubungi kami :

Mitra Boga Tama :
Phone  : 0811178631
Telpon : (021)5850528
Email   : mitrabogatama@gmail.com