Kari Sapi Cegah Alergi Makanan

kari-daging-sapi-pekat

Banyak orang alergi terhadap makanan tertentu. Alergi makanan atau food intolerance adalah reaksi abnormal yang timbul akibat sistem kekebalan tubuh menolak kehadiran benda asing tertentu yang masuk ke dalam tubuh.

Reaksi penolakan ini muncul dalam bentuk asma, gatal-gatal, radang kulit, diare, sakit kepala. Ada 5 makanan utama yang sering dituduh sebagai biang alergi, antara lain; susu, gandum, telur, gula, dan seafood.

Agar lebih tahan terhadap alergi, antibodi yang ada dalam badan kita harus ditingkatkan. Antibodi ini berfungsi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh terhadap serangan alergen (unsur pemicu alergi). Tambahan asupan vitamin dan mineral, seperti vitamin A, C, B6, termasuk zinc, zat besi, mampu mendukung kekebalan tubuh.

Untuk 4 porsi
Bahan:

(waktu persiapan: 10 menit)
2 sdm minyak sayur
3 siung bawang putih, cincang
50 g bawang bombai, iris tipis melintang
1 sdm bumbu kari bubuk
250 g tomat merah, kupas, potong dadu kecil
350 g hati sapi, potong dadu 2×2 cm
350 ml air
1 sdt air jeruk lemon
½ sdt garam
150 yogurt tawar

Cara membuat:
(waktu memasak: 15 menit)

  • Panaskan minyak, tumis bawang putih, bawang bombai, dan bumbu kari sampai harum.
  • Masukkan tomat dan hati sapi. Aduk hingga hati sapi kaku. Tambahkan air, didihkan. Masak sampai hati sapi matang. Angkat.
  • Masukkan air jeruk lemon, garam, dan yogurt. Aduk rata. Sajikan.

TIP DAPUR :

  • Pilih hati sapi yang berkualitas baik. Cirinya : hati berwarna merah cerah, tidak beraroma, dan teksturya kenyal. Hati sapi bisa diganti dengan hati ayam.
  • Yogurt sangat baik sebagai pengganti santan. Citarasanya tetap gurih dengan sentuhan rasa asam yang lembut.

TIP SEHAT:

  • Hati sapi merupakan sumber vitamin A, B6, dan zat seng. Selain bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh, juga baik untuk menjaga kesehatan kulit, mata dan rambut.
  • Yogurt yang sarat bakteri probiotik alias bakteri baik, sangat diperlukan bagi ketahanan tubuh.
  • Beberapa kandungan kimia dalam makanan juga perlu diwaspadai sebagai pencetus alergi, di antaranya salisilat (kacang, kopi, teh, bir, anggur), amino (keju, cokelat, anggur, alpukat, tomat), benzoat (sayuran, kerang, kopi), bahan aditif pada makanan olahan (bahan pengawet, perwarna, pemutih, pemanis buatan, pelarut untuk ekstraksi).

Sumber : resep.web.id

%d bloggers like this: